Saudaraku Jagalah Wudhumu serta Sholatlah dengannya
Connect with us

Mimbar Islam

Saudaraku Jagalah Wudhumu serta Sholatlah dengannya!

Published

on

Saudaraku Jagalah Wudhumu serta Sholatlah dengannya

GENCIL NEWS – Saudaraku jagalah wudhumu serta sholatlah dengannya! Dalam sebuah hadits yang shohih, dari Abu Huroiroh rodhiyallohu anhu, Rosȗlulloh shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah bertanya kepada sahabat beliau yang mulia, Bilal bin Robah rodhiyallohu anhu ketika sholat Shubuh:

 يَا بِلَالُ حَدِّثْنِي بِأَرْجَى عَمَلٍ عَمِلْتَهُ فِي الْإِسْلَامِ فَإِنِّي سَمِعْتُ دَفَّ نَعْلَيْكَ بَيْنَ يَدَيَّ فِي الْجَنَّةِ قَالَ مَا عَمِلْتُ عَمَلًا أَرْجَى عِنْدِي أَنِّي لَمْ أَتَطَهَّرْ طُهُورًا فِي سَاعَةِ لَيْلٍ أَوْ نَهَارٍ إِلَّا صَلَّيْتُ بِذَلِكَ الطُّهُورِ مَا كُتِبَ لِي أَنْ أُصَلِّيَ 

“Wahai Bilal, ceritakanlah kepadaku, amal sholih apa yang kamu kerjakan dan paling diharapkan manfaatnya (di sisi Alloh Azza wa Jalla ) di dalam Islam?

Karena sesungguhnya aku mendengar suara sandalmu berada di depanku di dalam Surga (yaitu beliau melihat dan mendengar langkah kaki Bilal, dalam mimpi beliau ketika tidur malam saat itu, edt.).”

Maka Bilal rodhiyallohu anhu berkata : 

“Tidaklah aku mengamalkan suatu amal sholih dalam Islam yang paling aku harapkan manfaatnya bagiku (di sisi Alloh), melainkan amalan ini, yaitu tidaklah aku berwudhu dengan sempurna pada waktu malam atau siang, kecuali aku mengerjakan shalat dengan wudhu itu, sesuai dengan apa yang ditetapkan Allâh bagiku untuk aku kerjakan.” 

(HR. Imam Al-Bukhori (1/386) dan Imam Muslim (no. 2458) ) 

Catatan :

1. Hadits yang agung ini menjelaskan betapa besar keutamaan orang yang selalu menjaga wudhunya, dengan selalu memperbaharuinya setiap kali batal.

Dan juga menunjukkan keutamaan mengerjakan sholat sunnah setelah berwudhu tersebut.

Baca juga   Pentingnya Menjaga Lisan Menurut Al-Qur'an Dan Hadits

Mengapa demikiian?

Ya, karena hal itu termasuk sebab yang bisa memudahkan orang tersebut untuk masuk surga dengan rahmat dan karunia Alloh Azza wa Jalla.

Al-Imam Al-Bukhori rohimahulloh mencantumkan hadits ini dalam kitab Shohih-nya dalam Bab : “Keutamaan Selalu Berwudhu Di Waktu Malam Dan Siang, Serta Keutamaan Shalat (Sunnah) Setelah Berwudhu Di Waktu Malam Dan Siang terebut.” ( lihat : Shohih Al-Bukhâri (1/385) )

Disebutkan dalam riwayat lainnya dari Buroidah bin Al-Hushoib rodhiyallohu anhu, bahwa Bilal rodhiyallohu anhu berkata kepada Rasȗlullȃh Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Wahai Rasȗlullȃh ! Tidaklah aku melakukan perbuatan dosa, kecuali aku melaksanakan shalat dua rakaat (untuk bertaubat kepada Alloh ta’ala). Dan tidaklah aku ditimpa hadats (sesuatu yang membatalkan wudhu), kecuali aku segera berwudhu pada waktu itu.” 

Maka Rosȗlulloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Karena amal sholih inilah (kamu mendapatkan balasan yang tinggi tersebut).” 

(HR. At-Tirmidzi (5/620), Ahmad (5/360), Ibnu Khuzaimah (2/213) dan Al-Hakim (1/457), dinyatakan shahih oleh Imam at-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, Al-Hakim dan juga Syaikh Al-Albani rohimahumulloh).

2. Subhanalloh…. Di dalam hadits yang mulia tersebut di atas, memberikan banyak faedah (pelajaran berharga) bagi kita sekalian. Diantaranya adalah sebagai berikut:

a. Bahwa mimpi para Nabi alaihis sholatu was salam itu adalah wahyu dari Alloh ta’ala, dan pasti benar-benar akan terjadi. 

Termasuk yang dilihat Nabi Muhammad shollallohu alaihi wa sallam dalam mimpi beliau tersebut di atas.

Sebagaimana hal itu dinyatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam kitab beliau Majmu’ Al-Fatȃwa (17/532), dan juga murid beliau, Al-Imam Ibnul Qoyyim rohimahulloh dalam kitabnya Roudhotul Muhibbȋn hal. 352).

Baca juga   Andi Dhirgam Charnova: Kita Banyak Interaksi, jadi Harus Vaksinasi

b. Anjuran untuk selalu menjaga kesucian dan menjaga wudhu (agar tidak batal), baik di waktu siang ataupun malam hari. 

Hal itu karena orang yang selalu menjaga wudhunya, maka dia akan melewati siang harinya dalam keadaan suci, dan juga melewati malamnya dalam keadaan suci, sehingga dia terus menerus selalu di atas kebaikan. 

(lihat : Syarh Riyȃdhis Sholihȋn (2/312), karya Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rohimahulloh)

c. Anjuran untuk mengerjakan sholat sunnah setelah berwudhu, supaya wudhu tersebut tidak luput dari tujuannya (yakni untuk menunaikan sholat dengannya)

Dan di dalam mengerjakan sholat sunnah setelah berwudhu ini, boleh dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam, meskipun mungkin berbenturan dengan waktu-waktu yang dilarang untuk sholat sunnah. 

Mengapa demikian?

Ya, hal itu karena sholat sunnah yang dilakukan setelah berwudhu adalah sholat sunnah yang ada sebabnya, sehingga bersifat mutlak, boleh dilakukan kapan saja, wallohu a’lam.

Sebagaimana hal itu dinyatakan oleh Al-Imam An-Nawawi rohimahulloh dalam Syarh Shohih Muslim (16/13), dan juga yang dikuatkan oleh Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rohimahulloh.

d. Hadits tersebut di atas juga menunjukkan, keutamaan amal-amal sholih yang dilakukan secara rahasia (sembunyi-sembunyi, tidak diketahui oleh banyak orang). 

Hal itu lebih baik dan lebih utama, daripada amal sholih yang dilakukan secara terang-terangan.  

e. Menunjukkan keutamaan dan tingginya kedudukan Bilal bin Robah rodhiyallohu anhu, di sisi Alloh ta’ala dan Rosul-Nya shollallohu alaihi wa sallam. 

Baca juga   Hidangan Minimal yang Diperbolehkan untuk Meraih Pahala Memberi Makan Orang Berpuasa

Yakni, beliau termasuk salah satu sahabat Nabi yang dijamin kelak akan masuk surga. 

f. Bahwa perbuatan yang dilakukan oleh seorang sahabat Nabi, dan tidak diingkari atau tidak dilarang oleh Nabi Muhammad shollallohu alaihi wa sallam, adalah termasuk dalam Sunnah (tuntunan atau petunjuk) yang disyari’atkan dalam agama Islam.

Hal itu karena tidak mungkin Nabi shollallohu alaihi wa sallam membiarkan kekeliruan atau kesalahan yang dilakukan oleh Sahabat beliau. 

Sehingga, apa yang dibiarkan oleh Nabi shollallohu alaihi wa sallam dari amalan perbuatan para sahabat beliau adalah termasuk Sunnah (tuntunan atau petunjuk) Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam, yang dikenal dengan istilah Sunnah Taqririyyah (yakni yang berupa persetujuan Nabi atas apa yang diamalkan oleh para Sahabat beliau). 

Wallohu a’lamu bis showab!  

Demikianlah beberapa faedah (pelajaran berharga) yang bisa kita ambil dari hadits yang mulia tersebut di atas. Dan sebenarnya masih banyak yang lainnya.

Intinya, disunnahkan bagi kita semua untuk senantiasa menjaga kesucian diri kita dengan berwudhu. 

Dan lebih bagus lagi, jika setiap kali kita berwudhu, hendaknya kita sholat sunnah dengan wudhu tersebut. 

Semoga dengan begitu, kita akan bisa meraih keutamaan dan pahala yang sangat besar di sisi Alloh, insya Alloh ta’ala.

Semoga pula uraian yang ringkas ini bermanfaat bagi kita semuanya, aamiin. 

Allohu yubaarik fiikum. (Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mimbar Islam

Siapkah Anda Menghadapi Kematian ? Berikut Cermah Singkatnya

Published

on

By

Siapkah Anda Menghadapi Kematian ? Berikut Cermah Singkatnya

Gencil News- Kematian merupakan hal yang pasti bagi setiap insan yang hidup dimuka bumi. Kematian juga tidak bisa ditebak kapan akan datang. Sebab ia tak melihat umur, profesi maupun lainnya.

Berikut ini ceramah singkatnya :

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahirrabil alamin, wabihinasta’inu waala umuridunya waddin, asyhaduala ilaahailallah wahdahula syarikalah waasyhaduana Muhammadan abduhu warasuluhu laa nabiya ba’da.

Puji dan syukur kepada Allah SWT dan Tuhan Semesta Alam. Dialah maha dari segala maha yang menghidupkan juga mematikan manusia, dan yang menguasai hari pembalasan. Tiada sekutu bagi Allah karena hanya ada Allah semata.

Semoga selalu tercurahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW. Atas perjuangan beliau, keluarga, dan para sahabat yang mengantarkan umat manusia dari zaman jahiliyah atau kebodohan, menuju ke zaman yang dipenuhi dengan ilmu pengetahuan, serta cahaya kebenaran.

Baca juga   Berikut Soal Dan Kunci Jawaban Kelas 5 SD Tema 3 Halaman 71-78

Di kesempatan kali ini, saya ingin menyampaikan ceramah dengan tema kematian yang merupakan perpisahan antara ruh dengan raga. Kematian akan mengantarkan manusia ke kehidupan yang abadi. Kematian juga akan memusnahkan segala nikmat yang manusia peroleh dan nikmati selama di dunia.

Hidup kita di dunia hanya sementara. Kehidupan di dunia diumpamakan menjadi seorang perantau yang merantau ke suatu tempat, dan di saat yang tepat akan kembali lagi ke tempat asalnya. Setelah ia mencari dan memperoleh bekal selama di tempat perantauan.

Baca juga   Inilah Diantara Dosa Besar setelah Kesyirikan

Manusia pun begitu, akan kembali menghadap kepada Allah SWT dengan membawa amal baik/buruk selama hidup di dunia. Kematian menjadi sebuah peristiwa yang sifatnya pasti. Pasti terjadi pada setiap manusia siapapun itu dan tanpa terkecuali. Semua makhluk bernyawa ciptaan Allah seperti manusia, jin, malaikat, hewan, dan juga setan akan mengalami kematian.

Seperti yang terdapat di dalam firman Allah pada surat Al Ankabut ayat 57 yaitu:

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” (Q.S. al-Ankabut : 57).

Surat tersebut memberi pemahaman kepada kita akan ruh dan raga yang akan berpisah walaupun waktu, kapan, di mana, dan bagaimana kematian itu tiba tak pernah diketahui. Semuanya menjadi rahasia Allah.

Baca juga   Terendam Banjir 5 Pekan, SMA Negeri 1 Sepauk Alami Sejumlah Kerugian

Demikianlah ceramah tentang kematian yang saya sampaikan ini, semoga mampu menjadi pengingat bagi kita semua. Terima kasih.

Hadanallahu waiyakum ajmain, wabillahi taufik wal hidayah, waridha wal inayyah, wassalamu alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Continue Reading

Mimbar Islam

Apa Alasan Manusia Diberi Sakit ? Ini Penjelasannya

Published

on

By

Apa Alasan Manusia Diberi Sakit ? Ini Penjelasannya

Gencil News- Sakit merupakan hal yang manusia rasakan. Biasanya dengan sakit manusia sedikit kecewa. Lalu apakah alasannya manusia diberi sakit oleh Allah antara takdir atau hukuman atas dosa?

Berikut ini penjelasan dari Buya Yahya mengenai sakit.

Setiap makhluk hidup yang ada di alam semesta ini pasti pernah mengalami sakit.

Sakit sebagai bentuk ujian bagi manusia agar dapat menggugurkan dosa-dosanya.

Selain itu, sakit pula bisa menjadi teguran bagi manusia karena telah lalai dan berpaling dari Sang Pencipta.

Akan tetapi, tidak ada sesuatu baik ujian dan musibah melainkan sudah atas kehendak Allah Ta’ala.

Baca juga   Vaksinasi Di Landak Terhenti, Data Aplikasi Dan Lapangan Tidak Sinkron

Lantas, apakah seorang hamba yang beriman mendapatkan musibah dari Allah SWT dengan suatu penyakit merupakan takdir atau dosa selama hidup?

Berikut ini penjelasan Buya Yahya yang dibagikan melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Buya Yahya menjelaskan dengan memahami tiga hal alasan Allah beri manusia sakit.

“Karena itulah perlu dipahami dari tiga hal ini. Yang pertama adalah Allah SWT akan mengampuni segala kesalahan kita yang pasti ada.”

“Karena Allah SWT, menganggap bahwa ini adalah hamba yang kucintai, tetapi ia punya dosa. Maka Allah SWT tidak mau menyiksanya nanti di akhirat. Maka Allah SWT timpakan musibah saat ini di dunia,” sambung Buya Yahya.

Hal ini dilakukan Allah SWT karena ingin membebaskan orang tersebut dari siksa di akhirat.

Baca juga   WNI Terpilih Sebagai Jemaah Haji, Ungkapkan "Pelayanannya Luar Biasa"

“Dan itu bukanlah aib, karena akan Allah SWT muliakan,” urainya.

“Yang kedua adalah mungkin anda seorang yang banyak beristighfar atau sudah habis dosanya karena sudah banyak istighfar. Kenapa orang tersebut ditimpakan musibah, karena disini jika anda tidak punya dosa. Maka Allah SWT akan mengangkat derajat anda dan inilah yang didambakan orang beriman,” lanjutnya.

“Jika bukan karena Allah mengangkat derajat seseorang. Maka yang ketiga Adalah Allah SWT akan berikan tabungan pahala yang berlipat-lipat,” tambahnya.

“Nanti orang-orang yang sakit ini di akhirat, ia akan merasa bingung mengapa mendapatkan pahala banyak,” ungkapnya.

“Artinya yang sakit diberi oleh Allah SWT akan diberi pahala. Tapi kuncinya adalah sabar dengan menyerahkan segalanya kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Baca juga   Pentingnya Menjaga Lisan Menurut Al-Qur'an Dan Hadits

Perlu diketahui bahwa sesakit-sakitnya orang beriman di dunia, itu waktunya terbatas.

Tetapi orang kafir yang tidak punya iman, akan merasakan sakit nanti di alam barzah selama ratusan bahkan ribuan tahun, hingga nanti pada hari dibangkitkan di Padang Mahsyar dan masuk neraka yang tidak terbatas.

Semoga Allah SWT selalu memberi kesehatan, dan mengangkat semua yang ditimpakan musibah oleh Allah SWT.

Dengan diangkat derajatnya oleh Allah SWT dan diampuni dosanya oleh Allah SWT.

Continue Reading

Mimbar Islam

Ceramah Singkat Tentang Apa Itu Pergaulan Bebas

Published

on

By

Ceramah Singkat Tentang Apa Itu Pergaulan Bebas

Gencil News- Pada saat ini kita harus bisa menjaga pergaulan yang berada dilingkungan kita sendiri. Jangan sampai kita masuk dalam pergaulan bebas yang membuat kita rugi.

Berikut ini ada ceramah singkat untuk anda agar bisa menjadi referensi anda dalam menyampaikan dakwah.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Marilah kita panjatkan puji dan syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga dapat berkumpul di pagi hari ini untuk saling bersilaturahim.

Saya ucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan beberapa hal mengenai Pergaulan Bebas di kalangan remaja, karena yang sudah diketahui bahwa pergaulan bebas sudah menjadi masalah bagi masyarakat tentunya bagi kalangan remaja dan semoga yang sudah menjadi orang tua dapat menjaga anaknya dari pengaruh kenakalan remaja. 

Berikut uraian yang akan saya sampaikan.Hadirin yang terhormat.

Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja

Berbicara mengenai remaja, remaja adalah masa peralihan manusia dari  masa anak-anak menuju dewasa. Pada masa ini pula sering terjadi ketidakstabilan emosi yang tidak sehat. Emosi yang tidak terkendali ini pula mampu membuat mereka berkeinginan untuk mencoba sesuatu meskipun hal tersebut tidak sepantasnya untuk dilakukan. 

Mereka tidak lagi memperdulikan batasan yang sudah ditetapkan oleh agama, lingkungan sosial maupun hukum yang berlaku.Seperti yang sudah diketahui bahwa orang tua tidak bisa selalu dapat mengawasi anak dengan sepenuhnya, dan hanya dapat mengawasi ketika sedang berkumpul di rumah, mungkin saat kita kecil orang tua masih dapat mengawasi kita sepenuhnya.

Akan tetapi semua itu berubah saat kita mulai menginjak remaja dimana ruang lingkup sosial kita lebih luas, baik itu dari lingkungan sekolah atau lingkungan bermain apalagi ketika kita mulai merasa memiliki ketertarikan terhadap lawan jenis. Pada dasarnya itu merupakan ciri khas dari remaja yang hakikatnya berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, tanpa hakikat itu remaja tidak berkembang dengan semestinya sampai dengan saat ini. Apalagi jika sudah memiliki rasa ketertarikan muncul hawa nafsu seksual, hal itu mungkin bisa mendapat pahala jika nafsu itu disalurkan ketika sudah menikah, tetapi akan menjadi marabahaya jika dilakukan sebelum waktunya.

Baca juga   Andi Dhirgam Charnova: Kita Banyak Interaksi, jadi Harus Vaksinasi

Apalagi jika lingkungan sekitar mendukung perbuatan yang melanggar norma tersebut, seperti dengan di saranai tempat, untuk berjudi, berzina, minuman keras, dan narkoba. Karena remaja saat ini sangat rentan sekali dengan meniru perbuatan tersebut padahal mereka sendiri mengetahui bahwa perbuatan tersebut berakibat buruk bagi mereka.

Oleh karena itu sangat diperlukan bagi remaja untuk mengikuti kegiatan yang mengarahkan pada hal yang positif. Dan kita harus menunjukkan perilaku yang baik seperti menjauhi teman yang membawa dampak negatif, tidak meminum alkohol, tidak merokok, dan tidak menggunakan obat-obatan terlarang. Hal itu dapat menghancurkan masa depan kita. 

Hadirin yang terhormat

Pergaulan saat ini cenderung menuju pada pergaulan bebas, dimana “bebas” yang dimaksud adalah melewati batas-batas norma yang ada. Karena itu, pergaulan bebas cenderung mengarah pada hal-hal yang negative, seperti seks bebas, mabuk-mabukan, tawuran serta penggunaan obat-obatan terlarang

Lemahnya iman dan kurangnya ilmu agama yang ditanamkan secara kuat bagi remaja juga dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya pergaulan bebas. Sesungguhnya  Islam telah mengatur etika pergaulan bagi remaja. Perilaku tersebut merupakan batasan-batasan yang dilandasi nilai-nilai agama. 

Oleh karena itu, sudah seharusnya para remaja memperhatikan dan melaksanakan etika-etika pergaulan dalam pandangan Islam untuk mencegah terjadinya sesuatu yang dilarang Allah SWT

Bentuk-Bentuk Pergaulan Bebas

Berbicara mengenai pergaulan bebas, tidaklah cukup jika kita hanya membahas mengenai seks,   karena ruang lingkup penyimpangan yang terjadi di dalam pergaulan bebas sangatlah luas. 

Contohnya banyaknya remaja masa kini yang turut mengikuti temannya menjadi anak jalanan atau yang biasa di sebut dengan “punk” . Hal ini juga merupakan pergaulan bebas yang sangat berbahaya, karena jika seorang remaja sudah menjadi anak jalanan maka penyimpangan yang mereka lakukan akan bertambah luas.

Baca juga   Inilah Diantara Dosa Besar setelah Kesyirikan

Mereka bisa saja untuk mulai mencoba meminum minuman keras, merokok, narkoba bahkan tawuran yang bisa membuat mereka kehilangan nyawanya. 

Tentulah hal tersebut sangatlah miris untuk dilihat. Mereka hanya merugikan dirinya sendiri dan mempermalukan nama keluarganya. Tentulah peran orang tua sangatlah penting dalam menjaga anaknya, bagaimana cara mereka bisa merangkul anaknya agar tidak terjerumus kedalam pergaulan bebas.

Tidak mau kalah, internet pun juga ikut andil dalam pengaruh pergaulan bebas. Internet menjadi pengaruh terbesar dalam pergaulan bebas di kalangan remaja.

Anak yang masih dalam tahap tumbuh menjadi seorang remaja pasti memiliki rasa keingintahuan yang besar. 

Mereka bisa saja membuka situs terlarang ataupun melihat vidio yang seharusnya tidak mereka lihat sehingga menimbulkan rasa keinginan untuk mencoba yang menyebabkan mereka terjerumus kedalam perilaku yang menyimpang.

Sebenarnya tidak ada yang salah mengenai internet jikalau kita menggunakannya dengan bijak. 

Tapi, alangkah baiknya dalam penggunaan internet terutama saat anak mulai menginjak remaja sebaiknya anak dibimbing atau diawasidalam menggunakan  agar tidak sampai mengakses konten negatif yang dapat mempengaruhi mereka untuk terjerumus ke dalam lembah hitam pergaulan bebas.

Hadirin yang terhormat

Remaja sendiri merupakan tonggak bagi bangsa untuk kedepannya, mereka akan menjadi pemimpin bagi bangsa. 

Apa jadinya kalau para remaja tersebut terjerumus ke pergaulan bebas dan merusak masa depannya, maka dengan otomatis negara kita juga akan kehilangan bibit – bibit unggul untuk pemimpin mereka di masa depan. 

Baca juga   Naik Spead Boat, Wagub Kalbar Serahkan Bantuan Untuk Korban Sintang

Sebagai generasi muda, kita sangat diperlukan dalam pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju. Tidak ada gunanya kita melakukan hal-hal yang tidak baik tersebut, hal tersebut tidak akan menimbulkan kebaikan tapi hanya memberikan malapetaka.

Marilah kita menyadari tugas dan tanggung jawab sebagai generasi muda untuk membangun negara yang lebih baik.

Solusi Mengatasi Pergaulan Bebas

Sebagai orang yang beragama kita harus menjauhkan segala sesuatu yang dapat menjerumuskan kita dengan membatasi pergaulan kita. Bagaimana semestinya kita dalam bergaul. Serta etika pergaulan yang harus selalu kita jaga. 

Pergaulan harus dapat kita batasi agar kita bisa membedakan mana yang diluar batas dan mana yang wajar.

Jangan membiarkan diri kita larut dalam hal yang menyimpang. Mari terus membuka mata hati kita bahwa tidak semua dari apa yang kita lihat pantas untuk kita lakukan.
Remaja sangat rentan terhadap ancaman pergaulan bebas, peran orang tua, lingkungan, dan orang yang dekat sangat dibutuhkan, maka dari itu kita harus terbuka kepada orang lain, tidak ada alasan yang membuat kita tetap berada dalam pergaulan bebas.

Bagi kalian para remaja yang sudah terjebak di pergaulan bebas, segeralah keluar dari lubang hitam tersebut, karena bisa mempengaruhi masa depan yang telah kamu rencanakan. Memang tidak mudah membangun kembali hal yang telah rusak, tetapi selalu ingatlah pepatah “lebih baik terlambat daripada tidak”.

