Connect with us

Teknologi Informasi

Mengenal Biopori Lubang Untuk Mengatasi Banjir

Published

on

Mengenal Biopori Lubang Untuk Mengatasi Banjir

GENCIL NEWS – Selain menciptakan sumur resapan, ada metode sederhana lainnya yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi banjir, yakni dengan membuat lubang biopori.

Biopori sendiri adalah lubang lubang di dalam tanah yang terbentuk akibat berbagai aktifitas organisme di dalamnya, seperti cacing, akar tanaman, rayap dan jenis fauna tanah lain nya.

Lubang lubang yang terbentuk akan terisi udara dan akan menjadi tempat berlalu nya air di dalam tanah. Pada umumnya, biopori dibuat dengan lubang berdiameter sekitar 10 hingga 30 cm.

Dalam membuat biopori anda cukup pilih lokasi tanah yang tepat untuk membuat biopori tersebut. Jika tanah tersebut dalam keadaan kering.

Anda bisa menyiramnya terlebih dulu menggunakan air sehingga tanah menjadi lebih lunak dan memudahkan saat sedang membuat bagian lubangnya.

Jika sudah menemukan lokasi yang tepat, anda harus menyiapkan sejumlah peralatan dan bahan untuk membuat biopori.

Peralatan tersebut di antaranya adalah linggis atau bor khusus tanah, pipa pvc berukuran satu meter dengan diameter 10 hingga 30 cm, dan kawat besi atau penutup pipa yang telah kamu berikan lubang pada bagian sisinya.

Sementara itu, bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat biopori adalah air dan sampah organik berupa daun, kulit buah-buahan, rumput, atau sampah sayuran.

Manfaat bipori bagi lingkungan anda sangat besar sekali dampak nya. Selain mengatasi banjir, penyubur tanaman dan empat pembuangan sampah organic. Bipori juga berguna untuk meningkatkan kawasan hijau.

Lokasi resapan biopori (LRP) yang baik adalah area di mana air secara alami cenderung berkumpul. Untuk itu, kamu bisa membuat lubang biopori di area seperti pembuangan air hujan.

Dengan begitu, air hujan akan diresapkan di halaman rumah, alih-alih mengalir di saluran drainase umum.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Teknologi Informasi

Google Meet Batasi Waktu Meeting Mulai 30 September

Published

on

Google Meet Batasi Waktu Meeting Mulai 30 September

Gencil News- Google Meet Batasi Waktu Meeting Mulai 30 September. Awalnya Google sendiri menggratiskan layanan Google Meet miliknya demi menyaingi Zoom yang sangat populer semenjak virus corona (COVID-19) hadir. Memang ini menjadi langkah terbaik yang bisa diambil oleh Google Di bulan April lalu dimana Google telah memberikan akses layanan conference Google Meet secara gratis untuk seluruh pengguna akun Google.

Google Meet Batasi Waktu Meeting Mulai 30 September. Bahkan Google juga tidak memberikan batasan waktu sama sekali untuk para pengguna gratisannya. Namun baru-baru ini ada informasi dimana Google telah memutuskan bahwa mulai 30 September 2020 ini, Google bakal mengubah kebijakan dari Google Meet yang berpengaruh kepada para pengguna gratisan.

Disebutkan bahwa setelah tanggal 30 September, pengguna Google Meet gratisan hanya diberikan waktu selama 60 menit untuk melakukan meeting.

Meskipun begitu Google belum mengkonfirmasi pasti apakah aturan tersebut akan diberlakukan atau tidak. Pihak Google pun akan memberi informasi jika memang ada perubahan yang terjadi nantinya.

Jika aturan tersebut berlaku, tentu saja pengguna Google Meet mau tidak mau harus berlangganan ke layanan G Suite yang merupakan layanan berbayar Google yang menghadirkan lebih banyak fitur-fitur untuk layanan Google, salah satunya Google Meet.

Selain itu, pihak Google juga menyatakan layanan Google Meet dapat akses melalui layar TV, Smart Display, termasuk TV Pintar berbasis Android dengan memanfaatkan dukungan dari Chromecast. Kehadiran layanan ini diumumkan oleh anggota tim Chromecast Grace Yang beberapa waktu lalu.

“Meet di Chromecast memungkinkan pengguna membuat atau bergabung dengan meeting untuk terhubung dengan teman sekolah, berkolaborasi dalam sebuah proyek, dan menghadiri kuliah,” tulis Grace dalam forum dukung Chromecast.

Meski demikian, suara dan video untuk komunikasi dua arah melalui Meet tetap perlu dilakukan melalui komputer. Jadi, yang ditampilkan di TV merupakan layar meeting secara keseluruhan.

Model Chromecast yang mendukung fitur ini adalah Chromecast Ultra termasuk Chromecast generasi kedua dan versi paling baru. Meski sudah dapat digunakan, Google mengingatkan performa fitur ini dapat berbeda tergantung model layar atau Android TV yang digunakan.

Continue Reading

Teknologi Informasi

Pemerintah Thailand Gugat Facebook dan Twitter

Published

on

Pemerintah Thailand Gugat Facebook dan Twitter

Gencil News – Pemerintah Thailand, mengajukan gugatan ke polisi terhadap Facebook dan Twitter karena dinilai tidak mematuhi perintah pengadilan untuk memblokir konten yang dianggap ilegal berdasarkan undang-undang negara itu.

