Pemuda Indonesia Buat Teknologi untuk Prediksi Persebaran Karhutla
Connect with us

Inspirasi

Pemuda Indonesia Buat Teknologi untuk Prediksi Persebaran Karhutla

Published

on

Pemuda Indonesia Buat Teknologi untuk Prediksi Persebaran Karhutla

Gencil NewsVOA – Tjia Johan Setiawan menjuarai kompetisi global untuk mendeteksi persebaran api dalam kebakaran hutan sehingga berpotensi membantu mengatasi kemungkinan bencana kebakaran seperti yang terjadi di Australia. Selain Johan, mahasiswa ITB Taufiq Husada Daryanto juga menjadi finalis.

Kebakaran hutan besar yang melanda banyak negara, termasuk Australia, belum lama ini, mendorong para mahasiswa dan profesional muda dari seluruh dunia untuk mencari jalan keluar.

Salah seorang diantaranya adalah Tjia Johan Setiawan, 24, yang berprofesi sebagai System Analyst di sebuah perusahaan manufaktur di Jakarta.

Ia mempelajari data satelit NASA dan gambar dari infra merah kebakaran hutan Australia untuk memprediksi persebaran api. Lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Mesin ini menawarkan teknologi dengan pendekatan fenologi bahan bakar.

Kepada VOA, pria yang akrab disapa Johan ini menjelaskan.

“Selain menggunakan data api yang ada di lapangan, saya lihat kira-kira pohon-pohon atau semak yang terbakar sebagai bahan bakar kebakaran itu berapa banyak? Sehingga saya bisa prediksi persebarannya seperti apa bentuknya,” ujarnya.

Baca juga   Pemkot Pontianak Gelar Pembinaan Bagi Pengurus Lembaga Keagamaan
Dua pemuda Indonesia menjadi 12 besar finalis kompetisi 'Better Working World Data Challenge' yang diikuti 8.700 peserta. (Courtesy: EY.)
Dua pemuda Indonesia menjadi 12 besar finalis kompetisi ‘Better Working World Data Challenge’ yang diikuti 8.700 peserta. (Courtesy: EY.)

Berkat solusinya yang inovatif, Johan menjadi juara pertama kompetisi ‘2021 Better Working World Data Challenge’ yang diadakan perusahaan global EY pada Maret-Juni. Kontes internasional itu diikuti lebih dari 8.700 peserta dari 115 negara dan 1.100 universitas, kata EY dalam siaran pers.

Johan mengalahkan finalis dari Singapura, Hungaria, Amerika, Ghana dan Indonesia dalam kategori ‘Memprediksi Persebaran Api.’ Ia mengaku kemenangannya sangat mengejutkan.

“Karena tidak menyangka saya yang baru belajar, background-nya juga… ya mungkin ada sedikit background yang bisa bantu saya, tapi saya tidak murni dari IT dan sains data, sehingga saya tidak bereskpektasi bisa menang awalnya,” kata mantan anggota tim robotik ITB ini.

Johan menolak mengungkap hadiah yang diterimanya, tetapi EY telah mengumumkan bahwa pemenang lomba ini berhak mendapat $10.000 atau lebih dari Rp140 juta.

Akan Diuji Coba di Australia

Wakil Kepala Otorita Kebakaran di Victoria, Australia, Alen Slijepsevic, memuji gagasan Johan.

Baca juga   Nama Bayi Perempuan Islami, Naila Artinya Wanita Cerdas dan Sukses

“Ini bisa membuat perubahan besar dan kita bisa dengan cepat memprediksi kebakaran, menyesuaikan strategi dan memberi imbauan kepada masyarakat agar mereka lebih aman,” ujarnya dalam acara pengumuman pemenang yang diadakan secara virtual pada Juli.

Di Australia, kebakaran hutan hebat menewaskan sedikitnya 34 orang, menghanguskan lahan seluas 186.000 kilometer persegi, dan menghancurkan lebih dari 3.000 rumah sepanjang 2019-2020.

