Kyuta Kumagai, Juara Sumo Jepang Usia 10 Tahun
Connect with us

Unik

Kyuta Kumagai, Juara Sumo Jepang Usia 10 Tahun

Published

on

Gencil News – VOA – Kyuta Kumagai sudah latihan sumo sejak TK, dan ayahnya katakan ia punya ‘bakat spesial.’ Dengan berat 85 kilogram, Kyuta dua kali lebih besar dibandingkan anak-anak sebayanya. Ia juga sering menang melawan anak-anak 5 atau 6 tahun lebih tua darinya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Unik

Rin Kambe, Wanita dari Jepang yang Tidak Potong Rambut 15 Tahun

Published

on

Rin Kambe, Wanita dari Jepang yang Tidak Potong Rambut 15 Tahun
Sumber Foto : Instagram @rin_rapunzel

Gencil News- Rin Kambe, wanita asal dari jepang ini membiarkan rambutnya tumbuh panjang dan sudah 15 tahun tidak potong rambut.

Seorang wanita menyebut dirinya “Rapunzel dari Jepang“. Rin Kambe tidak memotong rambutnya selama 15 tahun dan sekarang panjangnya hampir 2 meter.

Rin Kambe memiliki rambut hitam dan rambut lurus, dan Ia membuatnya penuh sepanjang waktu.

Dengan mengkonsumsi nutrisi yang cukup, terutama zat besi, sangat memungkinkan untuk perawatan tidak hanya dari luar, tetapi juga dari dalam.

Seperti menguti dari LADBible, rambutnya sekarang memiliki panjang 190 cm. Lebih panjang dari tinggi badannya.

Rin Kambe “Rapunzel dari Jepang” (Foto: Instagram rin_rapunzel)

Melalui Instagram @rin_rapunzel, ia memamerkan foto konsep dengan rambutnya sebagai subjek utama. Kini, akunnya memiliki 30.000 pengikut.

Menurutnya, rambut panjang dan lurus bisa mencerminkan kecantikan orang Asia, terutama wanita.

Selain itu, Banyak orang yang memuji wanita ini karena rambutnya yang super panjang.

Namun sebagian orang menganggap rambutnya seperti monster karena panjang dan hitam

Lebih lanjut, Rin justru merasa rambutnya adalah media untuk mengekspresikan dirinya. Bahkan Ia menyimpulkan:

“Saya pikir banyak pendapat telah muncul. Namun, saya percaya bahwa rambut alami dapat membantu memberikan permainan penuh pada peran mereka, saya sangat senang.”

Continue Reading

Unik

Ular Unik Terjual Seharga 86 Juta Karena Corak Kulitnya yang Menarik

Published

on

Ular Unik Terjual Seharga 86 Juta Karena Corak Kulitnya yang Menarik

Gencil News– Ular unik atau reptil pyhton milik peternak asal Georgia, AS. Terjual seharga Rp. 86 Juta karena corak kulitnya yang menarik.

Ular merupakan salah satu hewan reptil yang banyak orang takuti, karena bentuk, corak atau motif dan juga kondisinya.

Selain itu, beberapa bagian keluarga hewan reptil melata ini hampir memiliki bisa atau racun dari tubuh sebagai bentuk perlindungan dirinya.

Meski begitu, ular menjadi hewan kesukaan bagi para pecinta hewan reptil, Tak terkecuali Justin Kobylka, pria yang beternak ular dan memiliki berbagai jenis ular.

Salah satunya adalah reptil python. Uniknya, peternak asal Georgia ini melakukan sebuah eksperimen mutasi yang menghasilkan motif emoji pada ular tersebut.

Mengutip dari New York Post, Selasa (16/3/2021). Seekor ular python yang ada pada peternakan Justin Kobylka melakukan eksperimen mutasi pada ular tersebut sehingga memiliki motif di kulitnya.

Hasil mutasi tersebut menghasilkan motif unik yang mirip seperti emoji senyum berwarna kuning dan hitam pada tubuh ular tersebut.

Justin Kobylka telah menghabiskan waktu selama bertahun-tahun untuk mencoba menyempurnakan pola yang berbeda pada ular albino lavender. Namun, percobaan terakhirnya berujung dengan pola yang unik.

Pemilik J. Kobylka Reptiles ini mengatakan bahwa pola unik tersebut terjadi karena mutasi gen resesif dan hampir tidak mungkin menemukan ular dengan pola tersebut di alam liar.

Meski percobaan terakhirnya tak memberikan pola persis seperti yang Ia inginkan, kali ini ketidaksengajaan yang terjadi justru menguntungkan bagi Kobylka.

Pasalnya, ia menjual ular tersebut seharga 6.000 dolar atau senilai Rp 86 juta, yakni enam kali lipat lebih tinggi daripada harga ular albino biasa pada umumnya.

Diketahui, pola yang sama persis kemungkinan besar akan muncul lagi pada satu dari dua puluh ular yang dibesarkan dengan kombinasi warna yang langka.

Continue Reading

Unik

Jangan Ngaku Suka Pedas Kalau Belum Makan 3 Cabai Rawit Ini

Published

on

Jangan Ngaku Suka Pedas Kalau Belum Makan 3 Cabai Rawit Ini

Gencil News– Jangan pernah ngaku suka pedas, kalau belum pernah makan 3 jenis cabai rawit dengan sensasi panas membakarnya.

Cabai rawit atau juga nama latinnya Capsicum annuum merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kuliner Indonesia.

Hampir setiap sajian makanan memiliki tambahan sajian cabai sebagai sambal.

Cabai rawit tentu menimbulkan sensasi panas dan pedas, Adanya senyawa aktif semacam Capsaicin dalam cabai bisa memicu perasaan positif, yang  secara alami tubuh manusia produksi.

Untuk cabai rawit sendiri ternyata memiliki ada beberapa jenis varietas cabai yang tersebar di Indonesia akan sensasi pedasnya.

Varietas tersebut memiliki rasa yang khas dan aroma yang kuat, berikut 3 Jenis cabai rawit tersebut;

Cabai Hiyung
Cabai hiyung atau cabai dengan nama latin Capsicum frutescens L.

Menurut laboratorium pengujian balai besar penelitian dan pengembangan pasca panen milik Kementerian Pertanian kadar Kapsiasin cabai Hiyung hingga 94.500 ppm atau setara dengan 17 kali lipat pedas dari cabai rawit pada umumnya.

Cabai hiyung Berasal dari Kecamatan Tapin Tengah, Kalimantan Selatan.

Cabai Habareno
Tingkat kepedasan cabai habareno bisa hingga 100.000-350.000 SHU.

Cabai jenis ini punya banyak nama, ada yang menamakan cabai gendot atau cabai bendot, cabai gendol.

Buah cabai yang satu ini memiliki julukan dengan cabai gendol sebab bentuk morfolodi dari buah ini sendiri berbentuk agak bulat dan mengembung.

Cabai Domba
Cabai Domba pada umumnya berwarna putih dan agak mengembang, namun ada juga yang berwarna merah atau oranye.cabai ini di luar negeri sering disebut Datil Pepper.

Dengan level pedas mulai dari 100.000 – 300.000 SHU, awalnya cabai yang satu ini pertama kali berasal dari kawasan St. Agustine, Florida.

Continue Reading

Unik

Keunikan Masjid Education City yang Futuristik dan Aesthetic

Published

on

Keunikan Masjid Education City yang Futuristik dan Aesthetic

Gencil News- Masjid Education City terletak dalam area bangunan lembaga pendidikan tersebut dan merupakan bagian dari Education City.

Bangunan ini berada dalam area sebuah kawasan mandiri seluas 14 kilometer persegi berlokasi di ar-Rayyan, Doha, Qatar.

Bentuk bangunan masjid education city yang futuristik dan Aesthetic ini terdapat dalam Kompleks Fakultas Studi Islam Qatar (QFIS)

QFIS menjadi lembaga pertama yang memadukan masjid dengan konsep arsitektur modern dan kontemporer pada kawasan Education City.

Masjid Education City menjadi bangunan yang khas serta destinasi utama yang menarik perhatian pengunjung, baik dalam maupun luar negeri.

Selain itu, masjid pertama yang berdesain arsitektur modern pada lingkungan sekitar Doha.

Struktur bangunan yang futuristik dan aesthetic ini tidak seperti masjid pada umumnya, dengan bentuk menyerupai cangkang kerang yang berwarna putih berkilau.

Dan juga, Dengan langit-langit berbentuk cekung dan besar dan Pada langit-langit masjid ini, terdapat ratusan lubang-lubang kecil.

Lubang-lubang ini terserak acak, sehingga menyerupai kerlip bintang-bintang. Selain itu, masjid ini memiliki cahaya lampu temaram.

Terdapat juga, guratan kaligrafi besar menampilkan ayat suci Alquran. Kaligrafi ayat Alquran tampak timbul pada permukaan dalam langit-langit masjid ini.

Masjid ini juga mampu menampung kapasistas 1.800 orang jamaah. Ruang shalat bagi jamaah laki-laki terletak pada lantai dasar, sedangkan perempuan pada lantai dua.

Bangunan futuristik ini memiliki 2 tower setinggi 90 meter pada bagian depan. Menurut laman qatar foundation, kedua tower tersebut menghadap ke arah Ka’bah di Mekah.

Tertarik untuk pergi berwisata religi ke tempat ini?!

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING