4 Negara Eropa Penghasil Keju Terbesar di Dunia – Gencil News
Connect with us

Unik

4 Negara Eropa Penghasil Keju Terbesar di Dunia

Published

on

4 Negara Eropa Penghasil Keju Terbesar di Dunia

Keju adalah salah satu makanan olahan yang bahan baku terbuat dari susu. Keju menjadi produk makanan yang menarik. Tidak hanya di dunia, salah satu nya asia seperti Negara Indonesia.

Sering kali kita jumpai restoran-restoran yang menggunakan keju sebagai bahan masakan untuk produknya.

Ada banyak makanan menarik dengan varian keju, sebut saja roti keju, wafer keju, pizza dan masih banyak lagi.
Sejak zaman dahulu orang-orang sudah menyukai keju.

Saat ini beberapa negara telah memproduksi keju dan menjualnya ke pasar internasional. Berikut adalah negara-negara Eropa produsen keju terbesar dunia.

1. Italia

Bukan hal yang aneh bila Italia merupakan salah satu negara penghasil keju terbaik mengingat makanan khas ini berasal dari sana.

Negara ini memiliki beraneka ragam keju seperti pecorino, keju biru, keju pedas, keju Sardinia atau casu marzu (termasuk keju ilegal karena dibuat dari belatung hidup), serta keju tradisional.

2. Belanda

Negeri kincir angin ini termasuk negara penghasil keju terbaik. Di Belanda, wisatawan bisa mendapatkan keju di Pasar Keju Alkmar, Waagplein Square. Di sana wisatawan bisa menemukan semua jenis keju termasuk Edam dan Gouda.

3. Jerman

jerman adalah benua Eropa yang paling banyak menghasilkan produk keju dan menduduki posisi kedua sebagai negara penghasil keju terbesar pada tahun 2018

dan menghasilkan 2.047.453 metrik keju pertahunnya. Jerman memproduksi banyak jenis keju seperti Allgauer Bergkase, Butterkase, Combozola, Tilsit, dan Zeigel.

4. Perancis

Perancis menjadi negara ketiga penghasil keju terbesar dunia. Pertahunnya negara ini dapat menghasilkan 1.942.375 metrik ton keju.

Prancis terkenal sebagai negara yang memiliki banyak jenis keju, ada 1000 jenis keju yang dapat ditemui jika berkunjung ke negara Perancis.

Kota penghasil keju terbesar berada pada bagian utara, Pas De Calais, Normandia dan masih banyak lagi yang lainnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Unik

Jangan Ngaku Suka Pedas Kalau Belum Makan 3 Cabai Rawit Ini

Published

on

Jangan Ngaku Suka Pedas Kalau Belum Makan 3 Cabai Rawit Ini

Gencil News– Jangan pernah ngaku suka pedas, kalau belum pernah makan 3 jenis cabai rawit dengan sensasi panas membakarnya.

Cabai rawit atau juga nama latinnya Capsicum annuum merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kuliner Indonesia.

Hampir setiap sajian makanan memiliki tambahan sajian cabai sebagai sambal.

Cabai rawit tentu menimbulkan sensasi panas dan pedas, Adanya senyawa aktif semacam Capsaicin dalam cabai bisa memicu perasaan positif, yang  secara alami tubuh manusia produksi.

Untuk cabai rawit sendiri ternyata memiliki ada beberapa jenis varietas cabai yang tersebar di Indonesia akan sensasi pedasnya.

Varietas tersebut memiliki rasa yang khas dan aroma yang kuat, berikut 3 Jenis cabai rawit tersebut;

Cabai Hiyung
Cabai hiyung atau cabai dengan nama latin Capsicum frutescens L.

Menurut laboratorium pengujian balai besar penelitian dan pengembangan pasca panen milik Kementerian Pertanian kadar Kapsiasin cabai Hiyung hingga 94.500 ppm atau setara dengan 17 kali lipat pedas dari cabai rawit pada umumnya.

