Aplikasi Edit Foto di Google Play Store Diduga Telah Disusupi Malware

Aplikasi Edit Foto di Google Play Store Diduga Telah Disusupi Malware
Aplikasi Edit Foto di Google Play Store Diduga Telah Disusupi Malware

Aplikasi Edit Foto di Google Play Store Diduga Telah Disusupi Malware Menurut laporan setidaknya ada 29 aplikasi yang diduga telah disusupi oleh malware jahat.

Dan hampir semuanya merupakan aplikasi pengeditan foto bahkan beberapa di antaranya.

Merupakan aplikasi yang cukup populer seperti “Pro Camera Beauty,” “Cartoon Art Photo,” dan “Emoji Camera”

sebuah malware kembali ditemukan di banyak aplikasi yang ada di toko aplikasi Google Play.

Menurut laporan baru dari Perusahaan keamanan Trend Micro yang kami kutip di laman SlashGear mengungkapkan. Bahwa mereka telah menemukan 29 aplikasi yang diduga telah disusupi oleh malware jahat.

Trend Micro mengatakan bahwa ke 29 aplikasi yang terkena hampir semuanya adalah aplikasi pengeditan foto dan beberapa di antaranya. Merupakan aplikasi yang cukup populer seperti “Pro Camera Beauty,” “Cartoon Art Photo,” dan “Emoji Camera,” yang tercatat telah di unduh lebih dari 1 juta.

Baca juga   Youtube akan Matikan Kolom Komentar untuk Video Anak-Anak

Investigasi yang dilakukan oleh peneliti keamanan asal Jepang itu mengungkapkan bahwa di antara taktik. Yang digunakan aplikasi ini adalah menampilkan iklan pop-up layar penuh.

Ketika iklan itu di ketuk maka akan langsung mengunduh pemutar video porno online yang tidak berfungsi meski setelah pembayaran dari pengguna diterima.

Bahkan dalam beberapa kasus, ia ada yang akan mencoba teknik phishing dengan mengunduh pemutar media berbayar. Dan di arahkan ke situs web untuk mendapatkan informasi pribadi dari pengguna, seperti alamat dan nomor telepon.

Lebih buruk lagi beberapa aplikasi edit foto lainnya memungkinkan seseorang untuk mengunggah gambar ke server. Yang kemudian merespon dengan permintaan palsu tentang perlunya memperbarui.

Namun, alih-alih benar-benar mengembalikan foto yang diedit, para pengembang aplikasi tersebut justru dapat mengumpulkan foto pengguna untuk tujuan lain.

Baca juga   Ribuan Pekerja Google di seluruh Dunia Mogok Kerja

Yang lebih parah lagi, pengguna yang terkena dampak malware ini akan sulit untuk menghapusnya di perangkat mereka meski aplikasi di hapus.

Trend Micro menemukan bahwa aplikasi menggunakan pengepakan, metode kompresi arsip, yang menyembunyikan kontennya dari Google dan sistem keamanan lainnya. Yang membuatnya semakin sulit bagi pengguna untuk menemukan dan menghapus instalannya.

“Tidak satu pun dari aplikasi ini memberikan indikasi bahwa mereka adalah orang-orang di belakang iklan sehingga pengguna mungkin merasa sulit untuk menentukan dari mana mereka berasal,” tulis analis Lorin Wu.

Para peneliti dari Trend Micro mengatakan bahwa para pengguna Play Store agar berhati-hati dan selalu memeriksa komentar dari pengguna lain. Sebelum memasang aplikasi apa pun agar terhindar dari perilaku mencurigakan atau iklan pop-up yang tidak diinginkan setelah menginstalnya.


Penulis : Faisal
Editor : Gencil News
Sumber : www.bejagadget.com