Laporan resmi tentang tragedi tersebut memperingatkan bahwa kebakaran hutan bisa jadi “lebih rumit, lebih tidak terduga, dan lebih sulit untuk ditanggulangi.”

Para peserta kompetisi ditantang untuk mengembangkan model yang bisa membantu para pemadam merespons kebakaran hutan dengan lebih efektif, sehingga bisa menyelamatkan nyawa dan lingkungan.

EY mengatakan solusi yang terpilih dari kontesnya akan diuji coba oleh otorita kebakaran di Australia. Dan kekayaan intelektualnya akan diberikan secara gratis kepada otorita kebakaran dan organisasi nirlaba lain di seluruh dunia.

Sebuah kebakaran di dekat Bodalla, Australia, Minggu, 12 Januari 2020. (Foto: AP)
Sebuah kebakaran di dekat Bodalla, Australia, Minggu, 12 Januari 2020. (Foto: AP)

Taufiq Daryanto, Finalis dari ITB

Pemuda Indonesia lain yang menjadi finalis adalah mahasiswa ITB jurusan Teknik Informatika Taufiq Daryanto. Ia menjadi satu dari enam finalis dalam kategori yang sama dengan Johan, yakni ‘Memprediksi Persebaran Api.’

Kepada VOA, mahasiswa 21 tahun ini menjelaskan solusi yang ditawarkannya.

Baca juga   Resep Makanan Pempek Palembang Dengan Kuah Cuko

“Dengan menghitung perubahan radius daerah yang terbakar tiap waktunya kemudian gunakan data tersebut untuk memprediksi daerah yang terbakar di waktu yang akan datang.”

Bisa menjadi seorang finalis dari ribuan peserta dalam kompetisi internasional ini, tak terbayangkan sebelumnya oleh Taufiq. Apalagi, bidang sains data dipelajarinya secara otodidak.

Mahasiswa tingkat akhir yang sedang magang di perusahaan teknologi ini membagikan tips untuk para mahasiswa lain yang ingin mempelajari sains data.

Resource untuk belajar data science sangat banyak, dari YouTube, online course, artikel. Manfaatkan sebaik-baiknya. Selain belajar, praktek langsung, misalnya dengan ikut lomba-lomba,” ujarnya.

Kedua pemuda Indonesia itu berharap kontribusi mereka bisa membantu mengendalikan kebakaran hutan, serta menyelamatkan lebih banyak nyawa dan lingkungan di masa mendatang. Tidak hanya di Australia, tapi juga di mancanegara.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Inspirasi

TKW Lulusan SD Ini Kini Berpenghasilan 3,8 Triliun di Mekah

Published

on

By

TKW Lulusan SD Ini Kini Berpenghasilan 3,8 Triliun di Mekah
Risma menunjukkan rumahnya kepada penonton chanel youtube Muhammad Sofi AW

Gencil News – Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia bernama Risma mendadak viral di media sosial setelah menjadi orang sukses di Mekah. Risma sukses berbisnis katering dan camilan.

Bahkan saat ini penghasilannya mencapai 1 miliar riyal Arab Saudi atau lebih dari Rp3,8 triliun rupiah.

TKW yang mengenyam pendidikan hanya sampai jenjang Sekolah Dasar (SD) ini memiliki rumah yang cukup besar. Dalam video YouTube Muhammad Sofi AW Risma menunjukkan rumahnya tersebut yang memiliki 27 kamar tidur. Kamar-kamar tersebut sengaja ia persiapkan untuk para pegawainya.

Kisah hidup Risma sendiri begitu menginspirasi, meski tidak menyelesaikan pendidikan sekolah dasarnya kini ia berhasil menjadi pengusaha katering yang sukses.

Tampak luar, rumah empat lantai tersebut terlihat megah dan kokoh dengan pagar tembok dan besi.

Baca juga   Dicap Sebagai Teroris, TPNPB-OPM Ajukan Uji Materi ke Pengadilan Internasional

Halaman depan rumah tersebut pun terlihat nyaman, luas, dan bersih. Area sekitar rumah juga terasa asri oleh sejumlah tanaman yang ada  di sekelilingnya.

Kamar yang ditempati Risma sendiri terlihat mewah dan sangat nyaman. Ruang pribadinya tersebut pun dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern untuk menunjang kebutuhan. Seperti AC, peralatan makeup serta lemari pakaian yang berukuran besar.

Impian Membangun Pesantren

Meski telah sukses di negeri orang, Risma memiliki keinginan mulia untuk tanah airnya.

Jika Risma kembali ke Indonesia, ia bertekad untuk membangun sebuah pondok pesantren dari hasil keringatnya sendiri.

“Kalau boleh tahu nih, cita-cita Mbak Risma yang belum tercapai itu apa sih?” tanya presenter dalam video Muhammad Sofi AW tersebut.

Baca juga   Larry Allen Santoso Dalang Cilik Keturunan Tionghoa

“Yang belum tercapai cita-cita saya itu untuk membangun lembaga saja di Indonesia, makanya masih bertahan di sini,” ungkap Risma.

“Oh, lembaga dalam artian apa ini?” tanyanya kembali.

“Ya seperti pondok pesantren. Ada cita-cita seperti itu,” ujarnya.

Demikian penampakan rumah TKW yang kini sukses menjadi pengusaha kuliner di Mekah.

Continue Reading

Inspirasi

Budi Soehardi Berjuang Untuk Anak Terlantar di Kupang

Published

on

Budi Soehardi Berjuang Untuk Anak Terlantar di Kupang

Gencil News– Sosok inspirasi kali ini adalah pejuang untuk anak terlantar dari Kupang, Budi Soehardi. Pria kelahiran 31 Agustus 1956.

Budi Soehardi adalah Seorang mantan pilot senior yang berpindah-pindah tugas, Ia pernah bertugas dan mengabdi pada Indonesia.

Pesawat yang pernah Ia naungi ialah Garuda Indonesia, Korean Air, dan Scoot Airlines yang menginduk ke Singapore Airlines.

Pada Tahun 2015, Kapten Budi Soehardi memilih untuk pensiun dari dunia penerbangan dan mendedikasikan waktunya untuk mengurus anak-anak asuhnya yang tergabung dalam Yayasan Kasih Roslin.

Baca juga   Larry Allen Santoso Dalang Cilik Keturunan Tionghoa

Selanjutnya, pada suatu malam tahun 1999, Kapten budi dan keluarga sedang menyantap hidangan makan malam.

seketika itu Ia melihat betapa kondisi pengungsi Timor Timur di Atambua, Nusa Tenggara Timur, setelah konflik Timor Timur. Penampungannya mengenaskan.

Lalu muncul niatnya untuk mengajak istri dan anak-anaknya sekeluarga untuk membantu para pengungsi tersebut.

Setelah itu, Pria berusia 60 tahun ini kemudian mengirim surat elektronik ke rekan-rekannya di Singapore Airlines serta teman-temannya yang tinggal di Singapura, termasuk jemaat dari gereja mereka.

Surat yang Ia tulis tidak panjang. Budi mengatakan akan mengunjungi kamp pengungsian di Atambua dan mempersilakan kawan-kawannya untuk mengulurkan bantuan.

Baca juga   KERATON KASUNANAN: Kisah Kebangsaan dari Solo

Bantuan dan uluran tangan pun tidak henti henti mendukung langkah yang Budi Soehardi lakukan untuk anak terlantar korban pengungsian.

Selanjutnya, 11 bulan kemudian sejak tahun 1999 terbangunlah Panti Roslin yang memberikan tempat tinggal untuk bernaung para pengungsi.

Sejak saat itu Budi Soehradi selalu menyisihkan uang gajinya untuk membangun dan memenuhi kebutuhan panti roslin.

Kini, ia menjadi ayah angkat bagi ratusan anak di Kabupaten Kupang, NTT. Setiap anak panti asuhan tersebut, wajib bersekolah dan belajar ilmu bercocok tanam.

Pada tahun 2009, atas upaya tulusnya berbagi kebaikan pada sesama, ia dianugerahi penghargaan “The Real Heroes” dari CNN, kantor berita dari Amerika Serikat.

Baca juga   Reza Abdul Jabbar "Budak Kalbar", Imam Mesjid di Selandia Baru

Ia menjadi satu-satunya orang Indonesia yang mendapat penghargaan tersebut.

Continue Reading

Tokoh

Muhammad Ali Petinju Inspiratif Dari Abad 19

Published

on

Muhammad Ali Petinju Inspiratif Dari Abad 19
Muhammad Ali Petinju Inspiratif Dari Abad 19 - foto wikipedia

Muhammad Ali lahir dengan nama Cassius Marcellus Clay Jr. di Louisville, Kentucky, pada 17 Januari 1942. Ibunya bernama Odessa O’Grady Clay dan dia memiliki saudara perempuan dan empat saudara laki-laki.

Sang ayah, Cassius Marcellus Clay Senior adalah seorang pelukis papan reklame, sementara ibunya menjadi pekerja rumah tangga.

Dia meraih gelar juara dunia pertamanya pada 25 Februari 1964. Ali yang saat itu masih bernama Cassius Clay keluar sebagai pemenang atas juara kelas berat Sonny Liston.

Dia menang setelah pertandingan berjalan enam ronde dan Liston tak mampu melanjutkan pertarungan ronde ketujuh.

Ditahun ini pula, Ali memilih untuk menganut agama Islam dan resmi berganti nama dari Cassius Clay menjadi Muhammad Ali.

Oleh pemimpin Nation of Islam, Cassius diberi nama baru “Muhammad Ali”. Karena prestasinya yang hebat dan latar belakangnya sebagai seorang muslim, nama Muhammad Ali mulai mendunia.

Baca juga   Soichiro Honda Wujudkan Impian yang Berawal dari Mimpi

Ia kemudian berkenalan dengan banyak orang yang memperkenalkannya dengan ajaran Islam yang sejati. Beberapa tahun kemudian ia menjadi seorang muslim sunni yang taat.

Pada tahun 1981 seorang pemuda berusia 21 tahun melakukan percobaan bunuh diri di sebuah bangunan di Los Angeles.

Ia berkata para Vietcong sedang mengejarnya, dan ia mengancam akan melompat dari jendela gedung bertingkat tersebut.

Muhammad Ali yang kebetulan berada di sekitar daerah itu mendengar kejadian ini dan segera bergegas ke sana.

 Ia lalu mendatangi polisi yang sudah berada di sana dan menawarkan diri untuk berbicara dengan pemuda itu.

Polisi melarang Ali karena ditakutkan pemuda itu membawa senjata dan bisa berbahaya bagi keselamatan Ali sendiri. Tetapi Ali tidak perduli dan mengambil resiko untuk menyelamatkan pemuda itu.

Ali kemudian naik ke bangunan tersebut dan berbicara dengan pemuda itu melalui jendela yang bersebelahan.

Baca juga   Reza Abdul Jabbar "Budak Kalbar", Imam Mesjid di Selandia Baru

Sang pemuda yang kaget melihat sang juara dunia  bagai muncul dari ‘antah berantah’ dan berbicara kepadanya. Selama 30 menit Ali berbicara kepadanya.

Si pemuda itu kemudian curhat tentang kesulitan hidupnya. Ali yang mendengar hal ini berjanji untuk membantunya. Katanya, “Kau adalah saudaraku. Aku berjanji untuk membantumu.”

Ali berhasil meyakinkan pemuda itu untuk membuka pintu bagi pasukan penyelamatnya. Pemuda itu diantar turun dan langsung masuk ke mobil Rolls Royce milik Ali.

Bahkan petinju itu menemaninya sampai ke rumah sakit. Ia juga memenuhi janjinya untuk menolong pemuda itu.

