Khutbah Jumat Bulan Maulid: Nabi Muhammad Perintahkan untuk Optimis
Connect with us

Mimbar Islam

Khutbah Jumat Bulan Maulid: Nabi Muhammad Perintahkan untuk Optimis

Published

on

Khutbah Jumat Bulan Maulid: Nabi Muhammad Perintahkan untuk Optimis

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَمَرَناَ أَنْ نُصْلِحَ مَعِيْشَتَنَا لِنَيْلِ الرِّضَا وَالسَّعَادَةِ، وَنَقُوْمَ بِالْوَاجِبَاتِ فِيْ عِبَادَتِهِ وَتَقْوَاهْ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ مَنْ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمّا بَعْدُ  فَيَا عِبَادَ الله، اُوْصِيْنِي نَفْسِي بِتَقْوَى الله، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْم، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. يَا أَيُّهَا الّذين آمنوا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Jamaah yang Dirahmati Allah
Wasiat penting yang selalu disampaikan khatib ketika berada di atas mimbar adalah untuk selalu meningkatkan takwallah.

Yakni menjalankan perintah dan menjauhi yang dilarang. Hal tersebut bukan semata diingatkan, namun hendaknya menjadi perenungan agar dalam setiap pekan, ada peningkatan takwallah dalam keseharian.

Itu ditunjukkan dalam semua kegiatan hidup baik di dalam rumah, jalan, tempat kerja dan di mana saja kita berada.

Yakinlah bahwa dengan takwallah, persoalan di negeri ini dan juga masalah pribadi dan kemasyarakatan akan bisa diurai dengan baik. Karenanya, pastikan takwallah adalah bagian dari introspeksi dalam kesempatan yang mulia ini.

Hadirin yang Berbahagia
Di tengah kondisi pandemi yang masih melingkupi negeri ini, marilah kita merenung firman Allah berikut ini:


   وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ، الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ    

Artinya: Dan sungguh Kami uji kalian dengan sedikit rasa ketakutan, lapar, kekurangan harta benda, jiwa, buah buahan. Dan berilah kabar gembira orang orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang ditimpa musibah, mereka mengatakan: ‘Sesungguhnya kami milik Allah, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada-Nya. Mereka itulah orang yang akan mendapatkan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang mendapatkan hidayah. (QS Al-Baqarah: 155-157)

Hadirin Rahimakumullah 

Dari ayat tadi bisa kita telaah bahwa kehidupan manusia itu selalu berubah. Roda kehidupan selalu berputar, terkadang kita jumpai kemudahan dalam segala bidang, dan pada lain waktu, kita temukan kesulitan hidup. Di satu saat kita bisa bersedih, di saat lain kita bisa tiba-tiba menjadi gembira. Semua dinamika ini dinamakan sebagai ujian dari Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ agar iman kita bisa menjadi tebal, kedekatan kita kepada Allah akan selalu bertambah.    

Baca juga   Kunci Jawaban Kelas 3 SD, Cuaca Musim Dan Iklim

Dalam kitab matan al-Kharidah al-Bahiyyah, Syekh Ahmad Dardir mendendangkan sebuah syair:


   وَكُنْ عَلَى آلَائِهِ شَكُوْرًا، وَكُنْ عَلَى بَلاَئِهِ صَبُوْرًا   

Artinya: Dan bersyukurlah atas nikmat-nikmat Allah, dan bersabarlah atas cobaan-cobaan-Nya.   

Qasidah ini menjelaskan tentang tugas kita, agar pandai-pandai bersyukur atas karunia Allah. Anugerah yang diberikan tidak membuat kita lena tentang bagaimana cara menggunakan nikmat tersebut secara baik dan benar. Begitu pula sebaliknya. 

Pada waktu kita diuji dengan cobaan oleh Allah, tugas kita adalah bersabar. Kita harus selalu ber-husnuddzan kepada Allah. Kita perlu yakin, Allah akan memberikan kemudahan kepada kita, mungkin saja nanti atau di kemudian hari.    

Allah berfirman:

    فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ، إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا    

Artinya: Sesungguhnya bersama kesulitan, ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan, ada kemudahan. (QS As-Syarh: 5-6)   

Di ayat ini, Allah mengulangi tentang kebersamaan antara kesulitan pasti akan ada kemudahan, itu pasti. Bahkan Allah mengulangi sampai dua kali. Kita tidak boleh meragukan firman Allah ini.    

Dalam sebuah hadits qudsi, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radliyallâhu anh, Allah berfirman:


   خَلَقْتُ عُسْرًا وَاحِدًا وَخَلَقْتُ سَيْرَيْنِ   

Artinya: Allah berfirman: Aku ciptakan kesulitan satu, tetapi di situ pula aku ciptakan dua kemudahan.    

Hadirin yang Dirahmati Allah
Sekarang ini, di antara kita mungkin sedang bertani, namun gagal panen. Atau panen sukses tapi harganya tidak sesuai harapan. Yang menjadi pelajar, nilai yang diperoleh kurang sesuai harapan. Yang kerja kantor, ada masalah di kantornya. Yang berdagang ditipu orang. Hal tersebut bisa saja menimpa kita. Di saat-saat demikian, kita tetap harus menata hati untuk memosisikan Allah pada dugaan yang selalu baik.    

Firman Allah dalam hadits qudsi menyebutkan:


   أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِيْ بِيْ   

Artinya: Aku itu berada pada posisi dugaan hamba-Ku kepada-Ku.    

Maksudnya, jika kita meyakini Allah tidak akan bisa menyelesaikan masalah kita, masalah kita pun tidak akan kelar. Apabila kita yakin bahwa Allah bisa menyelesaikan urusan kita yang menurut ukuran kita itu sangat rumit, Allah pun akan menyelesaikan problem tersebut dengan skenarionya yang indah.   

Baca juga   Perkebunan Kelapa Sawit Didesak Perketat Prokes COVID-19

Maka yang patut kita panjatkan kepada Allah bukan kalimat: Ya Allah, masalahku sungguh besar. Bukan. Namun, dengan kalimat Masalah! Allah-ku maha paling besar. Seberapa besar masalah kita, Allah lebih agung daripada masalah kita.    

Hadirin Rahimakumullah
Perihal kesulitan, dari Ibnu Mas’ud menyebutkan:


   وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ لَوْ كَانَ الْعُسْرُ فِيْ حُجْرٍ لَطَلَبَهُ الْيُسْرُ حَتَى يَدْخُلَ عَلَيْهِ وَلَنْ يَغْلِبَ عُسْرٌ يُسْرًا   

Artinya: Demi Allah, seandainya kesulitan, keterpurukan, kegagalan itu berada dalam suatu lubang, pasti kemudahan akan mencarinya hingga bisa merangsek masuk. Dan kesulitan tidak akan bisa mengalahkan kemudahan. Dalam arti, kemudahan pasti akan menang.   

Hadirin Hafidhakumullâh
Solusi terbaik menghadapi hidup adalah optimisme.


    اَلْيَقِيْنُ اَلْعِلْمُ كُلُّهْ   

Artinya: Optimisme merupakan sumber keilmuan, apa saja.   

Mari kita bangun optimisme, sembari sambil membenahi kekurangan-kekurangan yang ada pada diri kita, kita evaluasi sikap kita, kinerja kita, dengan tetap mengutamakan doa, munajat kepada Allah subhânahu wa ta’âlâ yang rajin, shalat malam, supaya masalah kita diselesaikan oleh Allah dengan cara-Nya yang indah, insyaallah kita akan diberikan jalan keluar dari aneka krisis tersebut.    

Rasulullah shallalâhu alaihi wa sallam bersabda:


   أَفْضَلُ الْعِبَادَةِ إِنْتِظَارُ الْفَرَجِ   

Artinya: Sebaik-baik ibadah adalah menanti kegembiraan.   

Yang dimaksud Rasulullah kira-kira adalah optimisme menyambut datangnya kebahagiaan itu merupakan ibadah yang agung. Bagaimana kalau tidak agung apabila semua umat muslim di muka bumi ini berputus asa, tidak ada yang mau berusaha. Padahal putus asa merupakan suatu hal yang harus kita hindari. Lawan kata putus asa adalah optimisme, keyakinan yang tangguh.   

Pesan Nabi Ya’qub kepada anak-anaknya yang disebutkan dalam Al-Qur’an:


    وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ    

Artinya: Janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang kafir. (QS Yusuf: 87)   

Dengan demikian, ada beberapa pelajaran yang perlu kita petik dari khutbah kali ini: 

1.    Semua orang akan dipenuhi rasa jika tidak sedang bahagia, maka dia sedang berduka. Jika bahagia, sikapnya harus bersyukur, jika berduka harus bersabar.    

2.    Berdoa atau memohon kepada Allah dengan penuh optimisme itu sangat penting.


    وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ     

Baca juga   Berikut Ini Kunci Jawaban Games Tebak Gambar Level 11 Hingga 20

Artinya: Jika hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku sangat dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran. (QS Al-Baqarah: 186)    

Dalam cerita Nabi Yunus saat dia ditelan oleh ikan, berkat doa yang ia panjatkan, Allah kemudian mengabulkan. Dzin Nun atau yang terkenal dengan nama Nabi Yunus pun akhirnya bisa keluar dari perut ikan. Sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Said bin Abi Waqash adalah:


     دَعْوَةُ ذِي النُّوْنِ إِذَا دَعَا رَبَّهُ وَهُوَ فِيْ بَطْنِ الْحُوْتِ: لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَك َإِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ.  لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِيْ شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ اسْتُجِيْبَ لَهُ   

Artinya: Doa Nabi Yunus ketika berada di perut ikan yang besar adalah ‘Lâ ilâha illâ anta, subhânaka innî kuntu minadh dhâlimîn.’ Tidak ada seorang muslim satu pun yang berdoa memakai kalimat itu kecuali dikabulkan doanya   


3.    Pentingnya berhusnudhan kepada Allah ta’âlâ. Berprasangka baik merupakan kunci kebahagiaan    

4.    Bagi orang yang sedang dirundung duka, penuh cobaan hidup, hendaknya memperbanyak doa:


    لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَك َإِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ   لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ العَظِيْمُ الحَلِيْمُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ رَبُّ العَرْشِ العَظِيْمُ  لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ رَبُّ العَرْشِ العَظِيْمُ   

Atau:

   يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ   

Atau:


   الله الله رَبِّي لَا أُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا   

Semoga kita tergolong orang-orang yang diberikan anugerah bisa mensyukuri aneka macam nikmat Allah. Andai saja kita diberi cobaan, semoga kita dianugerahi sabar dan optimisme serta pribadi yang selalu dekat kepada Allah baik dalam keadaan suka maupun duka.


    بارك الله لى ولكم فى القرأن العظيم، وجعلني واياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم. إنه هو البر التواب الرؤوف الرحيم. أعوذ بالله من الشيطن الرجيم، بسم الله الرحمن الرحيم، وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3) ـ  وقل رب اغفر وارحم وأنت ارحم الراحمين

Sumber Khutbah Jum’at ini dipublikasi pada https://jatim.nu.or.id/ 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mimbar Islam

Siapkah Anda Menghadapi Kematian ? Berikut Cermah Singkatnya

Published

on

By

Siapkah Anda Menghadapi Kematian ? Berikut Cermah Singkatnya

Gencil News- Kematian merupakan hal yang pasti bagi setiap insan yang hidup dimuka bumi. Kematian juga tidak bisa ditebak kapan akan datang. Sebab ia tak melihat umur, profesi maupun lainnya.

Berikut ini ceramah singkatnya :

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahirrabil alamin, wabihinasta’inu waala umuridunya waddin, asyhaduala ilaahailallah wahdahula syarikalah waasyhaduana Muhammadan abduhu warasuluhu laa nabiya ba’da.

Puji dan syukur kepada Allah SWT dan Tuhan Semesta Alam. Dialah maha dari segala maha yang menghidupkan juga mematikan manusia, dan yang menguasai hari pembalasan. Tiada sekutu bagi Allah karena hanya ada Allah semata.

Semoga selalu tercurahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW. Atas perjuangan beliau, keluarga, dan para sahabat yang mengantarkan umat manusia dari zaman jahiliyah atau kebodohan, menuju ke zaman yang dipenuhi dengan ilmu pengetahuan, serta cahaya kebenaran.

Baca juga   Kunci Jawaban Kelas 3 SD, Cuaca Musim Dan Iklim

Di kesempatan kali ini, saya ingin menyampaikan ceramah dengan tema kematian yang merupakan perpisahan antara ruh dengan raga. Kematian akan mengantarkan manusia ke kehidupan yang abadi. Kematian juga akan memusnahkan segala nikmat yang manusia peroleh dan nikmati selama di dunia.

Hidup kita di dunia hanya sementara. Kehidupan di dunia diumpamakan menjadi seorang perantau yang merantau ke suatu tempat, dan di saat yang tepat akan kembali lagi ke tempat asalnya. Setelah ia mencari dan memperoleh bekal selama di tempat perantauan.

Baca juga   Berikut Ini Kunci Jawaban Games Tebak Gambar Level 11 Hingga 20

Manusia pun begitu, akan kembali menghadap kepada Allah SWT dengan membawa amal baik/buruk selama hidup di dunia. Kematian menjadi sebuah peristiwa yang sifatnya pasti. Pasti terjadi pada setiap manusia siapapun itu dan tanpa terkecuali. Semua makhluk bernyawa ciptaan Allah seperti manusia, jin, malaikat, hewan, dan juga setan akan mengalami kematian.

Seperti yang terdapat di dalam firman Allah pada surat Al Ankabut ayat 57 yaitu:

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” (Q.S. al-Ankabut : 57).

Surat tersebut memberi pemahaman kepada kita akan ruh dan raga yang akan berpisah walaupun waktu, kapan, di mana, dan bagaimana kematian itu tiba tak pernah diketahui. Semuanya menjadi rahasia Allah.

Baca juga   Gubernur Sutarmidji: Perlu Evaluasi Untuk Kemudahan Realisasi Anggaran

Demikianlah ceramah tentang kematian yang saya sampaikan ini, semoga mampu menjadi pengingat bagi kita semua. Terima kasih.

Hadanallahu waiyakum ajmain, wabillahi taufik wal hidayah, waridha wal inayyah, wassalamu alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Continue Reading

Mimbar Islam

Apa Alasan Manusia Diberi Sakit ? Ini Penjelasannya

Published

on

By

Apa Alasan Manusia Diberi Sakit ? Ini Penjelasannya

Gencil News- Sakit merupakan hal yang manusia rasakan. Biasanya dengan sakit manusia sedikit kecewa. Lalu apakah alasannya manusia diberi sakit oleh Allah antara takdir atau hukuman atas dosa?

Berikut ini penjelasan dari Buya Yahya mengenai sakit.

Setiap makhluk hidup yang ada di alam semesta ini pasti pernah mengalami sakit.

Sakit sebagai bentuk ujian bagi manusia agar dapat menggugurkan dosa-dosanya.

Selain itu, sakit pula bisa menjadi teguran bagi manusia karena telah lalai dan berpaling dari Sang Pencipta.

Akan tetapi, tidak ada sesuatu baik ujian dan musibah melainkan sudah atas kehendak Allah Ta’ala.

Baca juga   UEA Perkenalkan Astronaut Perempuan Arab Pertama

Lantas, apakah seorang hamba yang beriman mendapatkan musibah dari Allah SWT dengan suatu penyakit merupakan takdir atau dosa selama hidup?

Berikut ini penjelasan Buya Yahya yang dibagikan melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Buya Yahya menjelaskan dengan memahami tiga hal alasan Allah beri manusia sakit.

“Karena itulah perlu dipahami dari tiga hal ini. Yang pertama adalah Allah SWT akan mengampuni segala kesalahan kita yang pasti ada.”

“Karena Allah SWT, menganggap bahwa ini adalah hamba yang kucintai, tetapi ia punya dosa. Maka Allah SWT tidak mau menyiksanya nanti di akhirat. Maka Allah SWT timpakan musibah saat ini di dunia,” sambung Buya Yahya.

Hal ini dilakukan Allah SWT karena ingin membebaskan orang tersebut dari siksa di akhirat.

Baca juga   Wako Edi: Alhamdulillah Duplikasi Jembatan Kapuas I Memiliki Titik Terang

“Dan itu bukanlah aib, karena akan Allah SWT muliakan,” urainya.

“Yang kedua adalah mungkin anda seorang yang banyak beristighfar atau sudah habis dosanya karena sudah banyak istighfar. Kenapa orang tersebut ditimpakan musibah, karena disini jika anda tidak punya dosa. Maka Allah SWT akan mengangkat derajat anda dan inilah yang didambakan orang beriman,” lanjutnya.

“Jika bukan karena Allah mengangkat derajat seseorang. Maka yang ketiga Adalah Allah SWT akan berikan tabungan pahala yang berlipat-lipat,” tambahnya.

“Nanti orang-orang yang sakit ini di akhirat, ia akan merasa bingung mengapa mendapatkan pahala banyak,” ungkapnya.

“Artinya yang sakit diberi oleh Allah SWT akan diberi pahala. Tapi kuncinya adalah sabar dengan menyerahkan segalanya kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Baca juga   Berapa Banyak Jumlah Muslim di Amerika?

Perlu diketahui bahwa sesakit-sakitnya orang beriman di dunia, itu waktunya terbatas.

Tetapi orang kafir yang tidak punya iman, akan merasakan sakit nanti di alam barzah selama ratusan bahkan ribuan tahun, hingga nanti pada hari dibangkitkan di Padang Mahsyar dan masuk neraka yang tidak terbatas.

Semoga Allah SWT selalu memberi kesehatan, dan mengangkat semua yang ditimpakan musibah oleh Allah SWT.

Dengan diangkat derajatnya oleh Allah SWT dan diampuni dosanya oleh Allah SWT.

Continue Reading

Mimbar Islam

Ceramah Singkat Tentang Apa Itu Pergaulan Bebas

Published

on

By

Ceramah Singkat Tentang Apa Itu Pergaulan Bebas

Gencil News- Pada saat ini kita harus bisa menjaga pergaulan yang berada dilingkungan kita sendiri. Jangan sampai kita masuk dalam pergaulan bebas yang membuat kita rugi.

Berikut ini ada ceramah singkat untuk anda agar bisa menjadi referensi anda dalam menyampaikan dakwah.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Marilah kita panjatkan puji dan syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga dapat berkumpul di pagi hari ini untuk saling bersilaturahim.

Saya ucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan beberapa hal mengenai Pergaulan Bebas di kalangan remaja, karena yang sudah diketahui bahwa pergaulan bebas sudah menjadi masalah bagi masyarakat tentunya bagi kalangan remaja dan semoga yang sudah menjadi orang tua dapat menjaga anaknya dari pengaruh kenakalan remaja. 

Berikut uraian yang akan saya sampaikan.Hadirin yang terhormat.

Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja

Berbicara mengenai remaja, remaja adalah masa peralihan manusia dari  masa anak-anak menuju dewasa. Pada masa ini pula sering terjadi ketidakstabilan emosi yang tidak sehat. Emosi yang tidak terkendali ini pula mampu membuat mereka berkeinginan untuk mencoba sesuatu meskipun hal tersebut tidak sepantasnya untuk dilakukan. 

Mereka tidak lagi memperdulikan batasan yang sudah ditetapkan oleh agama, lingkungan sosial maupun hukum yang berlaku.Seperti yang sudah diketahui bahwa orang tua tidak bisa selalu dapat mengawasi anak dengan sepenuhnya, dan hanya dapat mengawasi ketika sedang berkumpul di rumah, mungkin saat kita kecil orang tua masih dapat mengawasi kita sepenuhnya.

Akan tetapi semua itu berubah saat kita mulai menginjak remaja dimana ruang lingkup sosial kita lebih luas, baik itu dari lingkungan sekolah atau lingkungan bermain apalagi ketika kita mulai merasa memiliki ketertarikan terhadap lawan jenis. Pada dasarnya itu merupakan ciri khas dari remaja yang hakikatnya berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, tanpa hakikat itu remaja tidak berkembang dengan semestinya sampai dengan saat ini. Apalagi jika sudah memiliki rasa ketertarikan muncul hawa nafsu seksual, hal itu mungkin bisa mendapat pahala jika nafsu itu disalurkan ketika sudah menikah, tetapi akan menjadi marabahaya jika dilakukan sebelum waktunya.

Baca juga   Gubernur Sutarmidji: Perlu Evaluasi Untuk Kemudahan Realisasi Anggaran

Apalagi jika lingkungan sekitar mendukung perbuatan yang melanggar norma tersebut, seperti dengan di saranai tempat, untuk berjudi, berzina, minuman keras, dan narkoba. Karena remaja saat ini sangat rentan sekali dengan meniru perbuatan tersebut padahal mereka sendiri mengetahui bahwa perbuatan tersebut berakibat buruk bagi mereka.

Oleh karena itu sangat diperlukan bagi remaja untuk mengikuti kegiatan yang mengarahkan pada hal yang positif. Dan kita harus menunjukkan perilaku yang baik seperti menjauhi teman yang membawa dampak negatif, tidak meminum alkohol, tidak merokok, dan tidak menggunakan obat-obatan terlarang. Hal itu dapat menghancurkan masa depan kita. 

Hadirin yang terhormat

Pergaulan saat ini cenderung menuju pada pergaulan bebas, dimana “bebas” yang dimaksud adalah melewati batas-batas norma yang ada. Karena itu, pergaulan bebas cenderung mengarah pada hal-hal yang negative, seperti seks bebas, mabuk-mabukan, tawuran serta penggunaan obat-obatan terlarang

Lemahnya iman dan kurangnya ilmu agama yang ditanamkan secara kuat bagi remaja juga dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya pergaulan bebas. Sesungguhnya  Islam telah mengatur etika pergaulan bagi remaja. Perilaku tersebut merupakan batasan-batasan yang dilandasi nilai-nilai agama. 

Oleh karena itu, sudah seharusnya para remaja memperhatikan dan melaksanakan etika-etika pergaulan dalam pandangan Islam untuk mencegah terjadinya sesuatu yang dilarang Allah SWT

Bentuk-Bentuk Pergaulan Bebas

Berbicara mengenai pergaulan bebas, tidaklah cukup jika kita hanya membahas mengenai seks,   karena ruang lingkup penyimpangan yang terjadi di dalam pergaulan bebas sangatlah luas. 

Contohnya banyaknya remaja masa kini yang turut mengikuti temannya menjadi anak jalanan atau yang biasa di sebut dengan “punk” . Hal ini juga merupakan pergaulan bebas yang sangat berbahaya, karena jika seorang remaja sudah menjadi anak jalanan maka penyimpangan yang mereka lakukan akan bertambah luas.

Baca juga   Segerakan Bayar Hutang Puasa Ramadhan sebelum Bulan Sya'ban Habis

Mereka bisa saja untuk mulai mencoba meminum minuman keras, merokok, narkoba bahkan tawuran yang bisa membuat mereka kehilangan nyawanya. 

Tentulah hal tersebut sangatlah miris untuk dilihat. Mereka hanya merugikan dirinya sendiri dan mempermalukan nama keluarganya. Tentulah peran orang tua sangatlah penting dalam menjaga anaknya, bagaimana cara mereka bisa merangkul anaknya agar tidak terjerumus kedalam pergaulan bebas.

Tidak mau kalah, internet pun juga ikut andil dalam pengaruh pergaulan bebas. Internet menjadi pengaruh terbesar dalam pergaulan bebas di kalangan remaja.

Anak yang masih dalam tahap tumbuh menjadi seorang remaja pasti memiliki rasa keingintahuan yang besar. 

Mereka bisa saja membuka situs terlarang ataupun melihat vidio yang seharusnya tidak mereka lihat sehingga menimbulkan rasa keinginan untuk mencoba yang menyebabkan mereka terjerumus kedalam perilaku yang menyimpang.

Sebenarnya tidak ada yang salah mengenai internet jikalau kita menggunakannya dengan bijak. 

Tapi, alangkah baiknya dalam penggunaan internet terutama saat anak mulai menginjak remaja sebaiknya anak dibimbing atau diawasidalam menggunakan  agar tidak sampai mengakses konten negatif yang dapat mempengaruhi mereka untuk terjerumus ke dalam lembah hitam pergaulan bebas.

Hadirin yang terhormat

Remaja sendiri merupakan tonggak bagi bangsa untuk kedepannya, mereka akan menjadi pemimpin bagi bangsa. 

Apa jadinya kalau para remaja tersebut terjerumus ke pergaulan bebas dan merusak masa depannya, maka dengan otomatis negara kita juga akan kehilangan bibit – bibit unggul untuk pemimpin mereka di masa depan. 

Baca juga   Muslim di Berlin Ikuti Tes COVID Sebelum Salat Jumat

Sebagai generasi muda, kita sangat diperlukan dalam pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju. Tidak ada gunanya kita melakukan hal-hal yang tidak baik tersebut, hal tersebut tidak akan menimbulkan kebaikan tapi hanya memberikan malapetaka.

Marilah kita menyadari tugas dan tanggung jawab sebagai generasi muda untuk membangun negara yang lebih baik.

Solusi Mengatasi Pergaulan Bebas

Sebagai orang yang beragama kita harus menjauhkan segala sesuatu yang dapat menjerumuskan kita dengan membatasi pergaulan kita. Bagaimana semestinya kita dalam bergaul. Serta etika pergaulan yang harus selalu kita jaga. 

Pergaulan harus dapat kita batasi agar kita bisa membedakan mana yang diluar batas dan mana yang wajar.

Jangan membiarkan diri kita larut dalam hal yang menyimpang. Mari terus membuka mata hati kita bahwa tidak semua dari apa yang kita lihat pantas untuk kita lakukan.
Remaja sangat rentan terhadap ancaman pergaulan bebas, peran orang tua, lingkungan, dan orang yang dekat sangat dibutuhkan, maka dari itu kita harus terbuka kepada orang lain, tidak ada alasan yang membuat kita tetap berada dalam pergaulan bebas.

Bagi kalian para remaja yang sudah terjebak di pergaulan bebas, segeralah keluar dari lubang hitam tersebut, karena bisa mempengaruhi masa depan yang telah kamu rencanakan. Memang tidak mudah membangun kembali hal yang telah rusak, tetapi selalu ingatlah pepatah “lebih baik terlambat daripada tidak”.

Sekian uraian yang dapat saya sampaikan mengenai ceramah pergaulan bebas di kalangan remaja. Bukan maksud saya untuk menggurui, tapi adakalanya kita sebagai manusia harus saling mengingatkan agar kita dapat terselamatkan dari hal-hal yang tidak diinginkan. 
Apabila ada tutur kata yang tidak berkenan, saya mohon maaf. Atas perhatiannya, terimakasih saya ucapkan.

Wallahul Muwaffieq Illa Aqwamith Thorieq. Wassalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh.

Continue Reading

Mimbar Islam

Sholat Itu Wajib! Berikut Ceramah Singkatnya

Published

on

By

Sholat Itu Wajib! Berikut Ceramah Singkatnya

Gencil News- Sholat merupakan kewajiban bagi umat muslim setiap harinya. Yang mana amalan sholat ini merupakan hal yang ditanyakan terlebih dahulu nantinya.

Berikut ini penjelasannya mengenai sholat dalam bentuk ceramah singkat :

Contoh Ceramah 1

Assalamu’alaikum wr. wb.

Alhamdulillah alhamdulillahirabbil’alamin, wabihinasta’in, wa’ala umridun ya wad din, wassholatu wassalamu’ala asrafil ambiyai, wamursalin, wa’ala alihi washahbihi ajma’in ‘ama ba’du.

Segala puji bagi Allah SWT, yang begitu banyak memberikan kita kenikmatan, terutama nikman iman, islam dan nikmat kesehatan.

Shalawat dan salam tercurahkan kepada baginda besar Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa kita dari zaman kegelapan, kejalan yang terang bederang, dan membawa kita kejalan yang benar.

Yang terhormat…….. dan kawan-kawanku semua yang Inshaa Allah diridhai dan dirahmati oleh Allah SWT. Aamiin. Pada kesempatan ini, saya ingin berceramah yang bertema “Pentingnya Shalat”.

Shalat hukumnya wajib, bagi setiap orang islam yang telang memenuhi syarat, baik laki-laki maupun perempuan, terkecuali orang gila, anak kecil yang belum baligh, dan wanita yang sedang haid atau nifas. Shalat juga merupakan tugas bagi setiap umat islam yang ada didunia ini, dan juga merupakan tiang agama, seperti rumah yang tidak ada tiangnya maka rumah itu akan roboh.

Perintah shalat sendiri merupakan perintah yang disampaikan langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Hal ini seperti yang dituangkan dalam Al-Qur’an, yang artinya: “Maka dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya, atas orang-orang yang  beriman” (QS.AN-NISA : 103).

Baca juga   Ria Norsan Bagikan 500 Paket Sembako Untuk Dhuafa

Teman-temanku yang dirahmati oleh Allah SWT.

Begitu pentingnya Rasul menegaskan kalu pembeda antara muslim dan kafir adalah shalat. Hal ini seperti yang tertuang dalam haditsnya, yang artinya: Dari Jabir RA. Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Batasan antara seorang muslim dan kafir adalah meninggalkan shalat”(HR Muslim).

Adapun dosa-dosa meninggalkan shalat.

Meninggalkan shalat fardhu itu hukumnya berdosa, dosanya dosa besar, diantaranya adalah:

  1. Satu kali meninggalkan shalat subuh, dosanya itu sama saja seperti masuk neraka selama diakhirat, itu baru diakhirat, bahkan sama saja masuk neraka selama 6000 tahun didunia.
  2. Satu kali meninggalkan shalat dzuhur, dosanya itu sama saja seperti membunuh 1000 umat islam.
  3. Satu kali meninggalkan shalat ashar, dosanya itu sama saja seperti menghancurkan ka’bah.
  4. Satu kali meninggalkan shalat maghrib, dosanya itu sama saja sepertiberzina dengan orangtua kita sendiri.
  5. Satu kali meninggalkan shalat isya, dosanya itu sama saja seperti selama hidupnya dan apa saja yang dia lakukan didunia tidak diridhai oleh Allah SWT.

