Peneliti Indonesia di AS Kembangkan Kandidat Vaksin Covid-19
Connect with us

covid-19

Peneliti Indonesia di AS Kembangkan Kandidat Vaksin Covid-19

Published

on

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

covid-19

Jadwal Vaksinasi Covid-19 Pontianak Terbaru, Edisi November 2021

Published

on

Jadwal Vaksinasi Covid-19 Pontianak Terbaru, Edisi November 2021

Gencil News – Jadwal Vaksinasi Covid-19 bulan November untuk Kota Pontianak sudah bisa anda ketahui. Jadwal Vaksinasi Covid-19 akan dimulai tanggal 28 November 2021.

Program Vaksinasi Pemerintah Kota Pontianak Kecamatan Pontianak Utara bekerja sama dengan Aming Coffee Siantan.

Vaksinasi akan berlangsung pada Minggu, 28 November 2021 Pukul 08:00-Selesai Kuota Tidak Terbatas.

Vaksinasi ini terbuka bagi masyarakat umum, baik baru pertama kali vaksin atau yang akan mendapatkan suntikan kedua.

Jangan lupa persiapkan diri anda, catat baik-baik persyaratannya dan displin protokol kesehatan serta patuhi persyaratan yang telah tercantum.

Baca juga   Universitas Oxford Uji Coba Vaksin COVID-19 Melalui Hidung
Continue Reading

covid-19

Hadapi Lonjakan COVID, Eropa Jajaki Langkah-Langkah Mitigasi

Tiga negara Eropa telah memecahkan rekor untuk kasus baru COVID-19, mendorong seruan untuk langkah-langkah mendesak guna memperlambat penyebaran.

Published

on

Hadapi Lonjakan COVID Baru, Eropa Jajaki Langkah-Langkah Mitigasi
Ribuan warga menentang kebijakan lockdown untuk mengekang penyebaran COVID-19 dalam aksi di Wina, Austria (20/11), di tengah lonjakan kasus di negara-negara Eropa.

Gencil News – VOA – Slovakia, Republik Ceko dan Hongaria, yang semuanya memiliki tingkat vaksinasi di bawah 60%, Rabu mencapai tingkat infeksi tertinggi baru.

Menghadapi kasus yang melonjak itu, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa, atau ECDC, mengubah kebijakan suntikan penguatnya dan sekarang merekomendasikan suntikan itu untuk orang dewasa di atas 40 tahun.

“Bukti dari Israel dan Inggris menunjukkan peningkatan signifikan dalam perlindungan terhadap infeksi dan penyakit parah setelah dosis suntikan penguat di semua kelompok umur dalam jangka pendek,” kata ECDC dalam sebuah laporan yang diterbitkan Rabu (24/11).

Baca juga   JADWAL VAKSIN COVID di Kantor Gubernur Kalbar, Sabtu Pukul 16.00

“Potensi beban penyakit di Uni Eropa / Kawasan Ekonomi Eropa (EEA) akibat varian Delta akan sangat tinggi pada bulan Desember dan Januari kecuali langkah-langkah kesehatan masyarakat sekarang diterapkan dan dibarengi dengan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan penggunaan vaksin dalam total populasi,” tambah ECDC dalam sebuah pernyataan.

Pejabat Slovakia sedang mempertimbangkan penutupan wilayah baru, dan di Republik Ceko, para pejabat bisa memberlakukan mandat vaksin pada orang yang berusia di atas 60 tahun serta pada petugas kesehatan.

Pejabat Hongaria menentang penutupan wilayah tetapi mendorong orang untuk divaksinasi. Austria telah memberlakukan penutupan wilayah yang ketat dan berencana memberlakukan wajib vaksin paling lambat 1 Februari. Beberapa bagian Jerman juga membatasi pergerakan dalam menghadapi kasus lonjakan.

Baca juga   Anggi Marito Tunjukan “Cara Mencintaimu”

Prancis, Belanda dan Italia diperkirakan akan mengumumkan langkah-langkah baru untuk mengekang penyebaran akhir pekan ini.

COVID-19 pertama kali muncul di China dua tahun lalu dan telah membunuh sedikitnya 5,4 juta orang di seluruh dunia. 

Continue Reading

covid-19

Epidemiolog UGM Duga 80 Persen Penduduk RI Terinfeksi Varian Delta

Kasus positif COVID-19 di Tanah Air menurun secara signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Epidemiolog menduga kondisi ini didorong oleh vaksinasi dan juga kekebalan kelompok karena mayoritas masyarakat ditengarai sudah pernah terinfeksi varian Delta.

Published

on

Epidemiolog UGM Duga 80 Persen Penduduk RI Sudah Terinfeksi Varian Delta
Seorang paramedis mendorong tangki oksigen di ruang gawat darurat rumah sakit yang penuh sesak di tengah melonjaknya kasus COVID-19, di Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 9 Juli 2021. (Foto: AP)

Gencil News – VOA – Epidemiolog Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Citra Indriani, menyatakan kemungkinan besar ada 80 persen penduduk Indonesia yang sudah terinfeksi varian Delta. Kondisi ini lah yang membentuk imunitas secara alamiah.

“Infeksi covid lebih dari 50 persen asimtomatis, mungkin 80 persen penduduk kita telah terinfeksi Delta,” kata Citra pada Sabtu (20/11) di Yogyakarta.

Jika seseorang terinfeksi virus, seperti COVID-19, tubuhnya akan memiliki antibodi yang spesifik untuk strain tertentu. Karena itu, lanjut Citra, meski mayoritas telah terinfeksi dan sudah memiliki imunitas kelompok, tidak bermakna ancaman gelombang ketiga bisa diabaikan.

Pasien menunggu perawatan di dalam ambulans di tengah lonjakan kasus COVID-19 di Rumah Sakit Umum Dr. Sardjito Yogyakarta, Rabu, 7 Juli 2021. (Foto: AP)
Pasien menunggu perawatan di dalam ambulans di tengah lonjakan kasus COVID-19 di Rumah Sakit Umum Dr. Sardjito Yogyakarta, Rabu, 7 Juli 2021. (Foto: AP)

“Sebagian besar infeksi natural membentuk antibodi yang spesifik untuk virus atau strain virus yang menginfeksi, tidak untuk strain yang lain. Sehingga imunitas alamiah yang terbentuk saat ini mungkin tidak bisa kita andalkan apabila kita kedatangan strain yang baru,” lanjut Citra.

Selain imunitas, percepatan program vaksinasi juga membawa dampak. Setidaknya, vaksinasi bisa diandalkan turut meminimalisir tingkat keparahan apabila terinfeksi kembali. Indonesia telah mampu melakukan vaksinasi dosis pertama kepada 208 juta warga, dan 88 juta di antaranya telah lengkap dua dosis.

Hanya saja, katanya, vaksinasi bukan lah faktor pembebas dari kemungkinan terinfeksi.

Inan Rustandi, 72 tahun, warga Desa Sindanglaya, bereaksi saat menerima dosis pertama vaksin Sinovac Biotech, Jawa Barat, 15 Juni 2021. (Foto: REUTERS/Willy Kurniawan)
Inan Rustandi, 72 tahun, warga Desa Sindanglaya, bereaksi saat menerima dosis pertama vaksin Sinovac Biotech, Jawa Barat, 15 Juni 2021. (Foto: REUTERS/Willy Kurniawan)

“Meskipun sudah divaksin, masih punya potensi terinfeksi dan menjadi sakit. Melihat beberapa rekaman data yang terinfeksi di gelombang Januari juga kembali terinfeksi Delta di Juni-Juli, dan kasus-kasus meninggal memiliki riwayat belum mendapatkan vaksinasi,” tambah Citra.

Baca juga   Lirik dan Chord Lagu Slank "Kalah"

Langkah yang bisa dilakukan saat ini adalah percepatan vaksinasi. Pemerintah bahkan perlu menyisir wilayah untuk memaksimalkan upaya vaksinasi, terutama bagi lansia. Upaya ini dinilai strategis untuk memitigasi tingkat keparahan infeksi SARS-COV 2. Dengan upaya maksimal itu, seandainya gelombang ketiga terjadi, Citra berpendapat bahwa sistem kesehatan nasional tidak lagi akan menghadapi kasus-kasus berat yang jumlahnya ribuan setiap harinya.