“Menyelamatkan nyawa orang lain itu jauh lebih penting bagiku daripada memenangkan kejuaraan dunia,” kata Ali saat diwawancara mengenai hal itu.

Ada satu kisah lain dimana Saat ia menjuarai olimpiade, ia memakai medali emas itu ke mana-mana. Saat berjalan-jalan di tengah kota pun ia tetap memakainya.

Suatu hari ia masuk ke sebuah restoran untuk makan, tetapi pemilik restoran menolaknya dan mengatakan, “Kami tidak melayani orang kulit hitam.”

Baca juga   Pemkot Pontianak Gelar Pembinaan Bagi Pengurus Lembaga Keagamaan

Ali begitu terhenyak dengan kenyataan bahwa ia dianggap pahlawan karena memenangkan Olimpiade, tetapi masih saja ditolak orang hanya karena warna kulitnya.

Cerita yang beredar mengatakan bahwa Ali kemudian membuang medali olimpiadenya itu ke sebuah sungai karena kecewa dengan perlakuan rasisme itu.

Di sepanjang hidupnya Ali kemudian menjadi aktivis persamaan hak, dan bahkan menjadi pahlawan pergerakan ini di seluruh dunia, terutama di Afrika.

Menderita gangguan pernapasan, sebuah kondisi komplikasi yang disebabkan oleh penyakit Parkinson yang dideritanya, di sebuah RS di Kota Phoenix negara bagian Arizona. pada tanggal 04 Juni 2006 Muhammad Ali menutup mata selama nya..

Ali adalah seorang yang rendah hati, tidak membeda-bedakan orang, sangat memegang teguh ajaran agama, dan sangat perduli dengan kemanusiaan.

Continue Reading

Inspirasi

Nama Bayi Perempuan Islami, Naila Artinya Wanita Cerdas dan Sukses

Published

on

By

Nama Bayi Perempuan Islami, Naila Artinya Wanita Cerdas dan Sukses
foto istimewa

Gencil News – Nama bayi perempuan Islami tiga suku kata banyak menjadi pilihan orangtua. Berikut inspirasinya bagi kamu yang sedang mencari nama bayi.

Nama bayi perempuan Islami berikut ini mengandung berbagai makna. Nama Alifa Zahra Fitriani misalnya yang bermakna gadis suci yang lembut dan sabar hatinya seperti bunga.

Rangkaian nama bayi Islami tiga suku kata yang dikutip Ensiklopedia Nama Bayi Terlengkap & Terupdate ini juga bisa menjadi inspirasi untuk kamu yang mencari nama berawalan huruf A hingga Z.

Seperti nama Laiqa Shatierra Tamurah bisa menjadi pilihan dengan makna yang mendalam yaitu wanita yang indah dan baik layaknya bunga.

Berikut selengkapnya nama bayi perempuan Islami tiga kata:

1. Adiva Arsyila Savina

Anak cantik yang baik hati dan memiliki kehidupan yang tenteram dan lembut hatinya

Adiva: lembut dan baik hati
Arsyila: jalan kehidupan yang tenteram
Savina: wanita baik hati dan cantik

2. Adzkiya Naila Taleetha

Wanita muda yang cerdas dan sukses

Adzkiya: cerdas
Naila: kesuksesan
Taleetha: wanita muda

Baca juga   Resep Makanan Pempek Palembang Dengan Kuah Cuko

3. Syazani Nur Albirru

Anak cerdas yang membawa cahaya kebaikan

Syazani: cerdas
Nur: cahaya
Albirru: kebaikan

4. Alia Shakeela Zanitha

Anak yang cantik, lembut, dan berbudi luhur

Alia: luhur, teratas
Shakeela: cantik
Zanitha: lembut

5. Alifa Zahra Fitriani

Gadis suci yang lembut dan sabar hatinya seperti bunga

Alifa: lembut dan sabar, penurut
Zahra: bunga
Fitriani: gadis suci

6. Alzan Zea Sadiya

Wanita yang bersinar dan beruntung

Alzan: wanita
Zea: bersinar
Sadiya: keberuntungan

7. Alzan Faeqa Amanda

Wanita yang paling banyak disukai karena berparas anggun dan jelita

Alzan: wanita
Faeqa: banyak disukai
Amanda: anggun, jelita

8. Alifia Rahmawati Fazila

Limpahan rahmat berupa perempuan yang lembut dan mengesankan

Alifia: perempuan yang lembut
Rahmawati: limpahan rahmat
Fazila: mengesankan

9. Amel Mahfuz Fariha

Perempuan yang menjaga amal baiknya dengan kesenangan

Amel: amal baik
Mahfuz: orang yang dijaga
Fariha: kesenangan

10. Aminta Arles Fayda

Wanita pelindung yang maha mulia dan suka menolong

Aminta: pelindung
Arles: maha mulia
Fayda: suka menolong

Baca juga   Pemkot Pontianak Menyusun Strategi Berjangka Pemulihan Ekonomi

11. Andyra Naifa Habbaba

Rumah yang penuh kebaikan dan kejujuran memiliki daya tarik

Andyra: rumah
Naifa: jujur, baik hati
Habbaba: daya tarik

12. Arsyila Hayva Fadheela

Wanita rupawan yang memiliki jalan hidup tentram dengan sifat baiknya

Arsyila: jalan kehidupan yang tentram
Hayva: rupawan
Fadheela: sifat yang baik

13. Aneesha Tiara Haniyyah

Wanita yang memiliki hiasan mutiara yang murni

Aneesha: murni
Tiara: hiasan mutiara
Haniyyah: murni

14. Aneira Hazna Nalani

Wanita cantik berkulit putih dan parasnya seindah surga

Aneira: putih bersih
Hazna: indah
Nalani: seindah surga

15. Anindita Kaamilah Keisha

Wanita sempurna yang tanpa ada kekurangan sedikitpun

Anindita: seseorang yang tanpa kekurangan
Kaamilah: sempurna
Keisha: putri

16. Anindya Zahra Sakhi

Wanita sempurna dan murah hati seperti putri Rasulullah SAW

Anindya: sempurna
Zahra: nama salah satu putri Rasulullah SAW
Sakhi: murah hati

17. Anindya Yalanda Ghaaliya

Bunga violet yang harum, cantik, dan sempurna

Anindya: sempurna
Yalanda: bunga violet
Ghaaliya: harum

Baca juga   Pemkot Pontianak Berlakukan PPKM, Tahukah Anda PPKM Itu ?

18. Aniq Laibah Cahaya

Wanita yang bersinar, cantik, lucu, dan mungil

Aniq: cantik dan mungil
Laibah: lucu
Cahaya: bersinar

19. Annisa Azkiya Khaila

Wanita saleha yang memakai mahkota

Annisa: wanita
Azkiya: saleha
Khaila: mahkota

20. Annisa Shezan Mahasin

Wanita berparas cantik dan menarik

Annisa: wanita
Shezan: cantik
Mahasin: menarik

21. Sanari Nabiha Banafsha

Wanita cantik yang cerdas, soleh dan dermawan

Sanari: cantik
Nabiha: cerdas
Banafsha: wanita yang saleh dan dermawan

22. Aqeela Sukma Nimah

Wanita bangsawan yang diberi Tuhan dan diberkati

Aqeela: wanita bangsawan
Karunia: pemberian Tuhan
Nimah: diberkati

23. Aretha Khanza Maysun

Wanita baik, cantik, saleh, dan berbudi tinggi

Aretha: saleh, berbudi tinggi
Khanza: wanita yang baik
Maysun: cantik

24. Zayna Argani Namiera

Wanita cantik yang berani menempuh bahaya secara keseluruhan

Zayna: cantik
Argani: berani menempuh bahaya
Namiera: keseluruhan

25. Askanah Havika Nefa

Wanita baik hati dan jujur yang terkasih

Askanah: wanita baik hati
Havika: terkasih
Nefa: baik hati, jujur

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING