6 Negara yang Memberikan Biaya Kuliah Murah – Gencil News
Connect with us

Pendidikan

6 Negara yang Memberikan Biaya Kuliah Murah

Published

on

6 Negara Dunia Yang Memberikan Biaya Kuliah Murah Pertahun nya

Untuk anda yang mau kuliah ke Luar Negeri dengan pilihan negara berbiaya murah, artikel ini cocok untuk menjadi bahan referensi.

Biaya kuliah gak ada yang murah, mungkin hal tersebut pernah terlintas dalam benak anda. tetapi ternyata tidak semua negara memiliki biaya kuliah yang mahal.

Faktanya, ada beberapa negara dunia yang masih bisa masuk dalam hitungan dalam memberikan biaya kuliah murah pertahunnya.

Dengan demikian beberapa negara berikut masih bisa menjadi pertimbangan secara untuk nilai keuangan nya, sehingga layak masuk dalam daftar negara murah untuk kuliah.

6 Negara yang Memberikan Biaya Kuliah Murah

1. Malaysia

Letaknya yang berdekatan dengan Indonesia ini, membuat negara Malaysia bisa menjadi pilihan.

Mengenai biaya kuliahnya, Malaysia sendiri cukup terjangkau, setidaknya kamu hanya mengeluarkan uang sekitar Rp20 juta hingga Rp60 juta saja per tahun.

Tak hanya itu saja, biaya hidup pun juga kurang lebih dengan pengeluaran nilai uang indonesia karena rata-rata hanya menghabiskan Rp4 juta tiap bulan

2. Norwegia

Soal biaya kuliah murah, Norwegia juaranya. Bagaimana tidak, hampir semua media tanah air setuju bila negara ini sebagai negara dengan biaya kuliah termurah.

Pemerintah norwegia menerapkan aturan gratis pendidikan bagi siapapun. Hal tersebut juga berlaku untuk mahasiswa internasional.

yang mana kamu hanya perlu membayar uang administrasi sebesar 600 NOK atau setara dengan Rp 1 juta per semester.

Beberapa pilihan universitas di Norwegia dengan biaya kuliah gratis seperti University of Oslo, University of Agder, serta University of Nordland.

3. Jerman

Sama halnya dengan Norwegia, pemerintah Jerman juga memberikan biaya pendidikan yang sangat terjangkau sekitar Rp 7 juta sampai Rp 8,5 juta per tahun, baik untuk mahasiswa setempat maupun internasional. Bahkan, beberapa universitas menawarkan program kuliah gratis khusus mahasiswa undergraduate atau S1.

Mengenai penggunaan bahasa, saat ini sudah banyak universitas di Jerman yang memberikan program kuliah dalam bahasa Inggris. Sehingga, kamu tidak perlu khawatir lagi, bila merasa kesulitan saat menggunakan bahasa Jerman sebagai bahasa pengantar.

Beberapa universitas yang bisa kamu pilih di Jerman adalah University of Munich, Heidelberg University, dan University of Bonn.

4. Taiwan

Sudah tahu belum kalau Taiwan juga termasuk dalam daftar negara dengan biaya kuliah termurah sekaligus berkualitas? Ya, negara yang beribu kota di Taipei ini punya segala kelebihan khususnya dari segi pendidikan.

Bahkan, pemerintah Taiwan sendiri tengah fokus mempromosikan program pendidikan terjangkau untuk mahasiswa internasional. Untuk biaya kuliah, rata-rata sebesar Rp25 juta sampai Rp30 juta khusus mahasiswa yang mengambil program sarjana dan magister.

Beberapa universitas ternama yang bisa kamu pilih di Taiwan adalah National Tsing Hua University dan National Taiwan University.

5. Bangladesh

Negara Bangladesh patut masuk list sebagai tempat mengenyam pendidikan. Karena negara yang memiliki populasi terbesar ke-8 dunia ini tergolong sebagai negara dengan biaya kuliah termurah, yakni hanya sekitar Rp20 juta saja per tahun.

Salah satu universitas terbaik dengan biaya kuliah termurah ini adalah University of Dhaka.

6. Kenya

Negara dengan biaya kuliah termurah selanjutnya adalah Kenya. Rata-rata universitas di Kenya hanya membutuhkan biaya kuliah sebesar Rp 16 juta per tahun.

Pilihan universitasnya pun beragam, baik negeri maupun swasta tersedia lengkap dan salah satu yang terbaik adalah University of Nairobi.

Universitas ini berhasil meraih peringkat teratas negara kenya dengan program studi Kedokteran Gigi Konservatif dan Prostetik, Ekonomi Pertanian, Arsitektur, Administrasi Bisnis, dan Anatomi Manusia.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pendidikan

Mengembangkan Metode Pendidikan Karakter Anak di Rumah

Published

on

Mengembangkan Metode Pendidikan Karakter Anak di Rumah

Gencil News- Pendidikan karakter adalah solusi terbaik yang orang tua ajarkan pertama kali bagi anak anak berawal dari rumah.

Sasarannya tentu untuk meningkatkan kualitas anak, Terutama untuk mempersiapkan anak-anak dalam menghadapi berbagai permasalah kehidupan yang ada.

Selain itu, mengenalkan ketaqwaan, moralitas, spiritual, mentalitas, sosial dan budaya kedua orang tua hingga membentuk karakter yang baik pada anak.

Dengan mengembangkan metode pendidikan karakter anak mendapatkan penanaman nilai yang positif.

Mengembangkan metode pendidikan karakter anak di Rumah selama masa pandemi ini khususnya bisa mulai dari;

Metode Sharing

Beberapa ahli berpendapat metode Pendidikan karakter sharing atau berbagi sangat penting.

Metode ini bisa membantu sang anak dalam mengutarakan pendapat, menceritakan permasalahannya dan menciptakan suasana yang lebih nyaman.

Setiap anak pasti mempunyai karakter yang berbeda-beda, ada anak yang cenderung pendiam, pemalu dan aktif.

Metode simulasi

Pada metode ini proses pembelajaran tidak menggunakan objek yang nyata. anak bisa berperan sebagai tujuan pembelajaran.

Anda bisa berganti peran dengan anak, ajarkan anak menjadi orang tua dan anda sebaliknya.

Tahap ini bertujuan untuk melatih anak bisa memecahkan masalah, memberikan motivasi, menumbuhkan kreativitas, mengembangkan sikap toleransi, dan masih banyak lagi.

Metode Keteladanan

Selama belajar di rumah, anak juga harus berperilaku bersih, sehat dan teratur. Selain itu, anak juga bisa untuk mencatat perilaku baik yang dilakukan orang tua kepada anak.

Atau juga sebaliknya, agar ada sikap keteladanan yang bisa anak ambil dari metode ini.

Selanjutnya, sebagai orang tua anda harus fokus pada lima pilar karakter untuk anak.

Lima pilar tersebut adalah religius, empati, respect atau menghormati, dan disiplin.

Continue Reading

Pendidikan

Kemdikbud Bangun Toleransi dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Published

on

Kemdikbud Bangun Toleransi dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka
Kemdikbud Bangun Toleransi dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (Foto: Ilustrasi Mahasiswa Luar Negeri /Freepik)

Gencil News- Toleransi adalah hal penting dalam hidup bersosial khususnya bagi negara yang memiliki masyarakat majemuk seperti Indonesia.

Sebagai negara yang memiliki berbagai macam budaya, maka Indonesia memiliki rasa toleransi eksistensinya harus terjaga.

Terutama pada generasi muda. Maka dari itu Kemdikbud melalui perkembangan tersebut bangun toleransi dalam program pertukaran mahasiswa merdeka.

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka dari Kemdikbud adalah kegiatan sosial kemasyarakatan bagi generasi muda.

Selain itu, Program ini mengusung konsep baru dalam pelaksanaannya, seperti adanya kegiatan sosial kemasyarakatan melalui Modul Nusantara yang terdiri dari empat kegiatan.

Pertama; kebinekaan, Selanjutnya inspirasi dan refleksi, Terakhir kontribusi sosial.

Melalui modul ini mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk ikut terlibat dalam berbagai kegiatan.

Sosialisasi ini terlaksana secara daring pada Rabu (14/4/2021) Sebelumnya program ini dikenal dengan nama PERMATA SAKTI.

Pada tahun ini, program PERMATA SAKTI secara formal masuk dalam salah satu aktivitas program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta mendapatkan dukungan pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Mengutip dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dalam sosialisasi tersebut, Harapannya mahasiswa bisa aktif.

Selanjutnya, Mahasiswa juga bisa memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan soft skill mahasiswa terutama terkait komunikasi, kolaborasi, compassion, dll

Program ini dapat menumbuhkan semangat toleransi dan saling menghargai, meningkatan nilai persatuan dan nasionalisme.

Kegiatan Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini juga tidak hanya akan bermakna pengalaman bagi mahasiswa tapi juga setara dengan konversi dua puluh SKS.

Continue Reading

Pendidikan

Dikbud Provinsi Kalbar Turut Berduka atas Wafatnya Ibunda H. Sutarmidji

Published

on

Gencil news – Dikbud Provinsi Kalbar Turut Berduka atas Wafatnya Ibunda H. Sutarmidj. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibunda Gubernur Kalbar H. Sutarmidji, Hj. Djaedah binti Said Lajim.

Semoga Allah ta’alaa menerima segala amal kebaikannya serta memberikan beliau tempat terbaik di sisi-Nya.

Allahummaghfirlaha warhamha wa ‘afiha wa‘fu anha wa akrim nuzulaha wa wassi’ madkhalaha waghsilha bilma’i wats tsalji wal baradi, wa naqqiha minal khathaya kama naqaita ats-tsauba al-abyadh minad danasi, wa abdilha daran khairan min dariha wa ahlan khairan min ahliha wa zaujan khairan min zaujiha wa adkhilha al-jannata wa a’idzha min ‘adzabil qabri wa min adzabinnar.

Continue Reading

Pendidikan

Kemendikbud Kembali Luncurkan Bimtek PembaTIK 2021

Published

on

Kemendikbud Kembali Luncurkan Bimtek PembaTIK 2021
Kemendikbud Kembali Luncurkan Bimtek PembaTIK 2021 (Foto : Nadiem Makarim/Kemdikbud RI)

Gencil News– Untuk Meningkatkan kompetensi guru dalam penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Kemendikbud kembali luncurkan Bimtek pembaTIK 2021.

Guna mendukung terciptanya model pembelajaran yang inovatif sesuai dengan tuntutan abad 21 dan revolusi industri 4.0.

Selanjutnya, Kemendikbud melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) kembali meluncurkan Program Pembelajaran Berbasis TIK atau (PembaTIK) pada tahun 2021.

Melalui tema “Berbagi dan Berkolaborasi Belajar Bersama di Portal Rumah Belajar”, PembaTIK tahun 2021 menargetkan 75 ribu guru pendaftar.

Untuk itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim, mengajak guru Indonesia mengikuti PembaTIK 2021.

Dengan tujuan guna menghadapi dinamika perubahan lingkungan pendidikan dalam era digital.

“Mari kita berpartisipasi dan memeriahkan program PembaTIK tahun 2021, menuju Indonesia Maju. Mari terus berinovasi dan berkolaborasi untuk menjadi pendidik dengan semangat pembelajaran sepanjang hayat,” ujar Mendikbud saat membuka program PembaTIK tahun 2021 secara virtual di Tangerang Selatan, pada Kamis (15/04).

Program PembaTIK, menurut Mendikbud merupakan jawaban untuk tantangan global masa depan yang akan bangsa Indonesia hadapi.

“Guru yang memiliki kemauan untuk memaksimalkan potensi diri dengan memanfaatkan TIK dalam pembelajaran merupakan salah satu kriteria yang terpenting guru penggerak yang akan menjadi garda terdepan memajukan pendidikan di Indonesia,” ungkap Mendikbud.

Melalui program PembaTIK, lanjut Mendikbud, guru-guru dapat menyinergikan seluruh kebijakan Kemendikbud Merdeka Belajar.

Seperti Guru Penggerak, digitalisasi sekolah dan juga bantuan kuota data internet.

“Digitalisasi sekolah sebagai salah satu prioritas dari merdeka belajar melalui pengembangan platform pendidikan nasional berbasis teknologi dan pembangunan infrastruktur kelas atau sekolah masa depan,” ujar Mendikbud.

Mendikbud sampaikan kita harus siap menjalankan pembelajaran tatap muka terbatas yang mengharuskan sekolah menyediakan layanan pendidikan secara luar jaringan (luring) maupun dalam jaringan (daring).

Pemerintah menyadari pentingnya peningkatan literasi digital sehingga fasilitas dan infrastruktur teknologi yang tersedia secara optimal dan strategis.

“Oleh karena itu kami terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru-guru di Indonesia tentang pemanfaatan teknologi dengan menyelenggarakan peningkatan kompetensi TIK atau PembaTIK,” ungkap Mendikbud.

Harapannya guru yang menjadi peserta program pembaTIK dapat meningkat kompetensinya sesuai dengan standar kompetensi TIK guru dari UNESCO.

Program ini akan berlangsung selama delapan bulan sejak April hingga November 2021 dan menjadi empat level kompetensi.

Antara lain yaitu literasi TIK, implementasi TIK, kreasi TIK, serta level terakhir yaitu berbagi dan berkolaborasi.

“Dengan level ini para guru akan menghasilkan karya terbaik berupa materi pembelajaran dalam memanfaatkan TIK,” kata Mendikbud.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING