11 Sekolah Di Kota Singkawang Minim Akses Jaringan Internet
Connect with us

Pendidikan

11 Sekolah Di Kota Singkawang Minim Akses Jaringan Internet

Published

on

11 Sekolah Di Kota Singkawang Minim Akses Jaringan Internet
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, HM Nadjib

Gencil News – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, HM Nadjib mengungkapkan saat ini sebanyak 11 sekolah Kota Singkawang minim akses internet. Sehingga menjadi kendala proses belajar mengajar baik siswa maupun guru.

Pihaknya, kata dia, berupaya untuk membantu sekolah yang kesulitan jaringan internet ini dengan membangun tower.

“Kami bekerja sama, meminta bantuan Telkom atau Kominfo. Bagaimana daerah-daerah ini dapa terjangkau internet,” kata Nadjib kepada wartawan, Senin 23 November 2020.

Nadjib mengatakan, Dinas Pendidikan memang memiliki dana anggaran tahunan untuk memasang jaringan/tower berberapa kawasan. Hanya saja karena keterbatasan kemampuan pemasangan ini tidak secepat harapannya.

“Kedepannya mungkin dua atau tiga tahun yang akan datang, sekolah-sekolah itu sudah merata terjangkau internet,” harapnya.

Sementara menjelang Peringatan Hari Guru Nasional Nadjib mengungkapkan ia merasa jika keberadaan guru-guru semakin hari semakin berkurang. Terutama guru-guru yang berstatus PNS.

Menanggapi wacana Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan terkait program sejuta guru, Nadjib mengatakan pihaknya sangat berharap program tersebut dapat terealisasi.

“Mudah-mudahan wacana Mendikbud yang akan mengadakan tambahan sejuta guru bisa terealisasi. Karena mengingat kebutuhan kita terhadap guru semakin mendesak,” ungkap Nadjib

Kemendikmud sendiri merencanakan program sejuta guru tersebut berlangsung pada tahun 2021. Dimana guru-guru honorer berkesempatan untuk mengikuti tes secara online agar bisa menjadi aparatur sipil negara ( ASN). Lewat skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK)


Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pendidikan

Apa Itu Asesmen Kompetensi Minimum? Simak Penjelasannya

Published

on

Apa Itu Asesmen Kompetensi Minimum? Simak Penjelasannya

Asesmen Kompetensi Minimum merupakan penilaian kompetensi mendasar untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat.

Tujuan Analisis Kompetensi Minimum ialah untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekedar penguasaan konten.

Terdapat dua kompetensi mendasar yang terukur ole AKM yaitu: literasi membaca dan literasi matematika (numerasi).

Selanjutnya, pada literasi membaca dan numerasi, kompetensi yang ada mencakup keterampilan berpikir logis-sistematis.

Dan keterampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan, serta keterampilan memilah serta mengolah informasi.

Literasi membaca sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis.

untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat.

Sedangkan untuk numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika.

guna menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan bahwa perubahan mendasar pada Asesmen Nasional adalah tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, akan tetap mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

Ada tiga instrumen utama Asesmen nasional, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Kapan Asesmen Kompetensi Minimum akan terlaksana di indonesia? menurut rencana pelaksanaan AKM untuk murid kelas VIII jenjang SMP/MTs, serta kelas XI jenjang SMA/MA, dan SMK akhir Maret 2021.

Sedangkan Pelaksanaan AKM untuk murid kelas V jenjang SD/MI adalah pada bulan Agustus 2021.

Untuk menguasai Asesmen Nasional, murid harus mempelajari konsep setiap materi pelajaran dengan baik, bukan hanya menghafal materi.

Sumber@litbangdikbud

Continue Reading

Pendidikan

Jadwal Belajar dari Rumah, Hari Jumat 22 Januari 2021

Published

on

Jadwal Belajar dari Rumah, Hari Jumat 22 Januari 2021

Gencil News- Program jadwal belajar dari Rumah melalui TVRI Nasional terus akan hadir bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud).

Program Belajar dari Rumah ini dapat memperluas akses layanan pendidikan bagi masyarakat Pada daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang memiliki keterbatasan akses internet maupun keterbatasan ekonomi

Adapun tayangan belajar edukatif pada Jumat, 22 januari 2021 melalui TVRI Nasional ini berguna untuk siswa dan siswi yang sedang mengikuti kelas daring atau online.

