Connect with us

Inspirasi

Mitsuhashi Genichi Orang Pertama di Dunia Meraih Gelar S2 Ilmu Ninja

Published

on

Mitsuhashi Genichi Orang Pertama di Dunia Meraih Gelar S2 Ilmu Ninja

GENCIL NEWS – Mitsuhashi Genichi baru saja lulus S2 dari program studi Ninja di Universitas Mie. Setelah dua tahun mendalami seni bela diri feodal dan menjalani gaya hidup ninja, Mitsuhashi menjadi orang pertama yang menyandang gelar magister ini.

Lelaki asal Osaka itu mempelajari keterampilan fisik dan mental yang dibutuhkan ninja, seperti kegigihan, kekuatan dan kesabaran. Dia juga belajar tentang agrikultur. Pasalnya, setiap pagi, ninja di masa lalu sibuk bercocok tanam, latihan ninjutsu, dan belajar strategi dan taktik untuk perang gerilya.

Universitas Mie sendiri berada tak jauh dari Iga, kota yang dikenal sebagai “markasnya ninja” pada abad ke-15.

Usai mendirikan pusat riset ninja pada 2017, universitas ini membuka program studi pascasarjana Ninja setahun berikutnya. untuk mengambil program studi ini, calon mahasiswa akan menjalani tes masuk yang menguji wawasan mereka tentang sejarah Jepang dan ninja.

Ninja adalah ikon budaya dan sejarah Jepang. Mereka merupakan pembunuh terlatih dan agen rahasia selama perang Jepang pada abad pertengahan. Mereka memiliki kemampuan berjalan di atas air dan tak terlihat orang lain.

Menurut sejarah, ninja perlahan menghilang setelah dibentuknya institusi pemerintahan militer di bawah Shogun Tokugawa pada Abad ke-17. Meskipun demikian, masih banyak orang di zaman modern yang tertarik dengan ninja. Mitsuhashi hanyalah satu contohnya saja.

Melihat antusiasme yang besar dari orang asing, Yamada menegaskan program studi ini enggak akan melatih mahasiswa jadi ninja beneran, yang diajarkan murni sejarahnya saja.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Inspirasi

David John Pebisnis Indonesia di Jepang Yang Beralih Jadi Pesulap Virtual

Published

on

David John Pebisnis Indonesia di Jepang Yang Beralih Jadi Pesulap Virtual
Pesulap Indonesia di Jepang, David John melakukan pertunjukan sulap lewat aplikasi konferensi video.

GENCIL NEWS – David John kehilangan bisnis pariwisata yang dirintisnya selama bertahun-tahun di Tokyo. Beruntung laki-laki kelahiran Jambi ini punya keahlian lain, yaitu sulap, yang kini dibawakan secara virtual ke seluruh dunia.

Dari rumahnya di Tokyo, David John menghibur para klien dengan berbagai trik, dibalut komedi. “Pagi saya bisa perform untuk keluarga di Paraguay, dua jam kemudian perform untuk satu keluarga di Brasil, kemudian sorenya bisa ke Amerika,” ujarnya.

Lewat aplikasi konferensi video, para penonton dari segala usia diajak berinteraksi. Dan pada akhir sesi yang berlangsung satu jam, peserta diajari trik sederhana.

Kareen Gunawan seorang diaspora Indonesia di Singapura, dan anaknya yang berusia 10 tahun sangat pertunjukan online ini.

Bagi sebagian orang, kegiatan virtual semacam ini merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan di tengah pandemi virus corona yang penuh ketidakpastian.

Seperti yang dialami Lisa Mast seorang perempuan Amerika di San Francisco. Dia mengajak puteri dan cucunya yang tinggal di luar kota, untuk nonton bersama lewat layar komputer.

“Hidup saya tiba-tiba berantakan seperti semua orang. Tadinya ada beberapa orang yang tinggal dengan saya di rumah, tapi mereka keluar karena Covid. Jadi saya sendirian. Cucu dan puteri saya ada di Los Angeles. Saya rindu sekali. Saya mencari kegiatan yang bisa kami lakukan bersama,” tukas Lisa.

Sebuah keluarga di Jepang menyaksikan pertunjukkan sulap oleh David John secara virtual di tengah pandemi virus corona.
Sebuah keluarga di Jepang menyaksikan pertunjukkan sulap oleh David John secara virtual di tengah pandemi virus corona.

Tak hanya menghibur keluarga atau anak-anak. David juga sering diminta perusahaan-perusahaan besar, termasuk Google dan Alibaba, untuk menghibur para karyawannya.

“Karena sekarang para karyawan bekerja dari rumah dan mereka ingin menjaga kesehatan mental, supaya semua masih tetap bisa bekerja dengan kesehatan mental yang bagus. Buat mereka itu sesuatu yang penting,” ujar David John lagi.

Menjadi pesulap global penuh waktu tak pernah terbayangkan oleh David yang sudah tinggal di Jepang selama 20 tahun ini.

Setelah meninggalkan dunia IT beberapa tahun lalu, dia kemudian merintis bisnis pariwisata di Tokyo. Ayah satu anak ini menyediakan layanan tur keliling Jepang kepada turis internasional, banyak diantaranya dari Indonesia.

“Bisnis pariwisata itu bener-bener anjlok hampir dalam semalam semua hilang. Dan sekarang apa yang kita lakukan sebagai entertainer. Saya beruntung ya saya (bersyukur) kepada Yang Maha Kuasa saya punya skill lain yang bisa saya pakai untuk berkarir,” lanjut David.

Sejak April, laki-laki 43 tahun ini telah melakukan lebih dari 70 pertunjukan secara virtual. Dia mempromosikan lewat platform Airbnb dan memasang harga mulai dari $12 dolar atau sekitar 172.000 rupiah per orangnya.


Tapi seiring dengan meningkatnya popularitas ‘online experience’, semakin besar pula persaingannya. Kini ada puluhan pesulap yang menawarkan pengalaman virtual lewat platform yang sama. Karena itu, laki-laki yang mahir bahasa Indonesia, Inggris dan Jepang ini, menawarkan sesuatu yang berbeda.

“Saya menggabungkan dua unsur ini magic and tourism. Dalam performance saya itu juga jadi alasan kenapa saya menggunakan baju khas Jepang, karena inilah yang bisa membedakan saya dengan pesulap lain,” imbuh David.

Untuk sekarang ini, David membawa unsur pariwisata ke dalam pertunjukan sulapnya. Tapi dia juga berharap agar bisa kembali membawa trik sulap ke bisnis pariwisatanya untuk menghibur para turis… suatu hari nanti, ketika Jepang sudah pulih dari pandemi. 

Continue Reading

Mimbar Islam

Tahukah Engkau Musibah itu dapat Menghapus Dosa?

Published

on

Tahukah Engkau Musibah itu dapat Menghapus Dosa

Gencil News – Tahukah Engkau Musibah itu dapat Menghapus Dosa? Sebagai manusia tentu kita tidak akan pernah lepas dari kesalahan. Namun, Allah ta’alaa maha pengampun dari segala dosa selama kita mau bertaubat kepada-Nya.

Allah ta’alaa mempunyai cara menerima taubat seseorang salahsatunya dengan memberikan cobaan kepada hamba-Nya berubah musibah. 

Sahih al-Bukhori : 5209

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: 

مَا مِنْ مُصِيبَةٍ تُصِيبُ الْمُسْلِمَ إِلاَّ كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا عَنْهُ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا.

Dari Aisyah ra, istri Nabi saw, dia berkata: Rasulullah saw bersabda: 

Tidaklah suatu musibah yang menimpa seorang Muslim melainkan Allah akan menghapus (dosa orang itu) dengannya, bahkan duri yang menyakitinya sekalipun.

Pesan:

1. Musibah yang menimpa seorang hamba, sekecil apapun itu akan menghapus kesalahannya.

2. Maha baik Allah yang tidak menyia-nyiakan hal sekecil apapun, bahkan sepotong duri saja yang melukai kita akan Allah jadikan penghapus dosa.

Ketika seseorang mendapatkan musibah, yakinlah bahwa Allah ta’alaa sedang menghapuskan dosa-dosa hambaNya. Berprasangka baiklah kepada Allah dan jangan pernah berputus asa.

WaAllahu ‘Alam. Semoga bermanfaat.

Continue Reading

Mimbar Islam

Bertakwalah kepada Allah Dimanapun Kamu Berada!

Published

on

Bertakwalah kepada Allah Dimanapun Kamu Berada

Gencil News – Bertakwalah kepada Allah Dimanapun Kamu Berada! Berikut ini adalah beberapa nasehat Nabi kita Muhammad shollallohu alaihi wa sallam yang sangat penting untuk selalu kita perhatikan dan kita pegang teguh.

Nasehat itu adalah seperti apa yang terdapat dalam hadits yang shohih, yang bersumber dari Sahabat Nabi yang mulia, Abu Dzar Al Ghifari radhiyallahu ’anhu, bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda:

اتق الله حيثما كنت ، وأتبع السيئة الحسنة تمحها، وخالق الناس بخلق حسن

“Bertakwalah kamu kepada Allah dimanapun kamu berada. Iringilah kejelekan yang telah kamu lakukan dengan kebaikan, yang akan dapat menghapus kejelekan tersebut. Dan pergauilah orang lain dengan akhlak yang baik.” 

(HR. Ahmad (5/236), At-Tirmidzi no. 1987, dan lainnya, dihasankan oleh Syaikh Al-Albani rohimahulloh dalam Shohih Al-Jami’ no. 97)

Faedah berharga yang bisa kita ambil dari hadits yang mulia ini, diantaranya adalah:

1. Wajibnya bagi kita semua bertakwa kepada Alloh ta’ala, dimana pun kita berada.

Dan takwa itu sendiri, sebagaimana dijelaskan oleh para ulama, maknanya adalah:

وقاية العبد نفسه من عذاب الله بامتثال أوامره واجتناب نواهيه

“Penjagaan diri seorang hamba dari adzab Alloh, dgn melaksanakan apa yang diperintahkan Alloh kepadanya, dan menjauhi apa saja yang dilarang Alloh.”

Pengertian seperti ini, disimpulkan dari beberapa pendapat dan penjelasan para ulama tentang makna takwa.

Diantaranya adalah: Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata:

المُتَّقُوْنَ اتَّقَوا مَا حُرِّمَ عَلَيْهِمْ ، وَأدَّوْا مَا افْتُرِضَ عَلَيْهِمْ

“Orang yang bertakwa itu adalah mereka yang menjaga diri (menjauhi) dari hal-hal yang diharamkan atas mereka, dan menunaikan apa saja yang diwajibkan atas mereka.”

Umar bin ‘Abdul ‘Aziz rahimahullah juga pernah berkata:

لَيْسَ تَقْوَى اللهِ بِصِيَامِ النَّهَارِ ، وَلاَ بِقِيَامِ اللَّيْلِ ، وَالتَّخْلِيْطِ فِيْمَا بَيْنَ ذَلِكَ ، وَلَكِنْ تَقْوَى اللهِ تَرْكُ مَا حَرَّمَ اللهُ ، وَأَدَاءُ مَا افْتَرَضَ اللهُ ،فَمَنْ رُزِقَ بَعْدَ ذَلِكَ خَيْراً ، فَهُوَ خَيْرٌ إِلَى خَيْرٍ

“Takwa kepada Alloh itu bukanlah hanya dengan berpuasa di siang hari atau mendirikan shalat malam hari, atau melakukan kedua-duanya.

Namun takwa kepada Alloh itu adalah meninggalkan apa saja yang diharamkan Alloh, dan menunaikan apa saja yang diwajibkan oleh Alloh.

Siapa yang setelah itu dianugerahi kebaikan lainnya, maka itu adalah kebaikan kepada kebaikan (yakni kebaikan di atas kebaikan yang lainnya).”

Tholq bin Habib rohimahulloh juga pernah mengatakan:

التَّقْوَى أَنْ تَعْمَلَ بِطَاعَةِ اللهِ ، عَلَى نُوْرٍ مِنَ اللهِ ، تَرْجُوْ ثَوَابَ اللهِ ، وَأَنْ تَتْرُكَ مَعْصِيَةَ اللهِ عَلَى نُوْرٍ مِنَ اللهِ تَخَافُ عِقَابَ اللهِ

“Takwa itu berarti kamu menjalankan ketaatan pada Allah atas petunjuk cahaya dari Allah, dan kamu mengharap pahala dari Alloh.

(Takwa itu juga) adalah kamu meninggalkan/ menjauhi maksiat kepada Alloh atas petunjuk cahaya dari Alloh, dan kamu takut terhadap siksaan Alloh.”

Itulah diantara pengertian takwa, yang wajib bagi kita untuk melakukannya, dimana pun kita berada.

2. Bahwa perbuatan baik yang kita lakukan, akan bisa menghapus dosa-dosa atau kejelekan kita.

Dan yang dimaksud disini adalah: dosa-dosa kecil.

Karena, untuk terhapuskannya dosa-dosa besar, harus diiringi dengan sikap tobat dan memperbanyak istighfar dari dosa-dosa tersebut, tdk cukup hanya dgn amal sholih yang kita lakukan.

3. Anjuran untuk mempergauli orang lain dengan akhlak yang baik.

Yakni akhlak-akhlak mulia yang disyari’atkan untuk kita beramal dengannya, seperti: bermanis muka, bertutur kata yang baik, tolong menolong, menjenguk orang yang sakit, saling memberi nasehat kebaikan, dan sebagainya.

4. Dianjurkan bagi seorang muslim, untuk memberi wasiat yang bermanfaat bagi dirinya sendiri dan bagi kaum muslimin secara umum.

5. Bahwa setiap orang itu hendaknya selalu merasa diawasi oleh Alloh dalam semua keadaannya, dan dimana pun dia berada.

6. Bahwa hadits ini berisi tentang wasiat yang agung, dan wasiat yang termasuk dalam Jawaami’ul Kalim-nya Rosululloh  shollallohu alaihi wa sallam, yaitu kata-kata yang padat dan ringkas, tetapi luas maknanya dan faedahnya.

(lihat: Bahjatun Nadhirin Syarh Riyadhis Sholihin, (1/133), Syarh Arba’in An-Nawawiyyah, hal. 221 dan sumber lainnya)

Semoga pembahasan dan nasehat yang ringkas ini bermanfaat bagi kita semuanya. Allohu yubaarik fiikum.  (Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby)

Continue Reading

TRENDING