Pendidikan

Gerak Cepat Kadisdikbud Kalbar Yang Baru Benahi Tata Kelola Pendidikan

Gerak Cepat Kadisdikbud Kalbar Yang Baru Benahi Tata Kelola Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar, Rita Hastarita

Gencil News – Seusai dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar pada 19 Mei 2022 yang lalu, Rita Hastarita bergerak cepat menjalankan program dan pembenahan tata kelola pendidikan di Kalbar.

Kadisdikbud Kalbar ini menegaskan kepada seluruh jajaran Disdikbud Kalbar dan kepala sekolah untuk menyelesaikan target kinerja. Ia menyebut pihaknya akan melakukan evaluasi dan tidak segan-segan mengganti jajaran Disdikbud Kalbar dan Kepala Sekolah jika tak mencapai target.

“Kita akan mengevaluasi kinerja di jajaran Disdikbud Kalbar dan kinerja kepala sekolah, jika ada yang tidak mencapai target kinerja akan kita ganti,” tegas Rita Hastarita mengutip dari Suara Pemred, Jumat (10/6).

Rita berencana akan memberikan pelatihan kepada tenaga pendidik atau guru untuk meningkatkan kompetensi guru. Upaya lain yang ia lakukan adalah program pembangunan unit sekolah baru dan peambahan ruangan kelas pada beberapa titik. Hal ini ia katakan untuk meningkatkan IPM pada sektor pendidikan.

Baca juga   Pemprov Kalbar Vaksinasi 34.491 Orang PMI Yang Pulang Ke Daerah Asal

“Karena sebaran sekolah di Kalbar ini tidak merata, salah satu upaya kita tentunya melakukan pemerataan jumlah sekolah yang ada di seluruh kabupaten kota terutama SMA dan SMK,” ucapnya.

Pulau Karimata, Puring Kencana, Pontianak Tenggara akan menjadi prioritas pembangunan sekolah Disdikbud Kalbar.

“Peningkatan IPM Pendidikan melalui pembangunan unit sekolah baru dan penambahan ruang kelas baru ini dilakukan pada beberapa lokasi yang belum ada SMA atau SMK,” jelasnya.

Baca juga   Sutarmidji Minta Administrator Angkatan I Provinsi Kalbar Kembangkan Diri

Rita mengungkapkan pada tahun ini Pemprov Kalbar telah menganggarkan Rp187 miliar beasiswa pendidikan SMA/SMK untuk 208.298 siswa. Lalu bantuan perlengkapan sekolah seperti pakaian, sepatu dan tas bagi 13.667 siswa. Hal tersebut sebagai upaya peningkatan IPM terutama sektor pendidikan.

“Peran kita akan terus kita tingkatkan dalam peningkatan IPM,” tutupnya

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

TERPOPULER

To Top