Menteri Ekonomi Digital dan Kemasyarakatan Thailand, Buddhipongse Punnakanta, mengatakan dalam sebuah konferensi pers, Jumat (25/9).

ini merupakan kali pertama kementeriannya mengambil tindakan seperti itu terhadap perusahaan media sosial berdasarkan UU Kejahatan Komputer Thailand. Sebelumnya, kementeriannya biasanya hanya menggugat pemilik akun media sosial atau situs web.

Gugatan yang diajukan ke Divisi Pemberantasan Kejahatan Teknologi itu menyebutkan, kedua perusahaan media sosial itu gagal memenuhi tenggat waktu 15 hari yang diperintahkan pengadilan untuk memblokir ratusan akun. Ia mengatakan, akun-akun itu menampilkan konten ilegal, seperti judi, pornografi, narkoba dan kerajaan.

Kementerian itu juga mengajukan gugatan terhadap pihak-pihak yang memanfaatkan lima akun untuk menyebarkan informasi yang dianggap ofensif selama demonstrasi antipemerintah akhir pekan lalu.

Buddhipongse mengatakan, Facebook sejauh ini hanya memblokir 215 dari 661 akun yang diajukan kementeriannya, sementara Twitter hanya memblokir empat dari 69 akun yang dianggap melanggar.

Kepolisian Thailand mengatakan kedua perusahaan itu bisa dikenai denda maksimal $ 6.325 (Rp 93,6 juta), dan denda harian tambahan sebesar $ 158 untuk setiap hari yang dilanggarnya setelah 15 hari yang ditetapkan pengadilan.

Kate Hayes, seorang juru bicara Facebook Divisi Asia Pasifik, mengatakan kepada Associated Press, perusahaannya tidak memiliki komentar atas tindakan pemerintah Thailand pada saat ini. Juru bicara Twitter hingga berita ini diturunkan belum bisa dihubungi.

Continue Reading

Teknologi Informasi

5 Hal Ini Menjadi Pertimbangan Sebelum Membeli Gadget

Published

on

5 Hal Ini Menjadi Pertimbangan Sebelum Membeli Gadget

GENCIL NEWS – 5 Hal Ini Menjadi Pertimbangan Sebelum Membeli Gadget. Memilih teknologi yang bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama bukan urusan yang mudah, banyak pertimbangan yang harus ditelisik seperti mencari informasi lebih lanjut tentang gadget yang kamu inginkan serta menentukan apa yang benar-benar kamu butuhkan.

Gadget sudah menjadi bagian yang tidak lepas dari manusia saat ini. Kebutuhan akan alat komunikasi tersebut tak kalah dengan kebutuhan primer dalam hidup. Tugas anda sebagai pembeli memilih dengan bijak ketika hendak membeli suatu barang. Bagaimanapun kebutuhan dan keinginan setiap orang pasti berbeda.

5 Hal Ini Menjadi Pertimbangan Sebelum Membeli Gadget
  • Produk tersebut bisa diandalkan

Seperti halnya peralatan rumah tangga, produk teknologi memiliki tingkat kegagalan, yakni rasio unit yang bisa bekerja baik dengan unit yang rusak.

Di consumer reports situs yang terkenal untuk merilis data realibilitas untuk produk smartphone, laptop, tablet, TV, sampai printer dengan cara melakukan survei kepada pengguna produk.

Ponsel buatan Apple dan Samsung adalah contoh produk-produk yang memiliki realibitas yang tinggi. selain itu, rajin-rajinlah membaca penilaian pengguna lain. Jika banyak pengguna mengalami permasalahan, sebaiknya cari opsi perangkat lain.

  • Apakah produk tersebut menyelesaikan masalah

Seiring dengan menjamurnya produk gadget ponsel pintar dan smart homejika tidak bijak dalam memilih produk mana yang diperlukan, gadget pintar tersebut hanya akan menambah masalah baru.

Contoh nya produk-produk seperti tempat sampah pintar yang bisa terbuka secara otomatis hanya dengan ayunan tangan, jangan lupa produk ini bergantung pada baterai, maka ketahanan nya maupun sensor yang ada di piranti tersebut bisa saja menimbulkan masalah baru jika tidak di perhatikan.

  • Perhatikan sistem operasinya

Apakah yang anda cari jika anda memilih gadget ponsel pintar? Apakah itu iOS ataukah Android? iOS dinilai banyak orang lebih mudah digunakan ketimbang Android, tetapi sangat eksklusif sehingga kamu tidak punya banyak pilihan dan harus bergantung pada ekosistem Apple. Sebaliknya Android memiliki lebih banyak pilihan smartphone maupun aplikasi, namun di sisi lain akan membuatmu bingung karena kurasi yang tidak sejelas iOS.

  • Prosesor perlu dipertimbangkan

Kebutuhan anda apakah itu untuk bermain game atau sekadar berkomunikasi? Jika bermain  gameatau digunakan untuk menangani aplikasi berat, prosesor sejenis Snapdragon 835 atau A11 Bionic ke atas adalah pertimbangan utamamu.

  • Jangan termakan oleh desain

Desain yang futuristis juga merupakan godaan tersendiri. Sayang sekali jika smartphone bergaya futuristis tidak mampu meng-handle aplikasi yang futuristis juga.

Lebih baik anda memilih desain smartphone yang standar tapi memiliki spesifikasi tinggi.

Continue Reading

TRENDING