PMII Kabupaten Mempawah Lantik 45 Regenerasi Baru Yang Kreatif
Connect with us

Citizen Report

PMII Kabupaten Mempawah Lantik 45 Regenerasi Baru Yang Kreatif

Published

on

PMII Kabupaten Mempawah Lantik 45 Regenerasi Baru Yang Kreatif
45 Pengurus Komisariat dan Rayon PMII STAI Mempawah Resmi Dilantik, Minggu 10/1/2021

Gencil NewsPMII Kabupaten Mempawah Lantik 45 regenerasi pengurus jajaran Komisariat dan dua rayon se-Komisariat STAI Mempawah. Pelantikan yang dikemas dengan ngaji administrasi tersebut berjalan khidmat pada Minggu 10 Januari 2021, Gedung Wisma Chandra Midi.

PMII dari Universitas Muhammadiyah Pontianak, Komisariat Politehnik Negeri Pontianak. Kemudian PMII Singkawang, dan dari Komisariat IAIN Pontianak hadir menyaksikan ceremonial pelantikan dan ngaji Administrasi PMII Komisariat STAI Mempawah ini.

Selain PMII lintas Kabupaten dan Kota, Ketua Ansor Mempawah, Bendahara PCNU Mempawah, dan senior-senior PMII Kabupaten Mempawah juga turut hadir membersamai.

Rajuini S.Pd.I selaku senior PMII Mempawah dalam sambutannya berpesan agar 45 pengurus yang telah menjalani proses pelantikan. Untuk menjadi pengurus yang aktif, kreatif dan semangat dalam ber PMII.

“Meski badai menghantam, pasang surut dalam berorganisasi pasti akan para pengurus dan kader rasakan. Meski begitu tetaplah berisitwomah dan semangat karena orgaisasi merupakan wadah untuk belajar lebih banyak lagi,“ Kata Rajuini.

Menurutnya pelantikan yang dikemas dengan ngaji administrasi ini merupakan kesempatan yang baik yang harus pengurus manfaatkan. Sebagai bekal memahami administrasi dengan baik dan benar yang sangat bermanfaat untuk pengurus dan kader. Yang mana nantinya dapat bermanfaat dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat.

Ketua Komisariat

Ketua komisriat PMII Kabupaten mempawah, Zainul Arifin sendiri mengungkapkan pelantikan adalah sebuah hal peringatan kepada pengurus maupun kader. Bahwa hal tersebut menandakan bahwa para pengurus telah resmi memiliki tanggung jawab yang harus terlaksana.

“Dengan mengikrarkan janji pada prosesi pelantikan, kita harus paham bahwa kita harus pantang berputus asa, pantang menyerah dan pantang meninggalkan PMII dalam situasi dan keadaan apapun,”

Kemudian Zainul Arifin berkomitmen harus taat pada pimpinan. Karena itu adalah tuntutan apa yang telah menjadi tangnggung jawab bersama.

Ia berpesan agar tidak menjadikan moment pelantikan hanya sebagai ceremonial biasa. Untuk menunjukkan siapa yang paling keren beridiri saat pelantikan. Kemudian beramai-ramai menjalani pelantikan harus menunjukkan hal yang sama dalam menjalankan tanggung jawab kedepannya.

“Saya sangat berterimakasih kepada seluruh undangan yang telah kompak menghadiri acara tersebut yang datang dari berbagai komisariat se Kalimantan Barat,” pungkasnya

Citizen Report ; Zain

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Citizen Report

PPD HMI Cabang Pontianak Gelar Wali Kota Menyapa

Published

on

By

PPD HMI Cabang Pontianak Gelar Wali Kota Menyapa
Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Pontianak mengadakan Wali kota menyapa dengan Tema "Refleksi & Proyeksi 2 tahun peran Wali kota.

Gencil News – PPD (Patisipasipasi Pembangunan Daerah) HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) cabang Pontianak menggelar acara “Wali Kota Menyapa”.

Acara “Wali Kota Menyapa” mengambil tema tentang reflesi dan proyeksi dua tahun peran Wali Kota dalam membangun Kota Pontianak.

Acara ini berlangsung pada Aula Bappeda Kota Pontianak, selasa (26/01/2021)

Selain Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang hadir dalam kegiatan ini. Turut hadir kader HMI cabang Pontianak, dan undangan dari beberapa komunitas.

Dalam Sambutannya Wali Kota mengatakan bahwa “Untuk membuat suatu program pendidikan, pembangunan, ekonomi, sosial, pariwisata dan lain-lain. Mengikuti Undang-undang yang ada dan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik untuk kota Pontianak”, jelas Edi Kamtono.

Dalam kesempatan yang sama Edi Kamtono juga mengajak kepada seluruh warga Kota Pontianak dan Mahasiswa Khususnya Terus Bersama Bahu – membahu membangun Kota Pontianak

Selanjutnya, Erianto Kabid PPD menjelaskan acara “Wali Kota menyapa” adalah sebagai bentuk dari HMI sebagai organisasi yang harus selalu aktif dalam memberikan solusi, serta kritik kepada pemerintah untuk kemajuan daerah.


“Melalui kegiatan tentunya kita ingin mengetahui bersama sampai dimana kota Pontianak dalam segala aspek. Untuk lebih maju dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Ia menambahkan evaluasi serta proyeksi Wali Kota yang kita pertanyakan dan semoga dengan acara ini. Semua dapat terjawab dari sekian banyak masalah yang ada di kota Pontianak ini.

“Mungkin setelah kegiatan ini kita akan ada kegiatan lanjutan dengan sistem daring serta live streaming. Seperti Yang disarankan pak Wali Kota Pontianak,” Tutup Erianto

Citizen Reporter : Muhammad Adib Alfarisi

Continue Reading

Citizen Report

Pesan Ketua SEMA-I Dan PLT Rektor Pada Calon Presma IAIN Pontianak

Published

on

By

Pesan Ketua SEMA-I Dan PLT Rektor Pada Calon Presma IAIN Pontianak
Sukses Kawal PEMIRAMA Online Pertama IAIN Pontianak

Gencil News – Senat Mahasiswa (SEMA) IAIN Pontianak sukses mengawal Pemilihan Raya Mahasiswa Online pertama di IAIN Pontianak.

Pemilihan Raya Mahasiswa Online pertama di IAIN Pontianak diselenggarakan pada seenin (25/1) pukul 09.00-12.00 WIB. Formulir pemilihan secara serentak dikirimkan kepada seluruh mahasiswa IAIN Pontianak.

SEMA-I yang di ketuai Muhammad Zainal Bahri membentuk panitia Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM). Dan Panitia Pengawas Pemilihan Raya Mahasiswa (PANWASRAM). Persiapan yang mereka lakukan sudah mencapai 95%.

“Alhamdulillah, sejauh ini persiapan kami bisa dikatakan mencapai 95%, karena memang kami dari SEMA-I. Sudah membentuk panitia KPRM (Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa) dan PANWASRAM (Panitia Pengawas Pemilihan Raya Mahasiswa). Yang sudah hampir sebulan, sehingga persiapan kami sudah sangat matang dari segi berbagai konsep baik sistem interview. Kemudian sistem pemilihannya seperti apa, dan perhitungannya seperti apa. Semua sudah kami matangkan dan siap di eksekusi,” tutur Bahri ketika di wawancarai pada Minggu (24/01) sebelum PEMIRAMA di mulai.

Sebelum PEMIRAMA dimulai, SEMA-I terlebih dulu menggelar Debat Kandidat pada Jumat (22/01). Yang berlangsung di Aula Syekh Abdur Rani IAIN Pontianak dan di siarkan live di Youtube DEMA IAIN Pontianak.

Bahri mengatakan bahwa saat Debat Kandidat berlangsung tentunya ada beberapa kesulitan dan ia selalu berfikir positif untuk mengatasinya.

“Untuk kesulitan, semua usaha pasti ada kesulitan namun tinggal bagaimana kita mengatasi hal tersebut. Kalau kita terus berpacu pada kesulitannya maka kita tidak akan berhenti mendapat kesulitan. Tapi kalau fikiran kita positif insya Allah semuanya akan berjalan lancar dan baik,” tutur Bahri.

Legowo Atas Hasil Perhitungan

Bahri berpesan kepada semua elemen untuk dapat legowo menerima hasil perhitungan suara. Presma dan Wakil Presma IAIN Pontianak nanti yang terpilih.

“Siapapun yang terpilih menjadi kandidat Ketua dan Wakil Ketua DEMA IAIN Pontianak. Nanti saya harapkan semua elemen harus menerima hal itu. Karena kita menggunakan sistem demokrasi dan tidak ada yang namanya kepentingan, kepentingan yang kita bawa hanya satu. Yaitu memperjuangkan hak mahasiswa,” ujarnya

“Kemudian saya ingin mengingatkan bahwa didalam kompetisi pasti ada yang namanya menang dan kalah. Jika kita menang itu hal biasa dan jika kalah itu juga hal biasa. Tidak ada yang luar biasa sekali. Sekali lagi saya berharap semuanya legowo setelah ini. Kemudian harapan saya siapapun yang terpilih nanti, dapat dan mampu mewujudkan cita-cita mahasiswa. Menyampaikan aspirasi mahasiswa dengan baik sehingga apa yang dicita-citakan mahasiswa mampu terwujud dengan maksimal,” tutupnya mengakhiri wawancara.

Kata Plt Rektor IAIN Pontianak

Dr. Wahyono Abdul Ghafur MA. Selaku Plt Rektor IAIN Pontianak pada sambutannya dalam Debat Kandidat calon Presma dan Wakil Presma IAIN Pontianak.

