Apple dan Google akan Kembangkan Teknologi Jaringan 6G
Connect with us

Teknologi Informasi

Apple dan Google akan Kembangkan Teknologi Jaringan 6G

Published

on

Apple dan Google akan Kembangkan Teknologi Jaringan 6G
Sumber Foto : IEEE SPECTRUM/ 6 G

Meski jaringan 5G belum berjalan secara massal, pemerintah Cina rupanya sudah mengambil ancang-ancang menyiapkan jaringan 6G.

Namun, tidak mau kalah deretan perusahaan teknologi seperti Apple dan gogle juga mulai mencoba mengembangkan teknologi jaringan 6G.

Selanjutnya, beberapa perusahaan teknologi yang juga baru ikut bergabung adalah Charter, Cisco, Hewlett Packard Enterprise, dan Intel.

Mengutip dari laman CNET. Apple dan Google telah bergabung dalam grup industri telekomunikasi Next G Alliance yang memiliki tujuan untuk pengembangan jaringan internet 5G dan seterusnya dalam beberapa dekade berikutnya.

Selain Apple dan Google, beberapa perusahaan teknologi lainnya yang tergabung dalam Alliance for Telecommunications Industry Solutions (ATIS) antara lain operator Amerika Serikat AT&T, Verizon, US Cellular dan T-Mobile, serta Charter Communications, Cisco, Hewlett Packard Enterprise dan Intel. 

CEO ATIS Susan Miller mengatakan, para anggota Next G Alliance akan melakukan penelitian dan pengembangan, manufaktur, standardisasi, serta kesiapan pasar.

“Anggota pendiri kami mewakili pemangku kepentingan industri terkemuka yang mendorong inovasi dalam ekosistem seluler,” ungkapnya.

Sejauh ini, raksasa teknologi asal China, Huawei, tidak ada dalam daftar tersebut.

Mereka sudah lebih dulu melakukan pengembangan jaringan 5G. Bahkan laporan tahun lalu menunjukkan Huawei sudah mulai melakukan penelitian 6G sendiri.

Kelompok kerja diharapkan akan mulai pada awal 2021. Meskipun tidak ada penentuan waktu kapan 6G akan memasuki pasar atau seperti apa bentuk atau penawarannya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Teknologi Informasi

Mengenal 4 Kamera Di Dalam Ponsel Pintar

Published

on

Mengenal 4 Kamera Di Dalam Ponsel Pintar

GENCIL NEWS – Permintaan konsumen yang makin menyukai kualitas kamera baik menuntut para produsen ponsel terus berinovasi.

Namun terkadang para konsumen hanya sekadar melihat kualitas gambar hasil kameranya. Mereka lupa bertanya apa saja kegunaan dari lensa yang ada pada kamera ponsel itu. Padahal, itu penting untuk menunjang hasil foto Anda.

Ponsel Pintar zaman sekarang sering menyajikan kamera dalam jumlah banyak dan bahkan frasa “quad camera” nampaknya menjadi frasa ampuh untuk memasarkan sebuah gawai.

Untuk itu Anda perlu tahu beberapa penjelasan mengenai nama, manfaat dan kegunaan dari lensa-lensa yang ada di ponsel Anda, berikut penjelasannya:

1. Wide angle lenses atau lensa sudut lebar

Sederhananya, lensa ini lebih cocok untuk pemandangan luas atau foto bersama teman-teman di dalam pertemuan. Kemampuan lensa ini sama dengan ketika Anda mundur beberapa langkah untuk mendapatkan atau memasukan lebih banyak objek ke dalam layar. Dilansir Populer Science, pemakaian ini cocok untuk mereka yang suka street photography atau fotografi jalanan dan mereka yang suka jalan-jalan ke alam bebas. Beberapa ponsel yang memiliki lensa sudut lebar termasuk Samsung Galaxy S10 dan beberapa iPhone XS Max.

2. Lensa tele

Lensa telefoto hampir sama dengan lensa sudut lebar. Akan tetapi, lensa telefoto memiliki gambar yang lebih nyata dan jernih. Lensa ini memberikan kualitas zoom optik pada gambar sehingga lebih halus dan detail. Lensa tele juga digunakan untuk membuat bokeh mewah atau efek fokus dalam mode potret. Dengan menggabungkan data dari beberapa lensa, ponsel Anda dapat memahami seberapa dekat objek, mengaburkan latar belakang dan membuat latar depan menjadi fokus. Lensa telefoto terpasang pada kamera belakang pada iPhone XS Maxl. Selain di iPhone XS Max, lensa tele juga dapat Anda temukan pada Huawei P30 Pro.

3. Sensor monokrom

Beberapa kamera smartphone memiliki sensor yang didedikasikan untuk mengambil bidikan monokrom. Manfaat nyata dari foto hitam putih atau monokrom ini adalah ketajaman, itulah sebabnya beberapa fotografer lebih suka gambar tanpa warna di dalamnya. Ponsel modern sudah didesain untuk memadukan ketajaman gambar melalui sensor warna untuk menghasilkan bidikan yang lebih akurat. Meski begitu, penggunaan sensor monokrom masih jarang. Beberapa ponsel yang sudah menggunakannya adalah Huawei dan Honor tetapi ini belum ada di pasaran.

4. Sensor kedalaman

Sensor ini berguna dalam proses foto potret dan biasanya memunculkan bokeh. Sensor ini memiliki efek blur bergaya profesional baik melalui kamera depan atau belakang, karena kamera akan diarahkan mengambil gambar yang lebih tajam. Dikutip Adroitpit lensa ini pada smartphone tidak secara akurat menangkap objek tiga dimensi, jadi Anda akan sering melihat foto dengan beberapa bagian buram. Efek buram ini juga tidak super akurat, karena mengaburkan latar belakang gambar secara merata.

jenis lensa kamera ponsel pintar dapat dijadikan sebagai referensimu untuk menciptakan karya foto yang memukau. Hanya dengan menggunakan ponsel pribadi,

Continue Reading

Teknologi Informasi

Cara Mengaktifkan Kartu BPJS Kesehatan yang Non-Aktif

Published

on

Cara Mengaktifkan Kartu BPJS Kesehatan yang Non-Aktif
Sumber Foto : Web BPJS Kesehatan

Gencil News – Pernahkah mengalami keterlambatan pembayaran Kartu BPJS hingga mengakibatkan status kepesertaan menjadi Non-aktif.

Cek kembali secara rutin setiap bulan kewajiban anda dan Jangan sampai mengalami keterlambatan pembayaran hingga berakhir dengan denda.

Kartu BPJS Kesehatan merupakan program pemerintah untuk masyarakat supaya bisa mengakses layanan kesehatan dengan lebih terjangkau.

Selanjutnya, langkah apa yang harus dilakukan Jika peserta mengalami keterlambatan dalam pembayaran Kartu BPJS Kesehatan?

Lebih lanjut lagi dalam situs resmi pemerintah, ada peraturan baru mengenai sanksi jika telat membayar iuran BPJS Kesehatan.

Peraturan tersebut tertuang melalui Perpres 64 tahun 2020 pada 1 Juli 2020. jika pembayaran BPJS terlambat maka tidak akan dikenakan denda, tapi kartu akan langsung Non-aktif.

Kartu yang nonaktif bisa aktif kembali. Namun, dengan membayar sejumlah iuran yang tertunggak dan iuran pada bulan berjalan sehingga bisa memanfaatkan kepesertaannya.

Bagaimana Cara Mengaktifkan Kembali Akun yang sudah Non-Aktif.

Apabila akun peserta ternyata Nonaktifk, para peserta dapat melakukan pembaruan data NIK dengan cara:

1. Menghubungi kantor cabang melalui layanan administrasi dengan WhatsApp (Pandawa) menu pengaktifan kembali kartu

2. Melalui petugas BPJS SATU! rumah sakit.

3. Melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500 400.

pengguna cukup menyiapkan foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) dan kartu peserta KIS.

Jika sudah melaporkan pembaruan data, maka status kepesertaannya akan Aktif kembali dalam waktu maksimal 1×24 jam

Continue Reading

Teknologi Informasi

Kominfo Minta Whatsapp Terapkan Perlindungan Data Pribadi

Published

on

Kominfo Minta Whatsapp Terapkan Perlindungan Data Pribadi

Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo) telah memberi perhatian yang serius atas kabar yang berkembang berkaitan aturan dan tata Kelola data pribadi, serta privasi pengguna.

Menteri Kominfo Johnny G. Plate menekankan agar pengelola platform dalam hal ini WA dan FB perlu menerapkan prinsip pelindungan data pribadi.

“Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya pelindungan data pribadi dalam penggunaan aplikasi informatika,” tutur Johnny.

Kementerian Kominfo mengabarkan telah melakukan pertemuan dengan perwakilan WhatsApp/Facebook Asia Pacific Region untuk membahas tentang pembaruan kebijakan privasi.

“Pada Hari Senin, 11 Januari 2021 kami telah bertemu. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Kominfo menekankan agar WhatsApp/Facebook serta pihak-pihak terkait melakukan beberapa hal,” paparnya.

Lebih lanjut, Kementerian Komunikasi dan informatika mendorong WhatsApp/Facebook Asia Pacific Region untuk menjawab dan memberikan penjelasan.

Mengenai kekhawatiran yang tengah berkembang mengenai tujuan dan dasar kepentingan pemrosesan data pribadi.

Selanjutnya, Kementerian Kominfo mendorong WhatsApp/Facebook Asia Pacific Region untuk meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan hukum.

dan juga peraturan perundang-perundangan yang berlaku di Indonesia terkait hal tersebut.

WhatsApp juga harus memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait tujuan dan dasar dari pemrosesan data pribadi tersebut.

Sebelumnya, pengguna WhatsApp khawatir sejak munculnya kebijakan baru untuk membagikan informasi pribadi pengguna ke Facebook. Pada Kamis (7/1), WhatsApp telah mengirim notifikasi kepada penggunanya untuk menyetujui aturan tersebut.

Kebijakan baru tersebut akan berlaku kepada pengguna WhatsApp Android maupun iOS.

Apabila Anda mengabaikan notifikasi tersebut dengan menekan opsi menunda (Not Now) dan tarus tidak mau menyetujui kebijakan tersebut hingga 8 Februari mendatang, maka akun Anda terpaksa dihapus, dan tidak bisa menggunakan aplikasi WhatsApp.

Continue Reading

TRENDING