Rombongan Presiden Jokowi yang tengah melintas di Tol Jagorawi, tersendat. Pasalnya sebuah kejadian tidak terpuji yang dilakukan oleh seorang wanita dengan inisial TMN (27 tahun).

Wanita yang mengendarai mobil dengan plat nomor B 2473 TOL ini berupaya menghalangi dan memaksa masuk ke dalam rombongan Presiden Jokowi. Bahkan aksi ugal-ugalan dan zig zag dilakukan wanita tersebut.

Saat diperintahkan untuk menepikan kendaraan, wanita tersebut malah meludah dan mengacungkan jari tengah ke arah rombongan presiden.

Dilansir dari kumparan.com – Tak sampai situ, wanita itu juga sempat menabrak seorang anggota PJR yang tengah berjaga di sekitar Tol Jagorawi saat berusaha dibawa ke luar Tol.

“Enggak. Enggak benar itu (Tania membantah meludahi dan mengacungkan jari tengah ke rombongan Presiden),” kata Kanit Lantas Jaktim AKP Agus saat dikonfirmasi, Selasa (25/9).

Baca juga   Ancaman Meningkat Terkait Kontes Kartun Belanda

Tania memang diperiksa jajaran Unit Lalu Lintas Polres Jakarta Timur.Agus mengatakan, Tania mengaku tak mengetahui rombongan yang ia terobos rombongan Presiden. Sebab, Tania mengaku sedang terburu-buru di jalan tol.”Dia enggak sadar itu rangkaian (rombongan) Presiden.

Namanya orang jalan kan ingin cepat gitulah,” jelas Agus.Saat kejadian, Tania tengah mengendarai Suzuki Ignis berwarna biru dan bernomor polisi B 2473 TOL.


(Foto: Arifin Asydhad/kumparan)

Ia melaju secara ugal-ugalan dan berusaha menerobos serta menghalangi rombongan Presiden.

Saat ini, Tania telah ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden ini. Tania dijerat dengan Undang-undang Lalu Lintas, karena menabrak seorang petugas patroli jalan raya (PRJ) yang berusaha menghalaunya dari rombongan Presiden.

“Kami kenakan UU Lantas di Pasal 3 ayat 11 Jo Pasal 3 ayat 10 karena mengendarai dengan lalai hingga mengakibatkan korban luka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (25/9).

Baca juga   Inggris Keluarkan Aturan Perangi Pelaku Pelecehan Seksual

Usai menjalani pemeriksaan selama 24 jam, Tania akan dipulangkan, namun diharuskan untuk menjalani wajib lapor. Ia tidak ditahan sebab ancaman kurungan penjara di bawah lima tahun.

“Setelah 24 jam kita pulangkan, itu kan (ancaman pidananya) 2 tahun dan denda Rp 4 juta. Dia mengendarai mobil kemudian menyerempet anggota hingga terluka,” ucap Argo.