Menegaskan bahwa kepemimpinan mahasiswa di hari ini adalah gambaran kepemimpinan di masa depan. Ia pun berpesan kepada KABAG atau KASUBAG untuk membantu mengawal PEMIRAMA agar IAIN Pontianak mendapat pemimpin yang bagus.

“Dari mahasiswa, kita beri optimisme, bahwa kepemimpinan di masa depan ada di mahasiswa hari ini. Oleh karena itu kalau ini bisa dijalankan dengan baik, saya optimis bahwa kepemimpinan lokal, regional, nasional, internasional itu akan baik. Sekaligus ini diniati untuk belajar.

“Terakhir tentu saja mungkin ada kekurangan karena itu mohon para KASUBAG mencatat proses ini. Dan kalau ada masalah mohon di selesaikan dengan baik. Jadi harus di diskusikan, di musyawarahkan, jadi tidak ada orang kuat di instansi ini kecuali dengan cara musyawarah yang baik. Kita selesaikan masalah dengan cara dan etika Islam bukan dengan kekuasaan. Insya Allah jika ini bisa dilakukan akan menjadi proses pembelajaran yang bagus,”

Saya mohon bu KABAG atau KASUBAG yang hadir untuk memantau proses ini sebagai bahan evaluasi kedepan. Kalau ini bagus maka kita tidak akan terhalang dengan situasi pandemi dan kita tetap akan mendapat calon-calon pemimpin yang bagus,” tutup Dr. Wahyono Abdul Ghafur MA. selaku Plt Rektor IAIN Pontianak mengakhiri sambutannya.

Citizen Reporter: Ika Ayuni Lestari

Continue Reading

Citizen Report

Giat NU Pontura Silaturahmi Antar Masyayikh Pesantren

Published

on

By

Giat NU Pontura Silaturahmi Antar Masyayikh Pesantren
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul ulama (MWCNU) Pontianak Utara

Gencil News – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul ulama (MWCNU) Pontianak Utara mengadakan kegiatan silaturahmi antar Masyayikh Pondok Pesantren se-Kecamatab Pontianak Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan PonPes se kecamatan. Anggota dewan berharap agar kegiatan ini bisa berjalan seterusnya.

“Tujuan daripada kegiatan ini adalah silaturahmi pengurus NU dengan para Habaib dan Kyai se Kecamatan.” kata ketua Tanfidziyah MWCNU Pontianak Utara, Ust. Holi Hamidin.

Dari silaturahmi ini, pengurus dapat duduk bersama untuk mendengarkan wejangan-wejangan dari para Habaib dan Kyai, tambahnya. Sehingga, menurut beliau, pengurus NU di Pontura bisa mengambil hikmah dan berkah dalam pertemuan tersebut.

“NU itu terdiri dari 4 pondasi. Pertama, Pimpinan PonPes; kedua, Pengurus; ketiga, lembaga dan banom; keempat, Nahdliyyin.” jelasnya.

Jadi, menurut Holi, NU ini bisa mencapai tujuannya dengan ideal, jika keempat pondasi itu berdiri kokoh. Maka dari itu, silaturahmi antar Masyayikh pimpinan PonPes ini, menjadi penting untuk dapat saling mengokohkan antara satu dengan yg lainnya, ujarnya.

“Jika NU kuat, yang merasakan manfaatnya adalah kita semua. Kita nanti bisa saling berbagi baik berbagi wawasan, pengetahuan maupun harta yg berlebih-lebihan.” tutup Ust. Holi Hamidin.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan PonPes Al Husna, Kyai Muhammad Khoiri, berharap bahwa kegiatan ini bisa berjalan baik dan lancar. Pertemuan antar Masyayikh ini, bisa menjadi sarana Tabayyun dan mengatur strategi ke depan untuk kebaikan ummat.

NU Sebagai Ormas Sosial Keagamaan

“Saya harap, semangat ber NU itu tidak sekedar NKRI harga mati saja, tapi juga bagaimana organisasi ini dapat secara ideal mencapai tujuannya sebagai ormas sosial keagamaan, terutama untuk memperkuat syariat dan aqidah.” terang Kyai Khoiri dalam kesempatan itu.

Kyai Khoiri juga mengatakan, akan siap menghadiri acara ini. Selain bisa bertemu dan bertukar ilmu, Kyai Khoiri, dapat informasi dari berbagai macam sumber.

“Permasalahan hidup kompleks. Jika dipikirkan sendiri, dapat berakibat negatif. Kumpul kumpul begini ya setidaknya bisa mengurangi kepenatan dalam menjalankannya.”

Kegiatan ini dilaksanakan pada Pondek Pesantren Salafiyah Al-Azis, Siantan Tengah, Pontianak Utara. Ponpes Al Azis mensupport penuh suksesnya kegiatan yang penuh keharmonisan dan keberkahan itu.

Citizen Report : Holi Hamidin

Continue Reading

Advertisement

TRENDING