Sekian uraian yang dapat saya sampaikan mengenai ceramah pergaulan bebas di kalangan remaja. Bukan maksud saya untuk menggurui, tapi adakalanya kita sebagai manusia harus saling mengingatkan agar kita dapat terselamatkan dari hal-hal yang tidak diinginkan. 
Apabila ada tutur kata yang tidak berkenan, saya mohon maaf. Atas perhatiannya, terimakasih saya ucapkan.

Wallahul Muwaffieq Illa Aqwamith Thorieq. Wassalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh.

Continue Reading

Mimbar Islam

Sholat Itu Wajib! Berikut Ceramah Singkatnya

Published

on

By

Sholat Itu Wajib! Berikut Ceramah Singkatnya

Gencil News- Sholat merupakan kewajiban bagi umat muslim setiap harinya. Yang mana amalan sholat ini merupakan hal yang ditanyakan terlebih dahulu nantinya.

Berikut ini penjelasannya mengenai sholat dalam bentuk ceramah singkat :

Contoh Ceramah 1

Assalamu’alaikum wr. wb.

Alhamdulillah alhamdulillahirabbil’alamin, wabihinasta’in, wa’ala umridun ya wad din, wassholatu wassalamu’ala asrafil ambiyai, wamursalin, wa’ala alihi washahbihi ajma’in ‘ama ba’du.

Segala puji bagi Allah SWT, yang begitu banyak memberikan kita kenikmatan, terutama nikman iman, islam dan nikmat kesehatan.

Shalawat dan salam tercurahkan kepada baginda besar Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa kita dari zaman kegelapan, kejalan yang terang bederang, dan membawa kita kejalan yang benar.

Yang terhormat…….. dan kawan-kawanku semua yang Inshaa Allah diridhai dan dirahmati oleh Allah SWT. Aamiin. Pada kesempatan ini, saya ingin berceramah yang bertema “Pentingnya Shalat”.

Shalat hukumnya wajib, bagi setiap orang islam yang telang memenuhi syarat, baik laki-laki maupun perempuan, terkecuali orang gila, anak kecil yang belum baligh, dan wanita yang sedang haid atau nifas. Shalat juga merupakan tugas bagi setiap umat islam yang ada didunia ini, dan juga merupakan tiang agama, seperti rumah yang tidak ada tiangnya maka rumah itu akan roboh.

Perintah shalat sendiri merupakan perintah yang disampaikan langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Hal ini seperti yang dituangkan dalam Al-Qur’an, yang artinya: “Maka dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya, atas orang-orang yang  beriman” (QS.AN-NISA : 103).

Baca juga   Karnaval dan Napak Tilas Bisa Menjadi Event Wisata Mulai Tahun 2022

Teman-temanku yang dirahmati oleh Allah SWT.

Begitu pentingnya Rasul menegaskan kalu pembeda antara muslim dan kafir adalah shalat. Hal ini seperti yang tertuang dalam haditsnya, yang artinya: Dari Jabir RA. Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Batasan antara seorang muslim dan kafir adalah meninggalkan shalat”(HR Muslim).

Adapun dosa-dosa meninggalkan shalat.

Meninggalkan shalat fardhu itu hukumnya berdosa, dosanya dosa besar, diantaranya adalah:

  1. Satu kali meninggalkan shalat subuh, dosanya itu sama saja seperti masuk neraka selama diakhirat, itu baru diakhirat, bahkan sama saja masuk neraka selama 6000 tahun didunia.
  2. Satu kali meninggalkan shalat dzuhur, dosanya itu sama saja seperti membunuh 1000 umat islam.
  3. Satu kali meninggalkan shalat ashar, dosanya itu sama saja seperti menghancurkan ka’bah.
  4. Satu kali meninggalkan shalat maghrib, dosanya itu sama saja sepertiberzina dengan orangtua kita sendiri.
  5. Satu kali meninggalkan shalat isya, dosanya itu sama saja seperti selama hidupnya dan apa saja yang dia lakukan didunia tidak diridhai oleh Allah SWT.

Na’uzubillah min zalik.

Semoga kita semua selalu menjagaa shalat kita ya, aamiin.

Demikianlah ceramah yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, mudah-mudahan berkenan dihati kalian semua, aamiin. Terima kasih atas segala perhatiannya dan mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafannya saya.

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Baca juga   Doa Masuk Dan Keluar Kamar Mandi Lengkap Dengan Adabnya

Contoh Ceramah 2

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sodara-sodara muslim saya yang berbahagia, berjumpa kembali dalam tulisan blog saya. Kali ini saya ingin membagi ilmu kembali dengan kalian semua. Ilmu yang akan saya bagi ini saya dapatkan dari ceramah dan kajian singkat dari Ustadz Umar Al-Fanani. Dengan bahasan “Jangan Lalaikan Sholat Berjamaah”.

Baiklah berikut intisari dari ceramah beliau :

Sholat berjamaah merupakan salah satu keutamaan yang sangat luar biasa dalam agama islam. Bahkan sholat berjamaah adalah ibadah yang sangat yang ditekankan dalam agama, bahkan mendapatkan posisi paling depan disisi Allah dan Rasulullah SAW.

Nabi Muhammad SAW bersabda :

مَا مِنْ ثَلَاثَةٍ فِي قَرْيَةٍ وَلَا بَدْوٍ لَا تُقَامُ فِيهِمْ الصَّلَاةُ إِلَّا قَدْ اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمْ الشَّيْطَانُ فَعَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَةِ فَإِنَّمَا يَأْكُلُ الذِّئْبُ الْقَاصِيَةَ

Artinya : “Tidaklah ada tiga orang dalam satu perkampungan atau pedalaman tidak ditegakkan pada mereka shalat, kecuali Syaithan akan menguasainya. Berjama’ahlah kalian, karena serigala hanya memangsa kambing yang sendirian.”

Kemudian jika kita sholat secara berjamaah tentunya terdapat banyak sekali keutamaan daripada kita sholat secara sendirian.Salah satunya jika kita sholat secara berjamaah maka shalat kita secara berjamaah akan lebih utama 27 derajat dibandingkan dengan sholat sendirian.

Dari Abdullah bin Umar  radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

Baca juga   Terendam Banjir 5 Pekan, SMA Negeri 1 Sepauk Alami Sejumlah Kerugian

صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلَاةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

“Shalat berjamaah itu lebih utama daripada shalat sendirian dengan 27 derajat.”

Bahkan jika dalam sholat isya dan subuh kita lakukan secara berjamaah maka akan ada kelebihan lagi seperti hadist yang diriwayatkan oleh An-Nawawi rahimahullah menyebutkan dalam Syarh Shahih Muslim, bab “Keutamaan Shalat Isya dan Subuh dengan Berjamaah”, dari ‘Utsman bin Affan  radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ كَانَ كَقِيَامِ نِصْفِ لَيْلَةٍ وَمَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ وَالْفَجْرَ فِي جَمَاعَةٍ كَانَ كَقِيَامِ لَيْلَةٍ

“Barang siapa shalat isya dengan berjamaah, pahalanya seperti shalat setengah malam. Barang siapa shalat isya dan subuh dengan berjamaah, pahalanya seperti shalat semalam penuh.” (Syarh al-Bukhari, al-‘Utsaimin, 3/62, Fathul Bari, 2/154—157).

Jadi kesimpulan dari hadist-hadist yang telah kita baca diatas tentu saja sholat secara berjamaah lebih utama dibandingkan kita sholat secara munfarid.

Seharusnya kita menyesal jika sampai-sampai saja kita tertinggal sholat berjamaah. Bukankah kita semua ingin menjadi hamba yang benar-benar bertaqwa kepada Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita selalu menjaga dan berusaha agar selalu dapat menunaikan sholat secara berjamaah seperti yang disabdakan oleh Nabi Agung Muhammad SAW.

Akhir kata, itulah sedikit ilmu yang dapat saya bagikan. Mohon maaf apabila terdapat kata-kata yang salah. Semoga kita semua dalam perlindungan Allah SWT.

Jazakallah Khairan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING