Alibaba dan Perusahaan Rusia akan Luncurkan Usaha Perdagangan Daring Bersama

Raksasa perdagangan
daring China, Alibaba, dan kelompok teknologi Rusia, Mail.ru, hari
Selasa (11/9) mengatakan akan meluncurkan usaha perdagangan daring
(e-commerce) bersama di Rusia dan bekas negara-negara Soviet.

Kesepakatan itu muncul karena e-commerce berkembang pesat di Rusia
meskipun terhambat infrastruktur yang luas dan bermasalah di negara itu,
termasuk layanan pos yang sering tidak bisa diandalkan.

Kedua kelompok, bersama dana kekayaan pemerintah Rusia, RDIF, dan
operator telekomunikasi MegaFon, mengumumkan pembentukan “kemitraan
strategis” itu sementara Rusia menjadi tuan rumah forum ekonomi di
Vladivostok, kota di timur jauh.

Perusahaan baru itu akan disebut AliExpress Rusia – didasarkan pada nama platform Alibaba yang ada.

Baca juga   Mengintip Gaji PNS Yang Lolos Seleksi 2018

Saham perusahaan, 48 persen akan dimiliki Alibaba, 24 persen oleh
MegaFon, 15 persen oleh Mail.ru dan 13 persen oleh RDIF, bunyi
pernyataan itu, tanpa mengungkap nilai saham.

Alibaba, yang ikut didirikan miliarder teknologi Jack Ma tahun 1999,
melaporkan pendapatan 39,9 miliar dolar untuk tahun yang berakhir Maret.
[ka]

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.