Na’uzubillah min zalik.

Semoga kita semua selalu menjagaa shalat kita ya, aamiin.

Demikianlah ceramah yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, mudah-mudahan berkenan dihati kalian semua, aamiin. Terima kasih atas segala perhatiannya dan mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafannya saya.

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Baca juga   Contoh Ceramah Singkat Tentang Pendidikan

Contoh Ceramah 2

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sodara-sodara muslim saya yang berbahagia, berjumpa kembali dalam tulisan blog saya. Kali ini saya ingin membagi ilmu kembali dengan kalian semua. Ilmu yang akan saya bagi ini saya dapatkan dari ceramah dan kajian singkat dari Ustadz Umar Al-Fanani. Dengan bahasan “Jangan Lalaikan Sholat Berjamaah”.

Baiklah berikut intisari dari ceramah beliau :

Sholat berjamaah merupakan salah satu keutamaan yang sangat luar biasa dalam agama islam. Bahkan sholat berjamaah adalah ibadah yang sangat yang ditekankan dalam agama, bahkan mendapatkan posisi paling depan disisi Allah dan Rasulullah SAW.

Nabi Muhammad SAW bersabda :

مَا مِنْ ثَلَاثَةٍ فِي قَرْيَةٍ وَلَا بَدْوٍ لَا تُقَامُ فِيهِمْ الصَّلَاةُ إِلَّا قَدْ اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمْ الشَّيْطَانُ فَعَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَةِ فَإِنَّمَا يَأْكُلُ الذِّئْبُ الْقَاصِيَةَ

Artinya : “Tidaklah ada tiga orang dalam satu perkampungan atau pedalaman tidak ditegakkan pada mereka shalat, kecuali Syaithan akan menguasainya. Berjama’ahlah kalian, karena serigala hanya memangsa kambing yang sendirian.”

Kemudian jika kita sholat secara berjamaah tentunya terdapat banyak sekali keutamaan daripada kita sholat secara sendirian.Salah satunya jika kita sholat secara berjamaah maka shalat kita secara berjamaah akan lebih utama 27 derajat dibandingkan dengan sholat sendirian.

Dari Abdullah bin Umar  radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

Baca juga   Mendagri: Proses Pemilu & Pilkada 2024 Perlu Dipersingkat

صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلَاةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

“Shalat berjamaah itu lebih utama daripada shalat sendirian dengan 27 derajat.”

Bahkan jika dalam sholat isya dan subuh kita lakukan secara berjamaah maka akan ada kelebihan lagi seperti hadist yang diriwayatkan oleh An-Nawawi rahimahullah menyebutkan dalam Syarh Shahih Muslim, bab “Keutamaan Shalat Isya dan Subuh dengan Berjamaah”, dari ‘Utsman bin Affan  radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ كَانَ كَقِيَامِ نِصْفِ لَيْلَةٍ وَمَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ وَالْفَجْرَ فِي جَمَاعَةٍ كَانَ كَقِيَامِ لَيْلَةٍ

“Barang siapa shalat isya dengan berjamaah, pahalanya seperti shalat setengah malam. Barang siapa shalat isya dan subuh dengan berjamaah, pahalanya seperti shalat semalam penuh.” (Syarh al-Bukhari, al-‘Utsaimin, 3/62, Fathul Bari, 2/154—157).

Jadi kesimpulan dari hadist-hadist yang telah kita baca diatas tentu saja sholat secara berjamaah lebih utama dibandingkan kita sholat secara munfarid.

Seharusnya kita menyesal jika sampai-sampai saja kita tertinggal sholat berjamaah. Bukankah kita semua ingin menjadi hamba yang benar-benar bertaqwa kepada Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita selalu menjaga dan berusaha agar selalu dapat menunaikan sholat secara berjamaah seperti yang disabdakan oleh Nabi Agung Muhammad SAW.

Akhir kata, itulah sedikit ilmu yang dapat saya bagikan. Mohon maaf apabila terdapat kata-kata yang salah. Semoga kita semua dalam perlindungan Allah SWT.

Jazakallah Khairan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING