Connect with us

HEADLINE

10 Negara Bagian Dengan Mutu Pendidikan Terbaik di Amerika

Published

on

10 Negara Bagian Dengan Mutu Pendidikan Terbaik di Amerika

Gencil News – 10 Negara Bagian Dengan Mutu Pendidikan Terbaik di Amerika menjadi sorotan Majalah US NEWS and World Report. Majalah ini melansir 10 negara bagian di amerika yang memiliki mutu pendidikan dan lingkungan terbaik pada tingkat perguruan tinggi.

Bagi banyak orang, belajar di perguruan tinggi Amerika masih dianggap sebagai suatu hal yang bisa menunjang karir mereka.

Coba saja lihat latar belakang pejabat yang ikut dalam pemerintahan Indonesia yang sekarang ataupun yang dulu. Lalu dimana universitas terbaik di Amerika Serikat?

Berikut ini adalah 10 negara bagian itu, dimulai dari yang paling bawah

10. Utah

Negara bagian Utah, di barat Amerika penduduknya hanya 3,1 juta orang, dan sekitar 44 persen dari mereka tamatan universitas.

Utah dengan ibukota Salt Lake City juga adalah markas kelompok Kristen yang beraliran Mormon.

Di negara bagian ini juga terdapat danau air asin yang terbesar di belahan bumi bagian barat, dan karena itulah ibukotanya bernama Salt Lake City.

Kalau terdaftar sebagai penduduk negara bagian itu, ongkos kuliahnya cukup murah, hanya AS$6.334 per tahun.

9.  Iowa

Iowaberada di barat-tengah Amerika. Jumlah penduduknya juga sekitar tiga juta orang, dan 41 persen warganya tamatan perguruan tinggi.

Terkenal dengan industri pertanian, Iowa adalah penghasil daging babi paling besar di Amerika, disusul daging sapi dan daging ayam. Ongkos kuliahnya AS$8.361 per tahun.

8. Vermont ….

Pages: 1 2 3

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

HEADLINE

Kopi Termahal di Dunia Dijual di California

Published

on

Kopi Termahal di Dunia

Kopi Termahal di Dunia Dijual di California – Sebuah perusahaan di California membuat kopi termahal di dunia. Bo Thiara adalah salah seorang pemilik perusahaan dan kedai Klatch Coffee.

“Setiap tahun ada kompetisi kopi Panama terbaik di dunia dan ada sekitar 50 lot yang dilelang. Kopi terbaik di ajang itu bisa melelang 45 kilogram dan ada harga tertinggi untuk kopi terbaik. Tahun lalu dihargai hampir Rp 8.250.000 per pon. Tahun ini dihargai Rp 11.410.000 per pon,” ujarnya.

Kedai Klatch Coffee menawarkan kopi terbaik Panama Elida Geisha 803 untuk waktu yang terbatas di Los Angeles dan San Francisco.

“Kami mendistribusikan 10 pon (4,5 kilogram) untuk seluruh Amerika Utara. Kami mengolah dan menyeduh 2,25 kilogram di LA. Ini setara dengan sekitar 40 hingga 50 cangkir dan kami total menyuguhkan 40 hingga 50 cangkir di sini,” tambah Bo Thiara.

803 adalah nama yang mengacu pada harga rekor dalam dolar per pon untuk kopi butiran yang dilelang baru-baru ini, setelah memenangkan kompetisi kopi terbaik Best of Panama.

Perusahaan Klatch mampu membeli 10 dari 100 pon yang tersedia di seluruh dunia. Yang menghasilkan hanya sekitar 80 porsi eksklusif di AS dengan harga sekitar satu juta rupiah per cangkir.

Bijih-bijih kopi itu dikemas terpisah dalam paket masing-masing seberat 18 gram dan hanya dibuka oleh barista (penyeduh kopi) yang memenuhi syarat setelah dipesan terlebih dulu oleh pelanggan. Bijih kopi itu juga bisa dikirim ke pelanggan disertai instruksi penyeduhannya secara rinci.

Pemilik kedai Klatch mengatakan rasa kopi berubah ketika diminum dari rasa menyerupai teh menjadi rasa buah berry ketika dingin.

Lauren Svensson adalah seorang pelanggan yang berkesempatan menikmati kopi mahal ini. “Saya agak kaget mengetahui ada kopi seharga satu juta rupiah per cangkir tetapi ternyata sangat enak. Rasanya sangat berbeda dari kopi apa saja yang pernah saya rasakan,” katanya.

Porsi kopi yang kecil dan mahal itu tersedia di kedai Klatch di San Francisco.

Charlie Sinhaseni pelanggan lainnya menyebut kopi termahal di dunia ini adalah kopi terbaik yang pernah dicicipinya.

“Sangat menarik. Ketika pertama kali melihatnya saya kira hanya sekedar gengsi dan mengira akan memberi penilaian lain namun saya justru sangat menikmatinya,” tutur Charlie.

Pemilik Kedai kopi Bo Thiara mengatakan tren ini serupa dengan minuman anggur, di mana 40 tahun yang lalu orang minum Gallo atau Almaden. Sekarang orang terbiasa dengan berbagai macam pembuat minuman dan kebun anggur. Mungkin hal yang sama dirasakan oleh pencinta kopi, tapi siapa saja akan menikmati kopi yang berkualitas. (my)

Continue Reading

HEADLINE

Kedai Kopi Tuli Kampanyekan Kesetaraan Orang-Orang Tuli

Published

on

Kedai Kopi Tuli Kampanyekan Kesetaraan Orang-Orang Tuli

GENCILNEWS – VOA – JAKARTA – Putri Sampaghita Trisnawinny Santoso, salah satu pendiri Kopi Tuli (Koptul) bersama dengan kedua temannya, Mohammad Adhika Prakoso dan Tri Erwinsyah Putra mendirikan Koptul karena ingin membangun bisnis kopi bersama, serta memberdayakan teman tuli mereka. Putri percaya bahwa teman tuli memiliki potensi dan bisa bekerja seperti masyarakat lainnya.

Namun bagi sebagian orang, sambutan verbal yang disampaikan mungkin akan sulit dipahami.

Ini karena seluruh pekerja dan barista Kopi Tuli adalah penyandang disabilitas pendengaran, atau tuli. Lantas, bagaimana bisa memesan kopi di sini?

Putri Santoso, salah satu dari tiga pendiri Kopi Tuli juga merupakan teman Tuli.

Putri Santoso, salah satu pemilik Kopi Tuli yang juga orang Tuli, sengaja menyederhanakan menu ke dalam alfabet.

Sekaligus dilengkapi dengan gambar bahasa isyaratnya untuk membantu pelanggan melakukan pemesanan.

Cara ini seiring dengan semangat pendirinya yang ingin meningkatkan interaksi antara teman Tuli dengan orang mendengar.

“Alhamdulillah, saat ini banyak masyarakat mau belajar bahasa isyarat agar bisa berinteraksi antara orang-orang Tuli dan orang-orang dengar,” jelas Putri melalui bahasa isyarat.

Kopi Tuli sendiri berdiri sejak tahun 2018, dan kini telah memiliki dua cabang, di Depok, Jawa Barat dan di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Didirikan oleh tiga sahabat yang juga orang Tuli; Putri Santoso, Adhika Prakoso dan Erwin Syah Putra.

“Sebetulnya awal mulanya adalah hobi Adhika. Sebenarnya buka usaha kopi itu bagus tapi kalau banyak pesaingnya bagaimana? Saya tenangkan Adhika, ‘tenang saja kita buat konsep yang berbeda’,” cerita Putri.

Akhirnya konsep pemberdayaan teman Tuli inilah yang dipilih. Selain karena memang masih rendah ketersediaan lapangan kerja untuk teman Tuli.

Para pendiri Kopi Tuli menginginkan untuk meningkatkan interaksi antara orang-orang dengar dengan orang Tuli agar bisa saling memahami.

Membangun usaha dengan konsep ini bukan berarti tanpa tantangan. Meski kini kehadiran Kopi Tuli semakin diterima masyarakat.

Namun Putri mengaku pelatihan menjadi salah satu tantangan terbesar yang ia dan kedua sahabatnya harus hadapi di fase awal memulai usaha ini. Pelatihan mencakup pengenalan kopi.

Penggunaan mesin pembuat kopi, teknik, hingga manajemen kafe kepada pekerjanya yang masih awam dan tuli.

Usaha kopi ini diharapkan juga bisa menjembatani interaksi yang lebih intensif lagi antara orang dengar dengan orang Tuli, sebuah hal yang memang jarang terjadi. Interior Kopi Tuli diisi dengan kutipan inspiratif, poster figur publik Tuli, serta panduan alfabet Bahasa isyarat di setiap meja.

Menu kopi yang tersedia dibuat sedemikian unik namanya, sebuah gimik yang dilakukan juga dengan harapan terciptanya interaksi. “Kami punya menu ‘daun susu’. Orang berpikir ‘daun susu’ ini maksudnya daun apa ya? Daun jeruk atau daun salam? Ternyata maksudnya daun ini adalah matcha. Kemudian tanah susu, orang berpikir tanahnya adalah tanah betulan, ternyata tanah yang dimaksud di sini adalah cokelat susu,” kata Putri.

Usaha kopi ini diharapkan juga bisa menjembatani interaksi yang lebih intensif lagi antara orang dengar dengan orang Tuli, sebuah hal yang memang jarang terjadi. Interior Kopi Tuli diisi dengan kutipan inspiratif, poster figur publik Tuli, serta panduan alfabet Bahasa isyarat di setiap meja.

Menu kopi yang tersedia dibuat sedemikian unik namanya, sebuah gimik yang dilakukan juga dengan harapan terciptanya interaksi. “Kami punya menu ‘daun susu’.

Orang berpikir ‘daun susu’ ini maksudnya daun apa ya? Daun jeruk atau daun salam? Ternyata maksudnya daun ini adalah matcha. Kemudian tanah susu, orang berpikir tanahnya adalah tanah betulan, ternyata tanah yang dimaksud di sini adalah cokelat susu,” kata Putri.

Suasana yang ditemukan ketika memasuki Kopi Tuli di Kawasan Duren Tiga akrab seperti nuansa kafe kekinian pada umumnya.

Rasa kopi susunya yang dinamai Kosu Koso sangat menyegarkan terutama jika dinikmati di siang hari yang panas. Namun berbeda dengan kafe-kafe kekinian di Jakarta pada umumnya.

Kopi Tuli sengaja tidak menyediakan koneksi wifi. Ini dilakukan dengan tujuan meminimalisasi interupsi komunikasi pelanggan dan staff dari gawai pintar mereka.

Suasana yang ditemukan ketika memasuki Kopi Tuli di Kawasan Duren Tiga akrab seperti nuansa kafe kekinian pada umumnya. Rasa kopi susunya yang dinamai Kosu Koso sangat menyegarkan terutama jika dinikmati di siang hari yang panas.

Namun berbeda dengan kafe-kafe kekinian di Jakarta pada umumnya, Kopi Tuli sengaja tidak menyediakan koneksi wifi. Ini dilakukan dengan tujuan meminimalisasi interupsi komunikasi pelanggan dan staff dari gawai pintar mereka.

Orang Tuli Minim Lapangan Kerja

Kopi Tuli mempekerjakan 6 staff yang semuanya tuli. 4 diantaranya bekerja bergantian dalam dua shift di cabang Jakarta, sementara 2 lainnya bekerja penuh waktu di cabang Depok dengan jam buka yang lebih singkat. Aldila salah satunya, ia telah bekerja selama delapan bulan di Kopi Tuli.

Aldila mengaku sangat senang dapat bekerja di kafe tersebut dibandingkan pekerjaan sebelumnya sebagai juru masak di sebuah hotel di Jakarta. “Sebetulnya (harusnya kerja) satu tahun tapi saya berhenti di bulan ke empat, saya keluar dari hotel. Menurut saya pekerjaan saya terlalu berat, tidak ada istirahat karena full time. Istirahat hanya 1-2 jam, dan tidur saya kurang kira-kira satu jam saja,” ujar Aldila.

Aldila mengenyam pendidikan sarjana jurusan Tata Boga sebelum ia menjalani profesinya sebagai juru masak tersebut. Pekerjaannya itu ia dapatkan berkat bantuan dosennya. Sebelumnya, ia kerap mendapatkan penolakan.

“Ketika mencari pekerjaan, saya sudah melamar ke 3 perusahaan tapi ditolak karena (kemampuan) bicara saya kurang. Dan saya merasa ada sedikit diskriminasi. Tapi teman saya yang dosen membantu saya untuk bisa diterima kerja di hotel. Alhamdulillah sekali.”

Tidak hanya Aldila, hal ini juga dirasakan oleh ketiga pendiri Kopi Tuli. Hal ini sekaligus memotivasi ketiganya untuk mendirikan Kopi Tuli.

Putri berpendapat bahwa apresiasi terhadap disabilitas untuk bekerja semakin baik. Upaya penyetaraan hak terhadap disabilitas pun terus meningkat.

Namun teman Tuli masih kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan akibat keterbatasan komunikasi.

“Pendapat saya untuk teman-teman Tuli mungkin masih kesulitan (mendapatkan kerja), karena kami mengalami hambatan komunikasi. Sementara disabilitas yang bisa mendengar seperti daksa, atau netra sudah mulai maju karena mereka bisa berkomunikasi,” tukas Putri.

Penyerapan tenaga kerja disabilitas sebenarnya sudah diatur dalam Undang-Undang no. 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. UU tersebut mewajibkan perusahaan swasta untuk menyerap minimal 1 persen tenaga kerja difabel dari total pekerjanya, sementara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebanyak 2 persen.

Kementerian Ketenagakerjaan mengakui bahwa peraturan ini belum sepenuhnya diketahui seluruh perusahaan. Sosialisasi masih terus dilakukan melalui dinas ketenagakerjaan tiap daerah meski peraturan sudah berlaku sejak 2016 lalu. Kemenaker menyebut, alih-alih memberi sanksi, pemerintah akan melakukan sistem pemberian apresiasi kepada perusahaan yang berhasil menyerap tenaga kerja disabilitas di tahun 2020 ini.

Kemenaker menyatakan sesungguhnya permintaan lapangan kerja untuk disabilitas besar. Namun perusahaan juga kesulitan untuk memenuhi kuota 1% akibat rendahnya angka peminat disabilitas untuk melamar pekerjaan.

“Kami melaksanakan job fair, pameran kesempatan kerja. Itu banyak ada sekian berapa ratus yang butuh penyandang disabilitas. Namun yang daftar cuma 4 orang (disabilitas) loh,” Ucap Nurahman Direktur Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri (PTKDN) Kementerian Ketenagakerjaan.

Nurahman menyimpulkan salah satu faktornya ialah kekhawatiran keluarga untuk melepas anggota keluarganya yang disabilitas untuk bekerja mandiri.

Tuli, Bukan Tunarungu

“Saya lebih nyaman dipanggil ‘Tuli’, karena ‘Tuli’ memiliki identitas. Identitasnya dengan berbahasa isyarat, dan saya bangga sebagai Tuli,” jawab Putri ketika ditanya lebih senang disebut ‘tunarungu’ atau ‘tuli’.

Jawaban serupa akan anda dapatkan dari penyandang disabilitas pendengaran lainnya, meski umunya orang mengira ‘tunarungu’ sebagai terminologi yang tepat. Namun bagi teman Tuli, istilah ‘tunarungu’ tidak merepresentasikan identitas mereka. ​

Hal ini diamini oleh Silva Tenrisara, Kepala Laboratorium Riset Bahasa Isyarat Universitas Indonesia, “Pada istilah ‘tunarungu’ dan ‘tuli’ terdapat perbedaan rasa bahasa dan perspektif makna keduanya.”

Kata ‘tuna’ berarti ‘rusak’ atau ‘cacat’, sedangkan ‘rungu’ berarti ‘pendengaran’. Secara harfiah ‘tunarungu’ berkonotasi negatif karena bermakna cacat dan rusak. Menurut Silva, makna inilah yang lantas dihindari oleh orang Tuli.

Istilah ‘tunarungu’ dalam bahasa Inggris dipadankan dengan istilah ‘hearing-impaired’ yang mengindikasikan kerusakan atau kecacatan. “Orang Tuli tidak menganggap ketuliannya sebagai kerusakan atau kecacatan, tetapi hanya perbedaan,” tambah Silva.

Melalui pesan singkatnya, Silva menjelaskan meski kata ‘tuli’ kerap dijadikan kata ejekan bagi orang-orang dengar, namun hal tersebut tidak berlaku bagi orang Tuli.

Kata ‘tuli’ justru bermakna netral yang lebih bisa mewakili identitas penyandang disabilitas pendengaran sebagai orang-orang yang memiliki budaya dan cara hidup seperti orang pada umumnya, dan mampu berkomunikasi melalui bahasa isyarat.

Continue Reading

HEADLINE

Gui Khury Remaja Usia 11 Tahun Pecahkan Rekor Tony Hawk

Published

on

Gui Khury Remaja Usia 11 Tahun

Gui Khury, Remaja Brasil berusia 11 tahun mencetak sejarah dalam olahraga skateboard dengan menjadi orang pertama yang melakukan trik 1080 di ramp vertikal, lebih dari dua dasawarsa setelah Tony Hawk melakukan trik 900 pertamanya.

Dalam sebuah video yang diunggah ke Facebook Jumat malam (8/5/2020), Khury melesat ke udara dan berputar tiga kali (1080 derajat) sebelum mendarat dengan sempurna dan melempar helm untuk merayakannya.

“1080!!!! Saya kehabisan kata-kata untuk menjelaskan apa yang baru saja terjadi,” tulis Khury di Facebook.

Legenda skateboard Hawk melakukan trik 900 pertamanya pada 1999, sembilan tahun sebelum Khury lahir.

Hawk berusia 31 ketika menyelesaikan trik itu, menyebutnya momen terbesar dalam karir kompetitifnya.

Skateboard akan memulai debut Olimpiade pada Pertandingan Musim Panas Tokyo, yang ditunda ke 2021 karena wabah virus korona. 

Continue Reading

Kumpulan Resep Masakan Enak

TRENDING