Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan ditangkap pada Rabu (8/1) dan ditetapkan sebagai tersangka kasus suap sehari kemudian. Aktivis anti korupsi di Yogya menyindir kasus ini, dengan menyapu “uang” di kantor KPU setempat.

GENCIL NEWS – VOA – Segepok uang mainan tersebar di halaman kantor KPU DIY, Jumat (10/1).

Aktivis anti-korupsi dari Yogyakarta Corruption Watch (YCW) Baharuddin Kamba kemudian menyapu uang kertas mainan yang bertebaran itu. Di bagian punggung dan dadanya, Kamba menempelkan tulisan “Aksi Bersih-Bersih KPU”.

Aktivis YCW, Baharuddin Kamba
Aktivis YCW, Baharuddin Kamba -Segepok Uang Mainan disapu, Aktivis Yogya Sindir OTT KPK

“Ini sebagai bentuk keprihatinan kami dari Yogyakarta Corruption Watch, terhadap salah satu komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan, yang terjerat operasi tangkap tangan oleh KPK, beberapa waktu yang lalu,” kata Kamba.

Baca juga   Silicon Valley Lebih Tanggap Setelah Serangan Siber Baru

Aksinya menjadi tontonan sejumlah orang. Semakin lama, lembaran uang itu tersapu mendekati kantor pintu kantor KPU.

Di sanalah Kamba akan menyerahkan uang mainan, sebagai simbol adanya suap, sekaligus sapunya kepada pihak KPU.

Sigit Purwadi, Kabah Hukum Teknis dan Humas KPU DIY, menerima sapu sekaligus segepok uang mainan itu.

“Bersih-bersih di kantor KPU DIY ini sebagai bentuk kritik kami, ternyata ada persoalan di KPU. Selama ini kita berharap bahwa KPU di pusat maupun daerah, itu independen. Dengan kasus tertangkap tangannya salah satu komisioner KPU, ini menjadi bukti bahwa independensi KPU patut dipertanyakan,” tambah Kamba.

Tahun Pilkada Serentak