Ini Dia 3 Dokter yang Berperan Besar dalam Kemerdekaan Bangsa

Hari ini, tanggal 24 oktober 2018 merupakan hari yang dikenal dengan hari dokter nasional. Penetapan hari dokter nasional tersebut berdasarkan hari lahirnya satu-satunya organisasi profesi kedokteran di Indonesia yaitu Ikatan Dokter Indonesia atau yang biasa dikenal dengan IDI.

Dokter merupakan salah satu pekerjaan paling mulia. Menyembuhkan orang-orang yang sakit dan memberi harapan hidup lebih lama adalah sisi yang membuat dokter menjadi pekerjaan yang mulia.

Tak hanya berperan menyembuhkan masyarakat. Bahkan, kemerdekaan Indonesia pun bisa terjadi berkat campur tangan para dokter zaman itu. Hingga beberapa dari dokter tersebut dikenang sebagai pahlawan nasional.

Berikut adalah beberapa sosok pahlawan nasional yang merupakan seorang dokter.

  1. dr. Sutomo

Sumber gambar : http://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700×465/photo/bobofoto/original/6272_dr-soetomo.jpg

dr. Sutomo merupakan seorang pahlawan nasional yang lahir di Ngepeh, Loceret, Nganjuk, Jawa Timur, pada 30 Juli 1888.

Soetomo menempuh pendidikan kedokteran di School tot Opleiding van Inlandsche Artsen, Batavia atau disebut dengan STOVIA pada tahun 2003. setelah lulus setelah 8 tahun lamanya, Sutomo bekerja sebagai dokter pemerintahan di berbagai daerah di Sumatra dan Jawa.

Baca juga   Sejarah dan Teknik Dasar Pencak Silat

Beliau adalah sosok dibalik pendiri organisasi pemuda yaitu Budi Utomo bersama teman-teman kuliahnya.

Budi Utomo sendiri berkembang dan berkiprah dalam mengampanyekan tentang nasionalisme. Hingga pada akhirnya hari keahiran Budi Utomo dikenal dengan Hari Kebangkitan Nasional.

 

  1. dr. Wahidin Sudirohusodo

Source : https://www.google.co.id/url?sa=i&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwiohvfD3p7eAhXUfH0KHZFRApEQjhx6BAgBEAM&url=https%3A%2F%2Fwww.pahlawanindonesia.com%2Fbiografi-dr-wahidin-sudiro-husodo%2F&psig=AOvVaw2zbGw6eEFiNw2NZP2cIvUb&ust=1540458823301151

Pahlawan Nasional yang satu ini lahir pada tanggal 7 Januari 1852 di Mlati, Sleman, Yogyakarta.

Pahlawan yang merupakan keturunan Bugis-Makasar ini pernah mengampuh pendidikan kedokteran di STOVIA seperti halnya dr. Sutomo.

dr. Wahidin merupakan memiliki pendapat bahwa pendidikan merupakan, kunci dari kemerdekaan bangsa. Pendapatnya ini merupakan cikal bakal lahirnya gagasan  berdirinya organisasi Budi Utomo.

 

  1. dr. Cipto Mangunkusumo

source : https://www.google.co.id/url?sa=i&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwiohvfD3p7eAhXUfH0KHZFRApEQjhx6BAgBEAM&url=https%3A%2F%2Fwww.pahlawanindonesia.com%2Fbiografi-dr-wahidin-sudiro-husodo%2F&psig=AOvVaw2zbGw6eEFiNw2NZP2cIvUb&ust=1540458823301151 dokter

Pahlawan yang namanya dikenang sebagai salah satu nama rumah sakit umum di Jakarta ini lahir di Pecagakan, Jepara, 4 maret 1886.

Baca juga   Desainer Legendaris Givenchy Tutup Usia

Sama seperti kedua pahlawan diatas, beliau juga menempuh pendidikan di STOVIA Jakarta.

Pahlawan yang juga dikenal sebagai pendiri partai politik Indische Partij ini pernah bekerja sebagai dokter di pemerintahan Belanda.

Pemberhentiannya tersebut akibat dari tulisan-tulisannya yang mengangkat tentang penderitaan rakyat akibat penjajahan kolonial belanda yang diterbitkan harian De Express kala itu.

Ia pun melanjutkan suaranya yang menginginkan lahirnya kesejahteraan masyarakat Indonesia dengan bergabung di Budi Utomo. Namun seiring berjalan waktu terdapat selisih paham dengan Budi Utomo dan kemudian memilih keluar pada tahun 1909.

Penulis yang menyukai musik hingar bingar , jazz dan classic, gemar traveling, mencintai hidup, menghargai perbedaan, gak suka ribet, dan menyukai green tea.