Andai Saja Kubur Bisa Berbicara – Gencil News – Islam
Connect with us

Mimbar Islam

Andai Saja Kubur Bisa Berbicara

Published

on

Andai Saja Kubur Bisa Berbicara

GENCIL NEWS – Andai Saja Kubur Bisa Berbicara. Duhai kaum muslimin seandainya kubur bicara bicara kepada ahli dunia. Niscaya tentu kita akan terus bermuhasabah diri dan menjauhi kemaksiatan.

Wahai orang yang hidup di dunia.

Wahai saudaraku yang akan mati.

Wahai yang diajak kepada keselamatan.

Wahai yang rela mendapatkan kerugian.

Wahai yang amal dibungkus kemunafikan.

Setiap hari ada jenazah yang diantar.

Kenapa lupa mati yang tinggal sebentar?

Bertaubatlah karena maut telah dekat.

Jangan ikuti hawa nafsu yang memikat.

Karena hari di akhirat itu amatlah berat.

Ziarahilah kuburan dan menangislah di sana, cucilah hatimu dengan air mata kesedihan.

Ingatlah orang yang telah tertimpa kematian, bagaimana hari yang sangat pedih itu datang kepada mereka dengan kesengsaraan.

Dimana kekayaan dan perhiasanmu?

Dimana kecantikan dan keindahanmu?

Dimana kesehatan dan kehormatanmu?

Dimana kedudukan dan kekuasaanmu?

Dimana ketundukan dan kerendahanmu?

Dimana kekuatan dan kebanggaanmu?

Dimana keangkuhan & kesombonganmu?

Semuanya akan berhenti di lubang kubur.

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda : “Kubur itu adalah tempat pertama dari alam akhirat. Apabila seseorang selamat darinya, maka setelahnya akan lebih mudah. Dan jika seseorang itu tidak selamat darinya, maka setelahnya akan lebih berat” (HR. At-Tirmidzi no. 2308, Ibnu Majah no. 4267 dan Ahmad I/225, hadits dari Utsman bin Affan, lihat Shahiihut Targhiib wat Tarhiib no. 3550)

Ya Allah, yang mengetahui semua rahasiaku, menguasai semua hidupku, yang menolong setelah kematianku, yang Maha Mendengar ratapanku, janganlah Engkau siksa diriku di dalam kuburku.

WaAllah ‘Alam. Semoga bermanfaat. (Ustadz Najmi Umar Bakkar)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mimbar Islam

Wahai Para Orangtua Lindungilah Anak-anak dari Gangguan Syaithon

Published

on

Wahai Para Orangtua Lindungilah Anak-anak dari Gangguan Syaithon

GENCIL NEWS – Wahai para orangtua lindungilah anak-anak dari gangguan syaithon. Ketahuilah, bahwa kita para orang tua, sangat dianjurkan dan disunnahkan untuk melindungi anak-anak kita dari gangguan syaithon, baik pada waktu pagi maupun sore ataupun malam hari. 

Hal itu bisa kita lakukan, misalnya dengan membaca Al-Mu’awwidzaat (yakni ayat-ayat yang isinya memohon perlindungan kepada Alloh, seperti Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas), lalu ditiupkan ke telapak tangan, kemudian diusapkan kepada anak kita sebanyak tiga kali. 

Hal ini sebagaimana yang dilakukan Nabi shollallohu alaihi wa sallam ketika beliau sakit, beliau melakukan perbuatan seperti tersebut di atas, lalu beliau mengusap kepalanya dan seluruh tubuhnya. 

Dalam As-Shohihain, dari Aisyah rodhiyallohu anha, dia berkata : “Bahwasannya Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam, apabila beliau sakit beliau meniup dirinya sendiri dengan bacaan Al-Mu’awwidzaat, lalu beliau mengusapkannya pada badannya.”_ (HR *Imam Al-Bukhori (HR *Imam Al-Bukhori* ( Fathul Bari, 9/62), dan Imam Muslim (Syarh An-Nawawi, 14/183) )  

Dan terkadang beliau shollallohu alaihi wa sallam melakukan hal itu juga, ketika beliau hendak tidur malam. 

Sebagaimana disebutkan dalam hadits Aisyah rodhiyallohu anha : 

“Bahwasannya Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam ketika akan tidur di pembaringannya, maka beliau meniup pada telapak tangannya, dan beliau membaca Al-Mu’awwidzaat, lalu diusapkan kepada seluruh tubuhnya dengan menggunakan kedua telapak tangannya itu.” (HR Imam Al-Bukhori (Fathul Bari), 6/408)

Cara lainnya, adalah dengan membacakan doa untuk anak-anak kita, memohon perlindungan kepada Alloh ta’ala agar anak-anak kita dijauhkan dari gangguan syaithon. Sebagaimana yang dilakukan oleh Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam terhadap kedua cucu beliau, Al-Hasan dan Al-Husain rodhiyallohu anhuma. 

Sebagaimana disebutkan di dalam hadits Ibnu Abbas rodhiyalohu anhuma, dia berkata: 

“Nabi shollallohu alaihi wa sallam memohonkan perlindungan untuk Al-Hasan dan Al-Husain, dan beliau bersabda : “Sesungguhnya bapak kalian berdua (maksudnya adalah Nabi Ibrohim alaihis salam) pernah memohonkan perlindungan untuk putra beliau, yakni Isma’il dan Ishaq, (dengan mengucapkan doa):

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Alloh yang sempurna, dari semua syaithon dan dari hammah (binatang yang berbisa/beracun), dan dari semua pandangan mata yang jahat.” (HR Imam Al-Bukhori ( Fathul Bari), 6/408)       

Dalil-dalil itu semua menunjukkan, sangat dianjurkan dan disunnahkan bagi kita semua, untuk berdoa memohon perlindungan diri dari semua kejelekan, baik untuk diri kita ataupun untuk anak-anak kita yang masih kecil.

Wahai para orangtua lindungilah anak-anak dari gangguan syaithon. Wallohu a’lamu bis showab. (Tim Guru TKIT AL-HIKAM Surabaya)

Continue Reading

Mimbar Islam

Hikmah Berwakaf yang menjadi Amalan Terbaik Dunia

Published

on

Berwakaf, Amalan Dunia yang Baik menurut Rasulullah

Hikmah Berwakaf adalah menahan harta untuk kepentingan umum tanpa mengurangi nilai harga. Ketahuilah bahwa berwakaf adalah amalan terbaik dunia dari Rasulullah.

Wakaf berdasarkan jenis harta terbagi atas dua kelompok benda bergerak dan satu benda tidak bergerak.

Yang termasuk benda bergerak adalah wakaf berupa uang tunai dan benda yang bisa berpindah, seperti air, bahan bakar minyak, surat berharga, dan hak atas benda bergerak lainnya.

Sedangkan untuk kelompok benda tidak bergerak adalah wakaf tanah, yakni berupa hak atas tanah, bangunan, rumah, benda yang berhubungan dengan tanah, dan benda tidak bergerak lainnya.

Selanjutnya, menurut Espacito salah seorang ahli hukum Islam, wakaf yang pertama kali ialah bangunan suci Ka’bah Makkah.

Berdasarkan firman Allah dalam Surah Ali Imran [3] ayat 96;

Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama untuk manusia, ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Mekkah) yang terbekahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam”.

Maka, Bakkah atau Mekkah merupakan rumah ibadah pertama manusia.

Menurut sebagian ulama, yang pertama kali melaksanakan wakaf adalah Rasulullah SAW. yaitu wakaf tanah miliknya untuk pembangunan masjid.

Sebagian lagi menyebutkan Umar bin Khatab r.a yang pertama kali berwakaf.

Umar bin Khatab r.a mewakafkan tanahnya di Khaibar. Ketika pertama kali memperoleh sebidang tanah tersebut, beliau menghadap Rasulullah saw untuk minta petunjuk.

Rasulullah saw mengatakan, “Bila engkau suka, kau tahan (pokoknya) tanah itu, dan engkau sedekahkan (hasilnya)

Hukum wakaf ialah sunnah. Namun, Rasulullah saw sangat menganjurkan syariat yang berdampak besar bagi peradaban.

Pahala wakaf akan terus mengalir, walaupun orang yang berwakaf (muwakif) sudah meninggal dunia.

Rasulullah saw bersabda, “Apabila manusia meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga perkara: shadaqah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya.” (HR Muslim).

Menurut Imam al-Suyuti, seorang ulama yang hidup pada tahun 911 H, ada 10 amal yang pahalanya terus menerus mengalir.

Kesepuluh amalan tersebut adalah:

Ilmu yang bermanfaat, doa anak shalih, sedekah jariyah (wakaf), menanam pohon kurma atau pohon-pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan, mewakafkan buku, kitab atau Al Qur’an, berjuang dan membela tanah air, membuat sumur, membuat irigasi, membangun tempat penginapan bagi para musafir, dan membangun tempat ibadah dan belajar.

Selain itu, ada wakaf yang pahalanya rumah di surga, yakni wakaf membangun masjid.

Rasulullah saw bersabda,”Barang siapa yang membangun sebuah masjid karena mengharapkan keridhaan Allah SWT, maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di surga.” (H.R Bukhari dan Muslim).

Continue Reading

Mimbar Islam

Ketahuilah Manfaat Wudhu Bagi Kesehatan

Published

on

Ketahuilah Manfaat Wudhu Bagi Kesehatan

Ketahuilah bahwa berwudhu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Oleh karena Rasulullah SAW juga menganjurkan kepada sahabat-sahabatnya untuk berwudhu.

Dalam buku 24 Jam Belajar Sunnah Nabi oleh Romy Hernadi dan Assyifa S. Arum, haditsnya berbunyi.

“Barang siapa yang berwudhu dan membaguskan wudhunya, maka akan keluarlah dosa-dosa dari badannya, sampai-sampai ia akan keluar dari bawah kukunya,” (HR Muslim).

Dalam hadits tertulis, ALLAH SWT akan menghapus dosa hamba-Nya bagi siapa saja yang berwudhu.

“Maukah kutunjukkan kepada kalian sesuatu yang dapat menjadi sebab Allah menghapuskan dosa-dosa dan meninggikan derajat?”

mereka para sahabat menjawab, “Tentu saja mau, wahai Rasulullah.”

Maka beliau menjawab, “Yaitu menyempurnakan wudhu dalam kondisi tidak menyenangkan, memperbanyak langkah menuju masjid, dan menunggu shalat berikutnya sesudah mengerjakan shalat, maka itulah ribath,” (HR Muslim).

Seorang psikiater sekaligus ahli neurology asal Austria, Profesor Leopold Werner von Ehrenfels.

Menemukan pusat-pusat saraf yang paling peka dalam tubuh manusia terdapat pada sebelah dahi, tangan, dan kaki.

Pusat-pusat saraf tersebut sangat sensitif terhadap air segar, dan memiliki manfaat bagi kesehatan.

Selain itu, manfaat berwudhu yang lain ialah untuk meremajakan kulit dengan cara membasuh dengan mengusap sebagian rambut dan kepala.

Karena sangat baik dalam menjaga tekanan darah, membantu melancarkan aliran darah yang memberi kesegaran.

Manfaat air wudu berikutnya yaitu bisa melembapkan kulit wajah.

Setiap wajah yang basah karena basuhan air wudu, hal ini bisa menjaga agar tetap lembap dan akan membuat wajah kita tetap segar dan bersinar.

Continue Reading

TRENDING