Sekda Kalbar: “Jalankan Roda Pemerintahan Bersama”

 

GENCILNEWS – Negara Republik Indonesia telah memasuki usia ke 73 Tahun. Bahwasannya memaknai arti Kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia, ditegaskan oleh Pangdam XII Tanjungpura Achmad Supriyadi dengan terus membangun terutama membangun kebaikan dengan niat yang baik.

“Mari kita maknai Kemerdekaan ini dengan baik dengan membangun negara secara baik,” ungkapnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kalbar belum lama ini.

Menurutnya selama 73 Tahun Indonesia merdeka, pembangunan bangsa terus dilakukan terutama terhadap insfrastruktur pembangunan di Kalimantan Barat.

“Pembangunan infrastruktur terutama di kawasan perbatasan mari kita dukung beranda negara agar menjadi yang terbaik dan layak sejajar dengan negara lain,” tegasnya.

Sekda Kalbar M Zeet Hamdy Assovie mengatakan bahwa kemerdekaan di 73 Tahun ini sangat spesial dikarenakan masa transisi kepemimpinan yang baru setelah masa Pilkada yang dilakukan pada Juni 2018 lalu.

Baca juga   Walikota Minta Pelajar Hafal Lagu Kebangsaan

“Alhamdulillah masa Pilkada sudah selesai dengan aman damai sehingga kelanjutan pembangunan dapat dilakukan dengan rasa kebangsaan yang tinggi,” jelas Sekda.

Menurutnya dengan usainya Pilkada Kalbar, pelaksanakaan pembangunan terutama terhadap kepemimpinan yang baru harus dengan positif thingking dan merapatkan barisan.

“PR kita masih banyak sehingga kita harus menyelesaikan masalah bersama-sama dengan fikiran positif dengan melibatkan semua pihak. Karena tidak ada yang bisa bekerja sendiri,” tegas Sekda.

M Zeet kembali mengatakan dalam pelaksanaan pembangunan dimasa mendatang, rasa kebersamaan memiliki negara adalah hal yang harus terus dipegang teguh.

“Bahwasannya Kalbar ini milik bersama dengan luasan tiga kali pulau Jawa maka Kalbar harus ditangani dengan baik,” terangnya.

Baca juga   Ayu Dwiputri Sulistiya, Lulusan Termuda Farmasi di Universitas Padjadjaran

Salah satu hal yang harus ditingkatkan, M Zeet mengakui jika Kalbar harus meningkatkan perekonomian termasuk ketahanan pangan.

“Sehingga Kalbar jangan sampai impor pangan karena akan meningkatkan harga yang akan menurunkan harga jual yang merugikan masyarakat,” pungkasnya. (dpw)

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.