Penurunan Drastis di Daerah

Indonesia memang telah mencatatkan jumlah kasus yang menurun drastis belakangan ini, dari rata-rata harian Juni hingga Agustus lalu. Pada Sabtu (20/11), kasus positif bertambah 393 dan totalnya menjadi 4.253.098. Sementara ada 379 pasien yang sembuh, dan menjadikan total kesembuhan 4.101.216 orang. Untuk pasien yang meninggal, secara nasional tercatat 14 orang, sehingga total Indonesia mencatatkan 143.728 korban meninggal.

Angka itu tentu disumbang penurunan kasus di setiap daerah, seperti yang terjadi di Yogyakarta.

“Penambahan kasus terkonfirmasi pada 20 November di DI Yogyakarta sebanyak 10 kasus,” kata Humas Pemda DI Yogyakarta, Ditya Nanaryo Aji.

Pasien dirawat di bawah tenda yang didirikan di kompleks rumah sakit untuk menangani masuknya orang yang menderita virus corona, di Yogyakarta pada 13 Juli 2021. (Foto: AFP/Agung Supriyanto)
Pasien dirawat di bawah tenda yang didirikan di kompleks rumah sakit untuk menangani masuknya orang yang menderita virus corona, di Yogyakarta pada 13 Juli 2021. (Foto: AFP/Agung Supriyanto)

Dengan penambahan 10 kasus itu, DIY secara total telah memiliki 156.454 kasus positif COVID 19 selama pandemi berlangsung. Pada Sabtu (20/11), Yogyakarta tidak mencatatkan angka kematian. Nol kematian itu telah terjadi beberapa kali dalam pekan-pekan terakhir, yang menandakan jumlah korban meninggal semakin kecil. Secara total provinsi ini mencatatkan 5.263 kematian akibat COVID-19.

Ditya juga merinci, dari lima wilayah di DI Yogyakarta, hanya Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman yang menyumbang kasus, masing-masing enam dan empat kasus. Dua kabupaten berdampingan itu memang memiliki dua klaster dalam beberapa pekan terakhir. Keduanya adalah klaster takziah dan klaster Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Di kawasan yang terjadi klaster akibat pembukaan sekolah kembali, dilakukan evaluasi dan isolasi agar kasus tidak menyebar.

Baca juga   Universitas Oxford Uji Coba Vaksin COVID-19 Melalui Hidung

“Positif rate harian untuk Sabtu ini di DI Yogyakarta hanya 0,10 persen,” tambah Ditya.

Terkait vaksinasi, Ditya mengatakan untuk dosis pertama telah mencapai 95,6 persen, sedangkan dosis kedua tercatat 82 persen.

Jawa Tengah melaporkan penambahan 55 kasus positif hari ini, dengan lima kematian saja. Jumlah ini juga relatif jauh berada di bawah angka rata-rata harian ketika varian Delta mengamuk.

PPKM Level 3 Didukung

Sementara terkait PPKM Level 3 pada liburan Natal dan Tahun Baru, Citra Indriani mengatakan sebagai langkah tepat meski kasus menurun drastis. Namun dia juga mengingatkan kenaikan mobilitas masyarakat saat ini sulit dihindari.

Karena itulah, penerapan PPKM level 3 selama Natal dan Tahun Baru adalah bentuk pengendalian agar tidak terjadi penularan secara massif.

Citra Indriani, epidemiolog Universitas Gadjah Mada. (Foto: Courtesy/UGM)
Citra Indriani, epidemiolog Universitas Gadjah Mada. (Foto: Courtesy/UGM)

“Meskipun kita batasi, mobilitas tetap terjadi, namun tidak semasif apabila tidak diberlakukan pembatasan. Pembatasan kerumunan dan mobilitas sudah sesuai dengan pembelajaran sebelumnya bahwa gelombang kita diawali pada periode Natal-Tahun Baru serta Lebaran,” ujar Citra.

Pemerintah daerah sendiri bereaksi beragam terkait rencana penerapan PPKM Level 3. Yogyakarta yang merupakan daerah tujuan wisata, memutuskan untuk tidak akan menutup kawasan. Yang dilakukan adalah mengatur wisata sehingga tidak berpotensi menimbulkan kenaikan kasus.

Baca juga   Ingat Dengan Single ‘Nyeselkan’, Young Lex Siapkan Part 2 "Nyeselkan"

“Diatur jumlahnya, durasi kedatangannya untuk wisatawan. Yogya itu sasaran Natal dan Tahun Baru. Nanti kita bersama kabupaten dan kota akan melakukan pengaturan-pengaturan,” kata Sekretaris Daerah DI Yogyakarta, Kadarmanta Baskara Aji.

Tukang becak menanti penumpang di depan toko-toko yang tutup di Malioboro, Yogyakarta. (Foto: VOA/Nurhadi)
Tukang becak menanti penumpang di depan toko-toko yang tutup di Malioboro, Yogyakarta. (Foto: VOA/Nurhadi)

Aji mengatakan sebagai destinasi wisata, tidak mungkin bagi Yogyakarta untuk menurup kegiatan pariwisata. Yang dilakukan pemerintah setempat adalah mengatur sehingga terjadi pembatasan dan meminimalkan adanya kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan.

Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubowo X. (Foto: Courtesy/Humas DIY)
Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubowo X. (Foto: Courtesy/Humas DIY)

Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, sendiri mengaku belum menerima ketentuan dari pemerintah pusat terkait penerapan PPKM Level 3 saat libur Nataru.

“Kita hanya disuruh mengantisipasi saja,” kata Sultan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Jumat (19/11) juga mengatakan bahwa pihaknya belum menerima ketentuan detil terkait PPKM Level 3.

“Kita masih menunggu SE Mendagri. Kemarin para pendeta dan romo kontak saya, gimana ini pak. Saya jawab coba kita tunggu dulu,”ujarnya di Semarang.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Facebook: Humas Jawa Tengah).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Facebook: Humas Jawa Tengah).

Ganjar sendiri telah meminta para pendeta dan romo menggelar perayaan Natal dengan terbatas. Ibadah dan perayaan bisa dilakukan secara hybrid, yaitu sebagian datang ke tempat ibadah, sebagian lagi di rumah. Dia juga dengan tegas meminta masyarakat untuk tidak mengambil cuti di akhir tahun. Aparatur Sipil Negara (ASN) bahkan dilarang mudik.

“Tempat wisata juga sama, akan kita batasi. Kalau nanti diberlakukan PPKM level 3 kan otomatis ketentuan-ketentuan akan lebih ketat lagi,” ujarnya. 

Continue Reading

covid-19

JADWAL VAKSIN COVID di Kantor Gubernur Kalbar, Sabtu Pukul 16.00

Published

on

JADWAL VAKSIN COVID di Kantor Gubernur Kalbar, Sabtu Pukul 16.00

Gencil News – Jadwal vaksinasi terbaru bisa anda catat baik-baik, Pemprov Kalbar mengadakan Gebyar Vaksinasi Kalbar 2021.

Gebyar Vaksinasi Covid-19 akan dilaksanakan pada hari sabtu dan minggu (20-21 November 2021), mulai pukul 16.00 WIB.

Gebyar Vaksinasi Kalbar akan berlangsung di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, jalan Ahmad Yani, Pontianak.

Tersedia 3 jenis vaksin yang akan diberikan, yaitu Sinovac, Astrazeneca dan Pfizer. Vaksinasi ini terbuka bagi masyarakat umum, baik baru pertama kali vaksin atau yang akan mendapatkan suntikan kedua.

Jangan lupa persiapkan diri anda, catat baik-baik persyaratannya dan displin protokol kesehatan serta patuhi persyaratan yang telah tercantum.

Yuk kita ciptakan Herd Immunity di Kalbar, agar segala aspek kehidupan menjadi pulih sedia kala.

Baca juga   Lirik dan Chord Lagu Slank "Kalah"

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING