Nasional

BKPM Siapkan Program Kemitraan Investasi Untuk UMKM

BKPM Siapkan Program Kemitraan Investasi Untuk UMKM

Gencil News- BKPM Siapkan Program Kemitraan Investasi Untuk UMKM. Tugas Pokok BKPM ialah Melaksanakan koordinasi kebijakan dan pelayanan di bidang penanaman modal berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan pihaknya hingga saat ini masih menyiapkan program kemitraan antara investasi besar dan usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Saat ini program kemitraan UMKM masih dalam tahap identifikasi pelaku UMKM yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk dikolaborasikan dengan investor penanaman modal asing (PMA), penanaman modal dalam negeri (PMDN), dan BUMN.

BKPM Siapkan Program Kemitraan Investasi Untuk UMKM. Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Imam Soejoedi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/10), mengatakan pihaknya akan menyeleksi dan meminta kepada perusahaan-perusahaan besar dan para pelaku UMKM untuk dimitrakan sesuai dengan bidang usahanya.

“Kami masih menyiapkan program tersebut agar dapat optimal. Rencananya kami akan melibatkan seluruh pengusaha di berbagai provinsi di Indonesia, yang tentunya terdaftar dalam OSS (online single submission)” ujar nya.

Baca juga   Kreator Punisher Sarankan Maggie Smith Sebagai Alfred di Film Batman

OSS itu penting karena Perizinan Berusaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS untuk dan atas nama menteri, pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/wali kota kepada Pelaku Usaha melalui sistem elektronik yang terintegrasi nanti memudahkan semua nya.

“Oleh karena itu, kami perlu waktu untuk mematangkan konsep dan pelaksanaannya. Memang tidak mudah meminta para pengusaha besar bekerja sama dengan UMKM, namun arahan Pak Kepala (BKPM) jelas bahwa investasi harus dapat memberikan kemanfaatan sebesar-sebesarnya di daerah,” jelasnya.

BKPM memastikan keberpihakan negara untuk melindungi UMKM, terutama setelah pengesahan Undang-Undang omnibus law Cipta Kerja (UU CK).

Undang-undang itu akan menjamin UMKM, mulai dari penyederhanaan perizinan, peningkatan kualitas, serta penguatan UMKM dari sektor informal ke formal, sehingga UMKM dapat memiliki akses permodalan ke bank.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

To Top