Pininfarina Battista Mobil listrik setara kekuatan 10 BMW dan Jet F-16

Pininfarina Battista

Pininfarina Battista Mobil listrik setara kekuatan 10 BMW dan Jet F-16. Seorang pembuat mobil spesialis Italia meluncurkan mobil listrik yang diklaim dapat mencapai 180 mil per jam (mph), lebih cepat dari pada jet F-16.

Automobili Pininfarina memulai debut “hypercar” Battista ini di Geneva International Motor Show pada hari Selasa.

Hypercar adalah istilah yang digunakan oleh pengamat kendaraan untuk menggambarkan fraksi paling atas setelah “Supercar“.

Pembuatnya mengatakan Battista dapat menghasilkan 1.900 tenaga kuda (bhp), tersebar di empat motor terpisah yang memberi daya pada setiap roda. Ini kabarnya menjadikannya mobil jalan paling kuat yang pernah diproduksi.

Sebagai perbandingan, BMW Seri 530 5, dengan harga sekitar $ 50.000, memiliki sepersepuluh tenaga mesin pada 190 bhp.

Baca juga   6 Startup Malaysia Hadir Di Indonesia

Dalam hal akselerasi, Pininfarina Battista telah digambarkan sebagai mobil tercepat, dengan kecepatan mencapai 62 mph (100 km / jam) dalam waktu kurang dari dua detik.

Embedded video
Battista ini di Geneva International Motor Show

Berbicara di acara Munich, CEO Automobili Pininfarina Michael Perschke mengatakan untuk alasan keamanan, versi mesin terbatas dengan kecepatan tertinggi 350 kmh (217 mph), akan dirilis terlebih dahulu.

“Mobil ini 0-300 (kmh) lebih cepat daripada pesawat F-16, Jadi mobil akan dilepas dengan kecepatan tertinggi 350 kilometer (per jam) untuk alasan keamanan.”

Seratus lima puluh mobil akan dibangun dan tersedia untuk dikendarai pada tahun 2020. Masing-masing telah dihargai sekitar $ 2,2 juta atau setara dengan 31.3 miliar rupiah.

Perschke mengatakan perusahaan ingin sepenuhnya menjual habis battista setelah pameran mobil Pebble Beach 2019 pada bulan Agustus tahun ini.

Baca juga   Potensi Big Data dan Ancaman Keamanan Siber

“Kami memiliki sekitar 40 persen dari produksi global yang sudah dipesan dan, di AS, mendekati 70 persen,” katanya.

Automobili Pininfarina, yang dimiliki oleh konglomerat multinasional India Mahindra Group dan berbasis di Jerman, mengatakan untuk 1 kali pengisian baterai dapat menempuh perjalanan sekitar 280 mil.

Penulis : Gencil News
Editor : Gencil News
Sumber : cnbc.com