Sumber laman instagram Kemdikbud RI

Selain itu, Prinsip utama dalam proses Belajar Dari Rumah yaitu pembelajaran yang tidak memberatkan dan sesuai dengan kondisi lingkungan. Siswa harus terlibat aktif dalam rencana pembelajaran.

Belajar lewat televisi ini memiliki banyak kelebihan, yaitu tidak perlu adanya akses internet bagi daerah yang tidak ada jaringan.

Hal ini dapat meringankan beban guru yang gagap teknologi dan tidak bisa membuat video pembelajaran. Serta memudahkan orang tua dalam mengawasi kegiatan belajar anak.

Selain itu juga sebagai bentuk upaya Kemendikbud membantu terselenggaranya pendidikan bagi semua kalangan masyarakat pada masa darurat Covid-19.

Maka jangan lewatkan tayangan Program jadwal belajar dari Rumah Bersama TVRI Nasional dan Kementrian Pendidikan Dan kebudayaan Indonesia.

Hadir menayangkan acara bertajuk ‘Belajar Dari Rumah’ untuk menemani kegiatan belajar.

Agar berjalan lebih efektif Konteks pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada tahun ajaran baru 2020/2021 Kemendikbud tetap melakukan penyederhanaan kurikulum.

Continue Reading

Pendidikan

15 Daftar Universitas terbaik di Kawasan Asia Tenggara

Published

on

10 Daftar Universitas terbaik di Kawasan Asia Tenggara

Bagi yang berencana kuliah ke luar negeri, ada baiknya melihat ranking universitas yang Anda tuju. Ada beberapa universitas terbaik Asia Tenggara yang bisa jadi pilihan.

Banyaknya sekolah dalam kawasan ASEAN memiliki kualitas yang mumpuni. Tentu, tidak kalah dengan kampus Eropa atau Amerika Serikat.

Kampus yang ada dalam kawasan Asia Tenggara juga mampu bersaing dengan banyak kampus dunia. Bahkan, ada yang masuk daftar 10 besar perguruan tinggi terbaik dunia.

Biaya kuliah ke luar negeri tentu tidak murah, tetapi untuk pilihan berkuliah pada kawaan ASEAN kemungkinan belum terlalu signifikan biaya pendidikannya.

Untuk mengatasi masalah biaya ini, bisa juga mengupayakan untuk mendapatkan program beasiswa jika memiliki prestasi belajar yang baik.

Ada banyak program beasiswa yang bisa menjadi pertimbangan, baik itu dari pihak swasta ataupun pihak pemerintah.

Selain itu, jika ingin mencoba kuliah ke luar negeri jangan khawatir, kampus pada kawasan ASEAN kualitasnya yang masih terhitung baik.

Disamping itu, Jarak negara yang tak terlalu jauh bisa menjadi pertimbangan untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.

Berikut peringkat universitas terbaik Asia Tenggara 2020 versi QS World University Rankings (QS WUR), dengan indikator penilaian dari QS WUR berdasarkan wilayah, kesempatan lulusan mendapat pekerjaan, hingga bidang ilmu:

Berikut peringkat 15 universitas terbaik Asia Tenggara 2020 versi QS World University Rankings (QS WUR),

  • Nanyang Technological University – Singapura
  • National University of Singapore (NUS) – Singapura
  • University Malaya – Malaysia
  • Universitas Putra Malaysia (UPM) – Malaysia
  • University Kebangsaan Malaysia (UKM) – Malaysia
  • Universitas Teknologi Malaysia – Malaysia
  • Chulalongkorn University – Thailand
  • Universitas Indonesia – Indonesia
  • Universiti Brunei Darussalam (UBD) – Brunei Darussalam
  • Mahidol University – Thailand
  • Universitas Gadjah Mada – Indonesia
  • Institut Teknologi Bandung (ITB) – Indonesia
  • University of the Philippines – Filipina
  • Universiti Teknologi Brunei – Brunei Darussalam
  • UCSI University – Malaysia

Continue Reading

TRENDING