Cabai hiyung Berasal dari Kecamatan Tapin Tengah, Kalimantan Selatan.

Cabai Habareno
Tingkat kepedasan cabai habareno bisa hingga 100.000-350.000 SHU.

Cabai jenis ini punya banyak nama, ada yang menamakan cabai gendot atau cabai bendot, cabai gendol.

Buah cabai yang satu ini memiliki julukan dengan cabai gendol sebab bentuk morfolodi dari buah ini sendiri berbentuk agak bulat dan mengembung.

Cabai Domba
Cabai Domba pada umumnya berwarna putih dan agak mengembang, namun ada juga yang berwarna merah atau oranye.cabai ini di luar negeri sering disebut Datil Pepper.

Dengan level pedas mulai dari 100.000 – 300.000 SHU, awalnya cabai yang satu ini pertama kali berasal dari kawasan St. Agustine, Florida.

Continue Reading

Unik

Keunikan Masjid Education City yang Futuristik dan Aesthetic

Published

on

Keunikan Masjid Education City yang Futuristik dan Aesthetic

Gencil News- Masjid Education City terletak dalam area bangunan lembaga pendidikan tersebut dan merupakan bagian dari Education City.

Bangunan ini berada dalam area sebuah kawasan mandiri seluas 14 kilometer persegi berlokasi di ar-Rayyan, Doha, Qatar.

Bentuk bangunan masjid education city yang futuristik dan Aesthetic ini terdapat dalam Kompleks Fakultas Studi Islam Qatar (QFIS)

QFIS menjadi lembaga pertama yang memadukan masjid dengan konsep arsitektur modern dan kontemporer pada kawasan Education City.

Masjid Education City menjadi bangunan yang khas serta destinasi utama yang menarik perhatian pengunjung, baik dalam maupun luar negeri.

Selain itu, masjid pertama yang berdesain arsitektur modern pada lingkungan sekitar Doha.

Struktur bangunan yang futuristik dan aesthetic ini tidak seperti masjid pada umumnya, dengan bentuk menyerupai cangkang kerang yang berwarna putih berkilau.

Dan juga, Dengan langit-langit berbentuk cekung dan besar dan Pada langit-langit masjid ini, terdapat ratusan lubang-lubang kecil.

Lubang-lubang ini terserak acak, sehingga menyerupai kerlip bintang-bintang. Selain itu, masjid ini memiliki cahaya lampu temaram.

Terdapat juga, guratan kaligrafi besar menampilkan ayat suci Alquran. Kaligrafi ayat Alquran tampak timbul pada permukaan dalam langit-langit masjid ini.

Masjid ini juga mampu menampung kapasistas 1.800 orang jamaah. Ruang shalat bagi jamaah laki-laki terletak pada lantai dasar, sedangkan perempuan pada lantai dua.

Bangunan futuristik ini memiliki 2 tower setinggi 90 meter pada bagian depan. Menurut laman qatar foundation, kedua tower tersebut menghadap ke arah Ka’bah di Mekah.

Tertarik untuk pergi berwisata religi ke tempat ini?!

Continue Reading

Unik

Pesona Mata Biru dari Pulau Siompu, Timurnya Indonesia

Published

on

Pesona Mata Biru dari Pulau Buton, Timurnya Indonesia
Pesona Mata Biru dari Pulau Buton, Timurnya Indonesia (Foto: Mashable SEA)

Gencil News– Pesona Mata Biru dari Indonesia cukup menambah daftar panjang keberagaman manusia sebagai mahluk yang unik dan menarik.

Dari Pulau Siompu, Timurnya Indonesia fenomena mata biru menjadi pemandangan yang sangat indah dan menarik.

Dengan kebanyakan orang Indonesia memiliki kulit sawo matang hingga coklat dan bermata hitam.

Sepertinya ciri khas ini tidak berlaku bagi warga Desa Kaimbulawa, Kecamatan Siompu Timur yang berada pada Pulau Siompu, Sulawesi Tenggara.

Pasalnya desa ini warganya memiliki mata berwarna biru yang menyerupai mata bangsa Kaukasia dari Eropa.

Adapun, ternyata setelah melakukan serangkaian penelitian ditemukan sebuah sindrom yang bernama Sindrom Waardenburg.

Sindrom ini mempengaruhi 1 dari 42.000 orang dengan sedikit gangguan pendengaran dan defisiensi pigmentasi yang menjadikan mata biru cerah, atau tetap sebelah mata berwarna hitam dan coklat.

Penyebabnya ialah mutasi dari beberapa gen yang mempengaruhi sel-sel kista saat masih tahap perkembangan embrio.

Sindrom Waardenburg tidak hanya dapat memengaruhi warna bola mata, kelainan genetik ini juga dapat memengaruhi warna kulit, rambut, mata, dan bentuk wajah bayi sejak lahir.

Salah satu ciri khas utama dari sindrom Waardenburg ini ialah warna mata yang berbeda satu sama lain, sehingga menjadi pesona tersendiri.

Fenomena masyarakat bermata biru ini pertama kali La Ode Yusrie ungkapkan Saat peneliti budaya dan sejarah tersebut, bersama lembaga Summer Institute Linguistic (SIL)

Saat itu La Ode Yusrie sedang melakukan riset mengenai dialek lokal unik di Siompu Timur di awal Tahun 2016.

Continue Reading

Unik

Jangan Sampai Salah, Ini perbedaan Tofu dan Tahu

Published

on

Jangan Sampai Salah, Ini perbedaan Tofu dan Tahu
sumber foto dari tofutoday - what is tofu made of and how

Tidak banyak yang paham bahwa tahu dan tofu adalah jenis olahan kedelai yang berbeda. Sekilas memang tampak mirip karena sama-sama seperti tahu. Tofu bahkan menjadi istilah Bahasa Inggris untuk semua jenis tahu.

Namun, Perbedaan tekstur kandungan air yang cukup jauh bisa membuat perbedaan antara kedua bahan makanan tersebut. sehingga karakter kedua makanan ini sudah tentu berbeda.

Tofu

1. Tampilan dan tekstur

Tofu memiliki tampilan lebih halus, tidak terlihat kasar seperti tahu dan bertekstur lebih lembut saat anda makan.

Tofu lebih licin saat anda pegang. Bahkan makanan ini cenderung lebih mudah hancur ketimbang tahu. dan makanan yang berasal dari bahan dasar kacang kedelai ini biasa nya lebih terkenal dengan sebutan tahu sutra.

2. Cara membuat

Ternyata alasan utama banyaknya perbedaan antara kedua makanan ini ialah terletak dari bahan penggumpal tofu.

Tofu menggunakan bahan penggumpal yaitu Glucono Delta Lactone (GDL) dengan porsi sedikit pada susu kedelai Sebelum proses masak, cairan susu kedelai juga harus ada proses penyaringan, tidak seperti tahu.

Tahu

1. Tampilan dan tekstur

Tahu memiliki tekstur permukaan yang lebih kasar meskipun tetap mudah hancur.

makanan olahan ini juga terasa lebih bertekstur dibandingkan tofu yang lembut dan lunak.

karena kandungan air dalam tahu lebih sedikit jika kita bandingkan dengan tofu.

Bahkan, tahu juga tidak licin di tangan karena kulitnya yang agak kasar.

2. Cara membuat

Tahu tidak menggunakan bahan penggumpal khusus untuk membuatnya padat dan keras.

Setelah dimasak, tahu akan diperas dari airnya, dan dicetak dalam kain serta ditahan dengan pemberat agar airnya keluar.

Karena tidak disaring sebelum dimasak, tahu terasa lebih padat dibandingkan tofu.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING