Ciptakan Suasana Belajar Online Menyenangkan Saat Dirumah
Connect with us

Pendidikan

Ciptakan Suasana Belajar Online Menyenangkan Saat Dirumah

Published

on

Ciptakan Suasana Belajar Online Menyenangkan Saat Dirumah

Gencil News- Ciptakan Suasana Belajar Online Menyenangkan Saat Dirumah. Situasi Pandemi yang mengharuskan saat ini membuat kegiatan belajar anak dari sekolah diganti dengan metode daring dari rumah. Meski demikian, mereka diharapkan tetap dapat mengikuti kegiatan belajar layaknya di sekolah. Tugas dan ujian yang sifatnya tatap muka banyak berubah menjadi sistem online learning.

Menurut Psikolog Penny Handayani, M.Psi tantangan yang dihadapi adalah bagaimana membuat standar pembelajaran anak yang setara dengan anak-anak lainnya atau perubahan suasana.

Ciptakan Suasana Belajar Online Menyenangkan Saat Dirumah. “Di sekolah, ada guru yang bisa memperhatikan kegiatan mereka sehari-hari, tetapi ketika di rumah, standar pembelajaran akan sangat bergantung pada dengan siapa mereka belajar,” ujar Penny.

Cara orang tua akan berbeda-beda, terlebih lagi anak diserahkan ke orang lain dalam proses belajar-mengajarnya, semisal ART atau kakak yang lebih tua. Serta perubahan suasana dari sekolah yang memiliki jam pelajaran yang jelas, berbeda dengan di rumah,” tambah penny.

Front view of African american boy using laptop while drawing a sketch on book at home

Ada beberapa hal yang dapat diperhatikan dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan:

1. Tempat belajar yang nyaman

Selama masa online learning pastikan anda memiliki ruang atau tempat yang nyaman bagi anak anda belajar. Jangan sampai anak belajar sambil tidur atau rebahan. Mungkin memang menyenangkan, tapi proses belajar akan terganggu.

Perhatikan tempat duduk anak, pastikan tempat duduk memiliki sandaran yang nyaman untuk bersandar. Atur ketinggian meja dan kursi agar Buah Hati dapat duduk dengan nyaman tanpa mengganggu posturnya.

2. Koneksi internet

Sesuai dengan namanya, metode online learning berarti mengharuskan siswa untuk dapat terkoneksi dengan internet. Dikarenakan segala proses pembelajaran dilakukan secara daring, maka koneksi internet buruk akan menghambat proses tersebut.

Koneksi internet yang stabil, ditambah dengan pendampingan orang tua maka performa anak akan maksimal. Tanpa perlu dibuat jengkel akibat koneksi internet, maka suasana belajar sehari-hari akan menyenangkan.

3. Peralatan belajar yang memadai

Biasanya belanja aneka kebutuhan sekolah hanya dilakukan ketika musim masuk sekolah tiba. Meskipun kini pembelajaran dilaksanakan di rumah, orang tua tetap harus menyiapkan segala peralatan pendukung.

Sama halnya dengan koneksi internet, kelengkapan alat belajar yang baik tentu akan meningkatkan mood belajar anak. Jika anak memiliki mood yang baik, tentu suasana belajar akan menjadi menyenangkan pula.

4. Jaga konsentrasi anak

Rumah lebih memiliki suasana yang cocok untuk beristirahat, bermain, dan lainnya. Maka dari itu menjaga konsentrasi anak adalah tantangan yang sangat sulit. Saat di rumah, gangguan dapat datang dari televisi, smartphone, dan mainan lainnya. Hal yang dapat dilakukan orang tua adalah mengatur akses anak pada hal-hal tersebut.

Trik yang dapat dilakukan adalah menjadikan hiburan tersebut menjadi reward atau penghargaan bagi anak setelah menyelesaikan online learning. Dengan demikian anak akan terpacu dan suasana belajar yang menyenangka akan tercipta.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pendidikan

Mengembangkan Metode Pendidikan Karakter Anak di Rumah

Published

on

Mengembangkan Metode Pendidikan Karakter Anak di Rumah

Gencil News- Pendidikan karakter adalah solusi terbaik yang orang tua ajarkan pertama kali bagi anak anak berawal dari rumah.

Sasarannya tentu untuk meningkatkan kualitas anak, Terutama untuk mempersiapkan anak-anak dalam menghadapi berbagai permasalah kehidupan yang ada.

Selain itu, mengenalkan ketaqwaan, moralitas, spiritual, mentalitas, sosial dan budaya kedua orang tua hingga membentuk karakter yang baik pada anak.

Dengan mengembangkan metode pendidikan karakter anak mendapatkan penanaman nilai yang positif.

Mengembangkan metode pendidikan karakter anak di Rumah selama masa pandemi ini khususnya bisa mulai dari;

Metode Sharing

Beberapa ahli berpendapat metode Pendidikan karakter sharing atau berbagi sangat penting.

Metode ini bisa membantu sang anak dalam mengutarakan pendapat, menceritakan permasalahannya dan menciptakan suasana yang lebih nyaman.

Setiap anak pasti mempunyai karakter yang berbeda-beda, ada anak yang cenderung pendiam, pemalu dan aktif.

Metode simulasi

Pada metode ini proses pembelajaran tidak menggunakan objek yang nyata. anak bisa berperan sebagai tujuan pembelajaran.

Anda bisa berganti peran dengan anak, ajarkan anak menjadi orang tua dan anda sebaliknya.

Tahap ini bertujuan untuk melatih anak bisa memecahkan masalah, memberikan motivasi, menumbuhkan kreativitas, mengembangkan sikap toleransi, dan masih banyak lagi.

Metode Keteladanan

Selama belajar di rumah, anak juga harus berperilaku bersih, sehat dan teratur. Selain itu, anak juga bisa untuk mencatat perilaku baik yang dilakukan orang tua kepada anak.

Atau juga sebaliknya, agar ada sikap keteladanan yang bisa anak ambil dari metode ini.

Selanjutnya, sebagai orang tua anda harus fokus pada lima pilar karakter untuk anak.

Lima pilar tersebut adalah religius, empati, respect atau menghormati, dan disiplin.

Continue Reading

Pendidikan

Kemdikbud Bangun Toleransi dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Published

on

Kemdikbud Bangun Toleransi dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka
Kemdikbud Bangun Toleransi dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (Foto: Ilustrasi Mahasiswa Luar Negeri /Freepik)

Gencil News- Toleransi adalah hal penting dalam hidup bersosial khususnya bagi negara yang memiliki masyarakat majemuk seperti Indonesia.

Sebagai negara yang memiliki berbagai macam budaya, maka Indonesia memiliki rasa toleransi eksistensinya harus terjaga.

Terutama pada generasi muda. Maka dari itu Kemdikbud melalui perkembangan tersebut bangun toleransi dalam program pertukaran mahasiswa merdeka.

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka dari Kemdikbud adalah kegiatan sosial kemasyarakatan bagi generasi muda.

Selain itu, Program ini mengusung konsep baru dalam pelaksanaannya, seperti adanya kegiatan sosial kemasyarakatan melalui Modul Nusantara yang terdiri dari empat kegiatan.

Pertama; kebinekaan, Selanjutnya inspirasi dan refleksi, Terakhir kontribusi sosial.

Melalui modul ini mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk ikut terlibat dalam berbagai kegiatan.

Sosialisasi ini terlaksana secara daring pada Rabu (14/4/2021) Sebelumnya program ini dikenal dengan nama PERMATA SAKTI.

Pada tahun ini, program PERMATA SAKTI secara formal masuk dalam salah satu aktivitas program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta mendapatkan dukungan pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Mengutip dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dalam sosialisasi tersebut, Harapannya mahasiswa bisa aktif.

Selanjutnya, Mahasiswa juga bisa memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan soft skill mahasiswa terutama terkait komunikasi, kolaborasi, compassion, dll

Program ini dapat menumbuhkan semangat toleransi dan saling menghargai, meningkatan nilai persatuan dan nasionalisme.

Kegiatan Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini juga tidak hanya akan bermakna pengalaman bagi mahasiswa tapi juga setara dengan konversi dua puluh SKS.

Continue Reading

Pendidikan

Dikbud Provinsi Kalbar Turut Berduka atas Wafatnya Ibunda H. Sutarmidji

Published

on

Gencil news – Dikbud Provinsi Kalbar Turut Berduka atas Wafatnya Ibunda H. Sutarmidj. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibunda Gubernur Kalbar H. Sutarmidji, Hj. Djaedah binti Said Lajim.

Semoga Allah ta’alaa menerima segala amal kebaikannya serta memberikan beliau tempat terbaik di sisi-Nya.

Allahummaghfirlaha warhamha wa ‘afiha wa‘fu anha wa akrim nuzulaha wa wassi’ madkhalaha waghsilha bilma’i wats tsalji wal baradi, wa naqqiha minal khathaya kama naqaita ats-tsauba al-abyadh minad danasi, wa abdilha daran khairan min dariha wa ahlan khairan min ahliha wa zaujan khairan min zaujiha wa adkhilha al-jannata wa a’idzha min ‘adzabil qabri wa min adzabinnar.

Continue Reading

Pendidikan

Kemendikbud Kembali Luncurkan Bimtek PembaTIK 2021

Published

on

Kemendikbud Kembali Luncurkan Bimtek PembaTIK 2021
Kemendikbud Kembali Luncurkan Bimtek PembaTIK 2021 (Foto : Nadiem Makarim/Kemdikbud RI)

Gencil News– Untuk Meningkatkan kompetensi guru dalam penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Kemendikbud kembali luncurkan Bimtek pembaTIK 2021.

Guna mendukung terciptanya model pembelajaran yang inovatif sesuai dengan tuntutan abad 21 dan revolusi industri 4.0.

Selanjutnya, Kemendikbud melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) kembali meluncurkan Program Pembelajaran Berbasis TIK atau (PembaTIK) pada tahun 2021.

Melalui tema “Berbagi dan Berkolaborasi Belajar Bersama di Portal Rumah Belajar”, PembaTIK tahun 2021 menargetkan 75 ribu guru pendaftar.

Untuk itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim, mengajak guru Indonesia mengikuti PembaTIK 2021.

Dengan tujuan guna menghadapi dinamika perubahan lingkungan pendidikan dalam era digital.

“Mari kita berpartisipasi dan memeriahkan program PembaTIK tahun 2021, menuju Indonesia Maju. Mari terus berinovasi dan berkolaborasi untuk menjadi pendidik dengan semangat pembelajaran sepanjang hayat,” ujar Mendikbud saat membuka program PembaTIK tahun 2021 secara virtual di Tangerang Selatan, pada Kamis (15/04).

Program PembaTIK, menurut Mendikbud merupakan jawaban untuk tantangan global masa depan yang akan bangsa Indonesia hadapi.

“Guru yang memiliki kemauan untuk memaksimalkan potensi diri dengan memanfaatkan TIK dalam pembelajaran merupakan salah satu kriteria yang terpenting guru penggerak yang akan menjadi garda terdepan memajukan pendidikan di Indonesia,” ungkap Mendikbud.

Melalui program PembaTIK, lanjut Mendikbud, guru-guru dapat menyinergikan seluruh kebijakan Kemendikbud Merdeka Belajar.

Seperti Guru Penggerak, digitalisasi sekolah dan juga bantuan kuota data internet.

“Digitalisasi sekolah sebagai salah satu prioritas dari merdeka belajar melalui pengembangan platform pendidikan nasional berbasis teknologi dan pembangunan infrastruktur kelas atau sekolah masa depan,” ujar Mendikbud.

Mendikbud sampaikan kita harus siap menjalankan pembelajaran tatap muka terbatas yang mengharuskan sekolah menyediakan layanan pendidikan secara luar jaringan (luring) maupun dalam jaringan (daring).

Pemerintah menyadari pentingnya peningkatan literasi digital sehingga fasilitas dan infrastruktur teknologi yang tersedia secara optimal dan strategis.

“Oleh karena itu kami terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru-guru di Indonesia tentang pemanfaatan teknologi dengan menyelenggarakan peningkatan kompetensi TIK atau PembaTIK,” ungkap Mendikbud.

Harapannya guru yang menjadi peserta program pembaTIK dapat meningkat kompetensinya sesuai dengan standar kompetensi TIK guru dari UNESCO.

Program ini akan berlangsung selama delapan bulan sejak April hingga November 2021 dan menjadi empat level kompetensi.

Antara lain yaitu literasi TIK, implementasi TIK, kreasi TIK, serta level terakhir yaitu berbagi dan berkolaborasi.

“Dengan level ini para guru akan menghasilkan karya terbaik berupa materi pembelajaran dalam memanfaatkan TIK,” kata Mendikbud.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING