Kemendikbud Menyelenggarakan Konsultasi Daring Untuk Guru
Connect with us

Pendidikan

Kemendikbud Menyelenggarakan Konsultasi Daring Untuk Guru

Published

on

Kemendikbud Menyelenggarakan Konsultasi Daring Untuk Guru

Gencil News- Kemendikbud akan menyelenggarakan konsultasi daring untuk guru dan tenaga pendidik Layanan ini adalah pelayanan dua arah yang langsung.

Tujuan dari pelayanan ini ialah untuk memudahkan berinteraksi dan mendapat kepastian mengenai solusi dari permasalahan mereka.

Selanjutnya, sebagai wadah bagi para guru yang ingin berkonsultasi langsung dengan pihak kementerian pendidikan dan kebudayaan.

Pendaftaran sudah bisa guru dan tenaga pendidik akses melalui ringkas.kemdikbud.go.id/konsulGTK layanan ini akan buka kembali pada hari Kamis.

Menurut laman kemendikbud Aplikasi yang sudah uji coba pertama kali pada Rabu (25/10/2017 ) tersebut sebagai upaya peningkatan pelayanan.

Kemudahan mengakses aplikasi tersebut berefek pada efisiensi, bagi guru.

Selain itu, memudahkan juga tenaga pendidik atau guru yang berada jauh pada luar pulau Jakarta untuk berkonsultasi tentang masalah pembelajaran.

Sumber Foto: Laman Instagram Ditjen GTK Kemdikbud RI

Ketentuan Konsultasi Daring adalah sebagai berikut:

  • Kuota 30 Orang/layanan
  • Pendaftar adalah Tenaga Pendidik
  • Pelayanan 10 menit
  • Gunakan email Aktif
  • Ingat Jadwal Anda
  • Install Aplikasi Zoom

untuk bisa menikmati layanan konsultasi daring tersebut guru dan tenaga pendidik harus mengikuti ketentuan tersebut.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pendidikan

Jadwal Belajar dari Rumah, Hari Selasa, 9 Maret 2021

Published

on

Jadwal Belajar dari Rumah, Hari Selasa, 9 Maret 2021
Sumber Foto : Marketplace/ Learning From Home

Gencil News- Jadwal belajar dari Rumah melalui TVRI Nasional adalah program yang terus akan hadir bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud).

Program Belajar dari Rumah ini dapat memperluas akses layanan pendidikan bagi masyarakat Pada daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang memiliki keterbatasan akses internet maupun keterbatasan ekonomi

Adapun tayangan jadwal belajar edukatif pada Selasa, 9 Maret 2021 melalui TVRI Nasional ini berguna untuk siswa dan siswi yang sedang mengikuti kelas daring atau online.

Foto program jadwal belajar dari rumah melalui laman instagram Kemdikbud RI

Selain itu, Prinsip utama dalam proses Belajar Dari Rumah yaitu pembelajaran yang tidak memberatkan dan sesuai dengan kondisi lingkungan. Siswa harus terlibat aktif dalam rencana pembelajaran.

Belajar lewat televisi ini memiliki banyak kelebihan, yaitu tidak perlu adanya akses internet bagi daerah yang tidak ada jaringan.

Lebih lanjut lagi, Hal ini dapat meringankan beban guru yang gagap teknologi dan tidak bisa membuat video pembelajaran. Serta memudahkan orang tua dalam mengawasi kegiatan belajar anak.

Kementerian pendidikan dan kebudayaan (kemendikbud)

Mari kita simak informasi jadwal tayang Program Pembelajaran Senin, 8 Maret 2021 dari TV Edukasi melalui tautan berikut ini:

Streaming:

1. tve.kemdikbud.go.id/live

Usee TV:

2. http://ringkas.kemdikbud.go.id/useetv

Vidio:

3. http://ringkas.kemdikbud.go.id/vidio

RCTI+:

4. http://rctiplus.com

TV Edukasi

5. Televisi yang Santun dan Mencerdaskan

Maka jangan lewatkan tayangan Program jadwal belajar dari Rumah Bersama TVRI Nasional dan Kementrian Pendidikan Dan kebudayaan Indonesia.

Hadir menayangkan acara bertajuk ‘Belajar Dari Rumah’ untuk menemani kegiatan belajar.

Continue Reading

Pendidikan

Sektor Pendidikan AS Anjlok, Pendaftaran Mahasiswa Internasional Sepi

Published

on

Sektor Pendidikan AS Anjlok, Pendaftaran Mahasiswa Internasional Sepi
Seorang mahasiswa Universitas Negeri Dakota Utara (NDSU) yang mengenakan masker pelindung berjalan melewati gedung Teknik Selatan di kampus saat wabah COVID-19 berlanjut di Fargo, Dakota Utara, AS, 25 Oktober 2020. (Foto: REUTERS/Bing Guan)

Gencil News – VOA – Setelah sektor pendidikan tinggi AS didera berbagai pukulan dalam beberapa tahun terakhir, kini sektor tersebut dihadapkan pada anjloknya pendaftaran mahasiswa internasional di berbagai kampus AS. Hal itu dikarenakan biaya yang tinggi, hambatan imigrasi, peluang pekerjaan, dan retorika politik.

Pandemi COVID-19 telah mempercepat anjloknya pendaftaran mahasiswa internasional. Institute of International Education atau IIE mengatakan pendaftaran tersebut mengalami penurunan hingga 43 persen pada semester musim gugur 2020.

Selain itu, perang dagang antara AS dan China bisa menyebabkan universitas di Amerika menderita kerugian $1,15 miliar dalam bentuk penerimaan uang kuliah yang hilang, kata studi dari University of California, San Diego.

“Penerimaan uang kuliah mahasiswa asing merupakan faktor penting dari ekspor jasa Amerika,” demikian kata penulis studi itu. “Meskipun banyak pembahasan perdagangan dengan China difokuskan pada defisit perdagangan barang, hanya sedikit perhatian diberikan pada surplus perdagangan terkait layanan pendidikan.”

Para siswa bertepuk tangan saat Presiden China Xi Jinping memberikan pidato saat berkunjung ke Lincoln High School di Tacoma, Washington, 23 September 2015. (Foto: REUTERS/David Ryder)
Para siswa bertepuk tangan saat Presiden China Xi Jinping memberikan pidato saat berkunjung ke Lincoln High School di Tacoma, Washington, 23 September 2015. (Foto: REUTERS/David Ryder)

Sekitar sepertiga dari lebih satu juta mahasiswa asing di Amerika berasal dari China, menurut laporan Open Doors dari IIE. Laporan itu menunjukkan, bagaimana pertumbuhan pendapatan kelas atas China terkait dengan ekspor jasa pendidikan dari Amerika. Kelompok ini semakin banyak mengirim anak-anak mereka untuk belajar di luar negeri.

Peneliti laporan ini memperoleh temuan, sekitar 30 ribu mahasiswa China tidak akan mendaftar ke universitas Amerika dalam 10 tahun ke depan. Ini mengakibatkan penurunan ekspor jasa pendidikan sebesar 8 persen dan sekitar $1,15 miliar dalam bentuk kerugian untuk lembaga pendidikan tinggi di Amerika.

Laju pendaftaran mahasiswa China tumbuh 0,8 persen tahun lalu kata IIE.

Guarav Khanna adalah salah satu penulis laporan “Trade Liberalization and Chinese Students in U.S. Higher Education,” yang terbit pada Juli 2020.

“Itu benar-benar angka yang kecil dibandingkan pertumbuhan eksponensial yang kita saksikan lima tahun sebelumnya,” kata Khanna kepada VOA. “Laju mahasiswa asing benar-benar tinggi waktu itu, dan sangat menurun setelah 2016. Penurunan ini semakin buruk akibat perang dagang.”

Tarif dagang tinggi yang diberlakukan Amerika berdampak pada kota-kota paling makmur di China. Akibatnya, pendaftaran mahasiswa China ke universitas di Amerika juga menurun. Sementara itu, negara-negara lain menggiatkan perekrutan mahasiswa China.

Dalam sebuah kolom opini di Brisbane Times pada 19 Februari, John Brumby, Rektor La Trobe University, menulis: Mengingat pendidikan adalah ekspor Australia yang ke empat terbesar, mahasiswa internasional harus disambut dengan tangan terbuka dan diberi insentif untuk mendaftarkan diri ke lembaga pendidikan tinggi Australia.

Gedung Fisher Fine Arts di kampus University of Pennsylvania di Philadelphia, Pennsylvania, AS, 25 September 2017. (Foto: REUTERS/Charles Mostoller)
Gedung Fisher Fine Arts di kampus University of Pennsylvania di Philadelphia, Pennsylvania, AS, 25 September 2017. (Foto: REUTERS/Charles Mostoller)

Selain itu, katanya, mahasiswa China mampu menggairahkan ekonomi Australia dan mendukung penciptaan paling sedikit 250 ribu lapangan pekerjaan di negara Kangguru itu.

“Mahasiswa memilih studi di luar negeri, tetapi mereka memilih negara-negara seperti Kanada dan Australia, yang tidak hanya berusaha mempermudah para mahasiswa ini, tetapi juga mempermudah mereka untuk tinggal dan bekerja sesudahnya,” kata Khanna. “Dalam dua tahun terakhir, Amerika justru mempersulit para mahasiswa ini.”

Pemerintahan Biden tampaknya akan meneruskan perang dagang dengan China. Kantor berita Associated Press melaporkan, kebijakan ini akan terus berimbas pada pendaftaran mahasiswa asing. 

Continue Reading

Pendidikan

Kemdikbud Live Bersama Melalui TikTok Dengan Tema “Perempuan Juga Bisa”

Published

on

Kemdikbud Live Bersama Melalui TikTok Dengan Tema "Perempuan Juga Bisa"

Gencil News-Kemdikbud akan melakukan live bersama melalui TikTok untuk memperingati Hari Perempuan Internasional pada Tanggal 8 Maret 2021.

Hari ini menjadi kesempatan bagi para perempuan berkumpul merayakan pencapaian, mulai dari aspek politik hingga sosial, dengan misi utama untuk menyerukan kesetaraan gender.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Kemdikbud) peringati hari International Women’s Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional jatuh pada tanggal 8 Maret.

Ternyata profesi yang identik dengan laki-laki juga sangat mungkin digeluti oleh para perempuan, loh. Bahkan tidak sedikit perempuan yang memiliki prestasi luar biasa.

Untuk bisa mencapai kesetaraan peran seperti ini tentu harus diperjuangkan. Sama seperti perjuangan Zahra Muzdalifah.

Zahra ialah salah satu dari banyak contoh perempuan pesepak bola Indonesia yang berprestasi hingga memperkuat Timnas kita.

Mari simak keseruan perjalanan perjuangannya dalam siaran langsung Tiktok dengan tema “Perempuan Juga Bisa”!

Selanjutnya, sebagai Generasi yang cerdas berkarakter kemdikbud bersama beberapa perempuan indonesia akan melakukan Live bareang pada akun @Cerdasberkarakter

Acara ini merupakan rangkaian peringatan Hari Perempuan Internasional dan tentunya akan bertambah seru karena akan hadir juga Fathia Izzati, seorang kreator konten.

Jangan sampai ketinggalan, ya! Senin, 8 Maret 2021, pukul 12.00–12.30 WIB dalam akun TikTok @cerdasberkarakter.

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING