Connect with us

Milenial

Bagi Millenial Ternyata Harta Yang Paling Berharga Adalah Keluarga

Published

on

Bagi Millenial Ternyata Harta Yang Paling Berharga Adalah Keluarga
Bagi Millenial Ternyata Harta Yang Paling Berharga Adalah Keluarga
Bagi Millenial Ternyata Harta Yang Paling Berharga Adalah Keluarga

Bagi Millenial Ternyata Harta Yang Paling Berharga Adalah Keluarga – Bagi millennial yang dikepung kesibukan setiap hari, bercengkrama dengan keluarga adalah oase.

Pelipur lelah. Bagi mereka, keluarga merupakan prioritas utama. Hal ini terlihat dari aktivitas yang paling disukai serta prioritas utama yang ingin mereka capai.

Mereka memiliki berbagai aktivitas yang cukup padat. Jika dikomparasikan, Junior Millennial memiliki aktivitas yang lebih beragam, mulai dari aktivitas kampus, organisasi, hang out dengan teman, hobi, hingga mengelola bisnis.

Sedangkan, Senior Millennial lebih banyak menghabiskan waktu untuk pekerjaan, dan keluarga, terutama bagi mereka yang telah menikah.


Mayoritas Millennial menyatakan bahwa aktivitas yang paling
mereka sukai adalah berkumpul dengan keluarga (33,0 persen), olahraga (31,0 persen), kuliner (31,0 persen), serta traveling (20,6 persen).

Aktivitas bersama keluarga disukai oleh Senior Millennial dan Junior Millennial. Artinya, di tengah kesibukannya, Millennial Indonesia tetap ingin menyempatkan waktu berkumpul bersama keluarga

IDN Research

Indikator lain adalah prioritas utama yang ingin dicapai. Mayoritas Millennial menyatakan bahwa membahagiakan keluarga merupakan prioritas utama mereka di masa depan (54,4 persen).

Selain memiliki rumah (54,2 persen), dan menjadi orang tua yang baik (48,4 persen). Menariknya, ketika dilihat berdasarkan usia, Senior Millennial memiliki prioritas yang berbeda dibandingkan Junior
Millennial.

IDN research

Jika Junior Millennial ingin memiliki rumah (56,7 persen) dan membahagiakan orang tua (55,9 persen), Senior Millennial ingin menjadi orang tua yang baik (58,0 persen), memiliki rumah (51,5 persen), dan membahagiakan orang tua (52,7 persen).

Prioritas tersebut tentu dipengaruhi oleh kondisi Senior Millennial yang ratarata telah menikah sehingga lebih memikirkan masa depan
keluarganya.

Indikator lain yang menunjukkan peran orang tua masih dominan bagi kehidupan Millennial adalah faktor penentuan jurusan, terutama bagi Junior Millennial.

IDN Research

Bagi Junior Millennial, faktor penentuan jurusan yang paling utama adalah rekomendasi orang tua (33,3 persen), brand jurusan/ universitas favorit (29,1 persen), serta biaya (23,9 persen.

Intinya, millennial kian sadar pentingnya kehidupan seimbang. Balanced life.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

HEADLINE

Kampus di Negara Ini Memiliki Mata Kuliah Yang Unik

Published

on

Kampus di Negara Ini Memiliki Mata Kuliah Yang Unik

Setiap negara punya budaya masing-masing dalam melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk kuliah. Meskipun sebagian pelajar memilih melanjutkan studi di luar negeri untuk mendapat pendidikan yang lebih baik, kenyataannya banyak juga mahasiswa yang turut menikmati hal hal menarik dalam tiap mata kuliah nya.

Berikut beberapa kampus di dunia yang memiliki keunikan mata kuliah nya

 Di wilayah Philadelphia amerika serikat, The University of Pennsylvania, ada Mata kuliah wajib yang harus diikuti sebagai salah satu syarat kelulusan. Tugas yang harus dilakukan mahasiswa pada mata kuliah ini juga simple, mereka harus duduk selama tiga jam di depan komputer untuk melihat-lihat media sosial, chatting, dan sebagainya

 Mata kuliah yang mewajibkan mahasiswa nya menghabiskan waktu di internet yang telah menjadi hobi banyak orang sehingga heran mengapa harus sampai dijadikan pelajaran. Namun mata kuliah ini benar-benar ditawarkan

 The Art of Walking: The German Novella yang ditawarkan Centre College sepertinya ingin mengingatkan kembali bagaimana cara berjalan yang benar ketika dewasa. Mata kuliah ini mengeksplorasi budaya jalan-jalan orang Jerman melalui literature seni berjalan

Duke University, di kampus ini ada mata kuliah Selfie. Seperti kita ketahui selfie tampak bukan sesuatu yang perlu dipelajari di bangku kuliah. Tapi mata kuliah aneh ini ditawarkan di universitas ini dengan Kelas tersebut fokus pada sejarah foto dan ide-ide modern selfie dalam kehidupan keseharian

Surviving the Coming Zombie Apocalypse: Disasters, Catastrophes, and Human Behavior adalah salah satu mata kuliah yang ditawarkan Michigan State University. Mata kuliah tersebut mengajarkan cara bagaimana merencanakan dan mengatur pelarian diri saat diserang para zombie. Melihat dari film-film zombie, strategi menyelamatkan diri dari zombie memang tampak dibutuhkan meski tak tahu kapan akan digunakan.

Indiana University & Georgetown University, di kampus ini ada Mata kuliah yang dianggap masuk dalam bidang seni dan kemanusiaan. Mata kuliah ini dilahirkan dalam rangka studi kritis terhadap agama melalui budaya populer. Itu sebagai sebab dari banyaknya episode Star Trek yang menunjukkan penentangan pada pemahaman agama. Kamu sebagai mahasiswa akan meneliti semua episodenya.

Continue Reading

HEADLINE

PUBG Membuat Ma Huateng Menyalip Kekayaan Jack Ma

Published

on

PUBG Membuat Ma Huateng

Para pemain esport game PUBG sudah tentu sangat mengetahui kenikmatan bertanding secara daring tanpa batas. Dari singkatan Player Unknown’s Battlegrounds, games ini  merupakan sebuah permainan dengan genre battle royale. Permainan ini bisa dimainkan dengan 100 orang sekaligus secara daring.

Mengutip data Forbes, tercatat Ma Huateng pemilik saham PUBG saat ini memiliki kekayaan bersih sebesar 48,2 milyar USD, setara dengan 713 triliun Rupiah.

Angka tersebut melonjak naik dari 38,1 milyar USD pada periode sebelumnya. Sementara itu, Jack Ma mencatat kekayaan sebesar 41,2 milyar USD atau sekitar 609 triliun Rupiah. Pemilik sekaligus pendiri Tencent ini sekarang tercatat sebagai orang terkaya di China, mengalahkan bos Alibaba, Jack Ma. 

Sama seperti perusahaan pengembang game lainnya, Tencent juga mengalami peningkatan pengguna game online sepanjang masa lockdown pandemi ini.

Aktifitas tertinggi penikmat game tercatat pada bulan Januari hingga Maret. Tetapi, pelonggaran lockdown yang terjadi di Chinamembuat Tencent diragukan bisa melanjutkan keuntungan ini hingga akhir tahun. 

Rekor pendapatan terlihat pada game PUBG yang berhasil mencapai angka tertinggi pada bulan Maret dan April 2020. Tidak hanya itu, game mobile lain Tencent yakni Peacekeeper Elite dan Honor of Kings juga turut menyumbang pendapatan perusahaan ini hingga 26 persen di kuartal pertama sebesar 108 milyar Yuan atau 15 milyar USD. 

Selama masa lockdown akibat pandemi Corona, kekayaan Ma Huateng meroket berkat naiknya saham Tencent Games sebesar 14 persen sepanjang tahun ini. Tidak heran mengingat masyarakat banyak memilih game online sebagai hiburan. 

Perusahaan Ma Huateng, Tencent, adalah salah satu raksasa game online global. Sementara aplikasi pesan dan pembayaran WeChat milik Ma Huateng tumbuh konsisten dan telah mengubah lanskap kehidupan sehari-hari di Cina.

Hal itu membuktikan bahwa keberadaan Tencent dan Alibaba menggarisbawahi pertumbuhan pesat layanan konten daring di Cina, negeri dengan peringkat teratas dalam jumlah penduduk dan pengguna internet. Kedua perusahaan itu untung besar dari pasar internet dan e-commerce Cina. 

Continue Reading

HEADLINE

Indonesia Mulai Lirik Start Up dari Papua

Published

on

Pada Oktober 2019, Presiden Joko Widodo mencanangkan pembangunan Papuan Youth Creative Hub di Kota Jayapura.Di luar berbagai inisiatif mandiri seperti Bajalan, pemerintah Indonesia mulai memberikan perhatian terhadap usaha rintisan digital (start-up) di Papua.

Tim Bajalan yang berbasis di Kota Serui. Kiri ke kanan: Marfin Raubaba (fotografer), Marsel Kurni (desain grafis), Valdo Arera (marketing), dan Ben Kirihio (pengembang aplikasi). (Courtesy: Aksamina Woisiri/Bajalan)

Pusat inkubasi bisnis tersebut menyediakan asrama dan program pengembangan bisnis digital. Pusat pengembangan tersebut akan dijalankan oleh pemuda-pemudi Papua di bawah naungan PT Papua Muda Inspiratif.

Belakangan, inisiatif itu dikritik menjalankan nepotisme, mengingat PT Papua Muda Inspiratif adalah usaha yang dijalankan Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar.

Namun demikian, Billy tetap melanjutkan upaya pengembangan start-up. Pada Februari 2020, ia memperkenalkan 24 start-up dan UKM Papua kepada sekitar 100 perusahaan multinasional dari Amerika Serikat, Australia, China dan Eropa. 

Continue Reading

TRENDING