Siapa Saja yang Bisa Ikut Program Guru Belajar Dari Kemdikbud
Connect with us

Pendidikan

Siapa Saja yang Bisa Ikut Program Guru Belajar Dari Kemdikbud

Published

on

Siapa Saja yang Bisa Ikut Program Guru Belajar Dari Kemdikbud
sumber foto dari gurubelajar.kemdikbud.go.id

Guru Belajar seri Masa Pandemi COVID-19 merupakan salah satu program khusus untuk para guru di masa pendemi Covid-19 ini.  Apa itu program Guru Belajar seri Masa Pandemi COVID-19?

Program Guru Belajar seri Masa Pandemi COVID-19 adalah program untuk membantu sebanyak mungkin pendidik dalam melakukan pembelajaran jarak jauh.

Menurut publikasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pembelajaran jarak jauh dalam masa pendemi Covid-19 ini harus tetap memberikan pembekalan dasar yang bermakna bagi siswa untuk melakukan merdeka belajar.

Sumber Ilustrasi Foto dari gtk.kemdikbud.go.id-mengenal paradigma pembinaan guru dan tenaga kependidikan

Apa tujuan program Khusus ini?

Tujuan program Guru Belajar seri Masa Pandemi COVID-19 antara lain:

  • Meningkatkan kompetensi pendidik dalam merancang pembelajaran jarak jauh berbasis beban kurikulum yang sederhana.
  • Mengembangkan kemampuan pendidik dalam mengelola pembelajaran jarak jauh yang melibatkan siswa.
  • Mengembangkan keterampilan pendidik dalam menggunakan teknologi untuk pembelajaran jarak jauh secara efektif.
  • Meningkatkan kemampuan pendidik dalam melakukan asesmen jarak jauh yang berdampak pada kualitas pembelajaran.

Apa saja syarat menjadi peserta program Guru Belajar seri Masa Pandemi COVID-19?

Guru yang telah mempunyai akun SIMPKB bisa mengikuti Program Guru Belajar

Tahap 1 : Bimtek

Kepala Sekolah, Pengawas, Widyaiswara dan Guru semua mapel, jenjang serta jenis pendidikan.

Tahap 2 : Pendidikan Latihan

Pesertanya adalah Guru yang telah menyelesaikan Tahap 1 (Bimtek) dengan nilai minimal 70.

Tahap 3 : Pengimbasan

Peserta Guru Belajar yang telah tuntas Tahap 2.

Jadwal Pelaksanaan seri Masa Pandemi Covid-19

Berikut ini Jadwal Pelaksanaan Program Berdasarkan Tahapannya

Bimtek Seri Pandemi Covid-19

  • Bimtek Pertama: 1 – 10 Oktober 2020
  • Kedua : 11 – 20 Oktober
  • Ketiga : 21 – 30 Oktober
  • Keempat : 31 Oktober – 9 November
  • Kelima : 10 – 19 November

Pendidikan Latihan Seri Pandemi Covid-19

  • Gel Angkatan Pertama: 11 – 30 Oktober
  • Gelombang Kedua : 31 Oktober – 19 November
  • Angkatan Ketiga: 20 November – 9 Desember
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pendidikan

BOS Madrasah Swasta Disalurkan Ditjen Pendidikan Islam

Published

on

BOS Madrasah Swasta Disalurkan Ditjen Pendidikan Islam

Gencil News – Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama telah menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pengelolaan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pada Raudlatul Athfal dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah Tahun Anggaran 2021.

Juknis ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6572 Tahun 2020 tertanggal 23 November 2020.

Mulai tahun depan, penyaluran dana BOS untuk madrasah swasta akan dilakukan oleh Ditjen Pendidikan Islam. Selama ini, proses penyaluran BOS didistribusikan melalui Kanwil Kemenag Provinsi atau Kankemenag Kab/Kota. 

“Tahun 2021, penyaluran dana BOS pada Madrasah Swasta, baik Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), maupun Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam u.p. Direktorat KSKK Madrasah,” tegas Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdani di Jakarta, Jumat (27/11).

Untuk penyaluran Dana BOP pada RA dan Dana BOS pada MIN, lanjut pria yang akrab disapa Dhani ini, tetap dilakukan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi atau Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. Demikian halnya dengan penyaluran Dana BOS pada MTsN, MAN, dan MAKN, tetap dilakukan oleh Satuan Kerja Madrasah Negeri yang bersangkutan. 

“Demi menunjang pembelajaran jarak jauh, dana BOP dan BOS dapat digunakan untuk biaya paket data untuk siswa maksimal 150 ribu per bulan/siswa, sedangkan untuk guru dan tenaga kependidikan maksimal 200 ribu per orang per bulan dengan ketentuan siswa, guru, dan tenaga kependidikan madrasah tersebut tidak sedang mendapatkan bantuan sejenis yang bersumber dari APBN,” jelas Dhani.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ahmad Umar menambahkan, satuan Biaya BOP dan BOS tahun ini sama dengan 2020. Untuk BOP RA sebesar Rp600 ribu untuk setiap peserta didik dalam satu tahun. Dana BOS MI sebesar Rp900 ribu, MTs Rp1,1juta, serta MA dan MAK sebesar Rp1,5juta untuk setiap siswa dalam setahun.

“Anggaran ini lebih tinggi Rp100ribu jika dibanding dengan BOP dan BOS 2019,” jelas Umar.

Dijelaskan Umar, mulai 2021, Kementerian Agama mulai memberlakukan piloting penerapan e-RKAM dalam pengelolaan dana BOS. Percontohan ini akan diterapkan di 12 Provinsi, yaitu: Aceh, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan Kalimantan Timur. Total ada 15.422 madrasah yang tersebar di 194 Kabupaten/Kota.

“Sebagai pilot project, 15.422 madrasah itu wajib menggunakan aplikasi e-RKAM dalam pengelolaan dana BOS tahun anggaran 2021. Saat ini Kemenag sedang dilakukan Bimtek untuk para pengelola Bos madrasah-madrasah tersebut,” tuturnya. 

Dokumen Petunjuk Teknis Pengelolaan BOP RA dan BOS Madrasah 2021 ini dapat diakses melalui Portal Resmi BOS Madrasah: https://bos.kemenag.go.id atau https://madrasahreform.kemenag.go.id/web/dokumen/14

“Kami telah siapkan layanan konsultasi dan dukungan terkait pengelolaan dana BOP-RA dan BOS Madrasah 2021. Ada tiga saluran, Layanan Madrasah Digital Care melalui: https://mrc.kemenag.go.id., atau email di alamat helpdesk.madrasah@kemenag.go.id, atau Whatsapp Official: 081147402020,” tandasnya.

sumber

Continue Reading

Pendidikan

Kadisdikbud Kalbar Minta Guru Kreatif Berikan Metode Pembelajaran

Published

on

By

Kadisdikbud Kalbar Minta Guru Kreatif Berikan Metode Pembelajaran
Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kalimantan Barat Sugeng Hariadi

Gencil News – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kalbar, Sugeng Hariadi minta para guru untuk kreatif dan inovatif dalam memberikan metode pembelajaran. Kadisdikbud Kalbar tekankan hal ini mengingat proses pembelajaran masih daring agar siswa tidak bosan.

Ia berharap para guru terus berkreasi dan memacu diri untuk meningkatkan kemampuan. Terutama bidang teknologi, informasi dalam rangka memberikan pelayanan pendidikan pada peserta didiknya. 

Bagaimana guru tersebut terus berkreasi dan berkolaborasi dengan guru yang lain. Sehingga proses pembelajaran daring saat pandemi covid-19 tidak menjenuhkan bagi peserta didiknya.

“Saya berharap kepada guru bisa kreatif dalam rangka membuat model pembelajaran bisa lewat youtube dan video yang unggah. Sehingga memberikan suasana belajar supaya siswa tidak jenuh,” ujar Sugeng, Kamis 26 November 2020.

Kadisdikbud Kalbar ini mengatakan kalau hanya melakukan webinar tidak menggunakan media gambar dan video akan membosankan.

“Misalnya ada gambar, video dan ada contoh akan lebih menarik atau mungkin merekam model pembelajaran melalui video. Peserta didik bisa mengulang kembali video pembelajaran itu sehingga siswa paham,” ujarnya.

Sementara itu ia minta kepada para guru untuk bersabar karena kondisi pandemi COVID-19. Tidak hanya indonesia saja yang mengalami, melainkan seluruh negara.

Sehingga para harus menerima kondisi ini dengan ikhlas dan sabar. Menurutnya yang penting harus membuka diri untuk menambah ilmu terutama bidang informasi dan teknologi komunikasi.

Sehingga di era pandemi proses pembelajaran tetap berjalan menyenangkan bagi peserta didiknya.

Ia mengatakan adapun upaya untuk meningkatkan kesehateraan guru seluruh Kalbar. Dalam hal ini guru kontrak daerah telah cukup membantu tenaga pendidik.

“Ada guru kontrak biayanya dari Pemprov Kalbar. Tapi memang guru kontrak yang sudah mendapat SK dari bupati masing-masing yang kini sudah serahkan ke Provinsi,” ujarnya.

Sehingga Pemprov Kalbar meneruskannya. Jadi ada sekitar 912 guru kontrak provinsi yang tersebar ke SMA / SMK /SLB dan  termasuk biaya untuk BPJSnya.

“Sedangkan besaran gaji yang terima bersama pembayaran BPJS Rp 1.8 juta untuk guru kontrak provinsi. Kalau kontrak sekolah variatif berdasarkan kemampuan keuangan sekolah,”ujarnya.

Ia mengatakan memang ada guru kontrak sekolah yang jam mengajarnya ada yang banyak ada yang sedikit karena kelasnya sedikit. 

“Jadi tidak bisa sama rata harus sesuai jam kerja. Tapi guru honorer provinsi memang rata-rata guru mengajar lebih dari 24 jam sesuai standar nasional,” pungkasnya.

Continue Reading

Pendidikan

Google Indonesia Spesial Hari Guru Nasional Munculkan Tino Sidin

Published

on

Google Indonesia Spesial Hari Guru Nasional Munculkan Tino Sidin
Sumber Foto : IVA/ Patung Tino Sidin

Ketika membuka halaman google indonesia maka Anda akan melihat doodle sosok pria berkacamata dengan topi khas pelukis Tino Sidin guru menggambar.

Selain itu, pada gambar tersebut tampak Tino sidin menjadi guru menggambar tampak memegang alat lukis seraya mengatakan, “Bagus”.

dan juga, terlihat ilustrasi anak-anak yang tengah menggambar pada lembaran kertas.

Foto : Google Doodle

Tino Sidin atau yang lebih akrab dengan panggilan Pak Tino.

Lahir di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, pada 25 November 1925, Ia merupakan seorang pelukis.

Namun, banyak mengenalnya sebagai guru gambar. Pada usia 20 tahun, ia memulai kariernya pada dunia seni dengan mengajar sebagai guru gambar.

Selanjutnya Pada tahun1969, Ia mulai tampil pada stasiun televisi dengan mengisi acara “Gemar Menggambar” yang tayang saat itu TVRI lokal Yogyakarta.

Serta Pada 1978 hingga 1989, acara “Gemar Menggambar” tayang secara nasional yang kemudian menjadi tontonan wajib anak usia sekolah dasar (SD).

Melalui acara yang tayang setiap Minggu sore, Tino mengajarkan trik-trik menggambar yang mudah kepada anak-anak.

Seperti layaknya seorang guru, Tino mendorong anak-anak didiknya agar tidak takut untuk membuat kesalahan ketika sedang belajar menggambar.

Tak jarang, Tino akan mengucapkan kalimat khasnya, yakni “Ya, bagus”, untuk memuji dan mengomentari gambar buatan anak-anak.

Ia wafat pada 29 Desember 1995 dalam usianya yang menginjak genap 70 tahun.

Kini, namanya menjadi nama Museum Taman Tino Sidin, yang didirikan di kediamannya Yogyakarta pada tahun 2017.

Tino sidin adalah sosok guru menggambar yang mengajarkan motivasi kreativitas kepada anak-anak, Selamat ulang tahun Tino Sidin, Selamat Hari Guru Nasional.

Continue Reading

TRENDING