Connect with us

Teknologi Informasi

Pore Block, Inovasi ‘Paving Block’ Tahan Banjir

Published

on

Banjir salah satunya disebabkan oleh berkurangnya daerah resapan air. Sebuah perusahaan rintisan (start up) di Bandung menawarkan solusi berupa paving block berpori.

Paving block berpori ini tidak menghambat penyerapan air ke tanah. Genangan air pun bisa dicegah.

“Dengan adanya pore block ini, pembangunan bisa terus dilakukan, tapi daerah resapan air bisa tetap dijaga juga. Jadi walaupun ekonomi meningkat, lingkungan tetap kita pedulikan,” jelas Anisa Azizah, co-founder Tech Prom Lab

Co-Founder Tech Prom Lab, Anisa Azizah, berharap pore block bisa mengurangi banjir di Indonesia.

Lulusan Teknik Fisika ITB ini menjelaskan, pore block dapat ditembus air sampai 1000 mm/hari, berpuluh-puluh kali lipat dari paving block biasa.

Paving block berpori di pasaran biasanya tidak sekuat paving block biasa. Karena itu Tech Prom Lab mengembangkan bahan kimia yang membuat produknya tetap kuat.

“Karena kita dari teknik material. Kita teliti materialnya dan bisa mengembangkan bahan kimia yang membuat itu kuat tapi tetap berpori,” ujar mahasiswa MBA ITB ini.

Kekuatannya bahkan mencapai K-200 sampai K-350, setara dengan paving block kelas B sampai A.

Tech Prom Gaet Produsen Lokal

Perusahaan rintisan ini bekerjasama dengan pabrik paving block lokal di Tasikmalaya, Jawa Barat, dan Tangerang, Banten.

HR Manager Tech Prom Lab, Afif Bani Buchori, mengatakan pihaknya melakukan transfer teknologi kepada produsen lokal.

“Kita partnership dan vendoring begitu. Kalau misalnya di Makassar ada vendor nih yang punya pabrik (paving block) dia reach out kita, ya kita akan ke sana dan transfer teknologi. Dia akan jadi operasi daerah Makassar,” jelas dia.

Pore block telah digunakan di sejumlah lokasi, salah satunya di Sekolah Yayasan Al-Haq, Kota Bandung. (Courtesy: Tech Prom Lab)

Berdiri pada 2018, Tech Prom Lab berhasil menjual paving block berpori pertamanya setahun kemudian.

Dipasarkan lewat kerabat dan pameran, pore block kini sudah digunakan di hampir 10 lokasi di Bandung, Sumedang, dan Tangerang. Mulai dari rumah, pemukiman, sampai lapangan sekolah.

Kesadaran Masyarakat Masih Rendah

Harga pore block sebetulnya sama dengan paving block kelas A. Namun masyarakat masih memilih paving block kelas yang lebih rendah karena lebih murah.

Karena itu, kata Afif, pihaknya berupaya menyadarkan masyarakat akan manfaat pore block.

Dalam pengujian, pore block dapat ditembus air sampai 1000 mm / hari, berpuluh-puluh kali lipat dibandingkan paving block biasa. (VOA/Rio Tuasikal)

“Karena kami basis isunya lingkungan, ya kami sekalian edukasi masyarakat. Instagram kami full dengan education. Kami niatnya emang mengenalkan dulu. Begitu mereka sudah tahu, mereka akan datang kan,” tambah Afif, lulusan MBA ITB.

Perusahaan berisi tujuh anak muda ini berencana mengembangkan sayap operasi ke Jawa Timur dan Jawa Tengah pada 2020.

Selain itu, mereka akan mulai mengembangkan pore block memakai abu layang (fly ash), limbah pembakaran batu bara.

Anisa berharap, produknya bisa membantu penanganan banjir di Indonesia.

Pore block ini hanya salah satu solusi, dan masih banyak solusi-solusi lain. Masyarakat bisa lebih aware terhadap lingkungan, dan bisa memakai barang-barang yang ramah lingkungan seperti pore block ini,” harapnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Teknologi Informasi

Deretan Hacker Terkenal Dunia Sepanjang Sejarah Teknologi

Published

on

Deretan Hacker Terkenal Dunia Sepanjang Sejarah Teknologi

Gencil News- Deretan Hacker Terkenal Dunia Sepanjang Sejarah Teknologi. Peretas atau istilah yang sekarang umumny digunakan Hacker adalah orang yang mempelajari, menganalisis, memodifikasi, serta menerobos masuk ke dalam sistem komputer dan jaringan komputer, baik untuk keuntungan pribadi atau dimotivasi oleh tantangan.

Deretan Hacker Terkenal Dunia Sepanjang Sejarah Teknologi. Hacker pertama kalinya muncul dengan artian positif yaitu untuk menyebutkan istilah kepada seseorang yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik dari pada yang telah dirancang bersama, namun pada akhirnya banyak pihak pihak yang mengatas namakan hacker atas tindakan yang merugikan pihak lain yaitu cracker.

Ada dua jenis tipe peretas yaitu:

  • Hacker (White Hat Hackers): Peretas yang sebenarnya, memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik dari pada yang telah dirancang bersama tanpa merusak.
  • Cracker (Black Hat Hackers): Peretas yang mengakibatkan kerugian pihak tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs web (defacing), menyisipkan kode-kode virus, dan menggunakan celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk menyusup serta merusak suatu sistem.

Berikut ini adalah Deretan Hacker Berbahaya Terkenal di Dunia Sepanjang Sejarah Teknologi. Dan salah satu nya berasal dari indonesia.

1. Adrian Lamo

Adrian Lamo Pada Tahun 2009 kembali menjadi perbincangan publik karena perannya di Wikileaks dalam membantu menyumbangkan materi sensitif ke situs web, ia kemudian memiliki peran di PBS Soldier PFC Bradley Manning namun ia salahgunakan untuk mengumpulkan data rahasia dan menjualnya ke Wikileaks. ia mengklaim bahwa aksinya ia lakukan karena banyak nyawa yang terancam oleh tentara Manning. Pada Tahun 2018 ia dikabarkan meninggal dunia pada usia 37 tahun.

2. Kevin David Mitnick

Adalah seorang konsultan dan pembuatan keamanan komputer. Dia adalah salah satu hacker komputer yang kontoversial di akhir abad ke-20 yang merupakan kriminal komputer yang paling dicari di Amerika. Selain pernah menyadap blackberry Obama, Kevin mitnick merupakan legenda hidup hacker sekaligus cracker.

3. Gary Mckinnon

Garry berhasil ditangkap dan dinyatakan bersalah karena dirinya kedapatan menghack situs militer dan NASA dari rumah kekasihnya yang berada di London. Pada November 2002 Mckinnon didakwa bersalah oleh juri federal, 7 tindakan kriminal dunia maya yang dilakukannya ini dapat membuatnya ditahan selama 70 tahun penjara di US.

Namun selama 3 tahun tepatnya sampai Juni 2005, Garry Mckinnon tetap tinggal di Inggris, karena di Inggris tidak memperbolehkan Amerika untuk mengekstradisi warganya ke Amerika.

4. Max Ray Butler

atau yang dikenal sebagai Iceman, bekerja sebagai konsultan keamanan komputer sebelum akhirnya menjadi salah satu hacker terbesar sepanjang sejarah. Ia berhasil mencuri lebih dari 2 juta nomor kartu kredit secara digital dan menyebabkan kerugian total hingga US$86 juta.

5. Jim Geovedi

Hacker asal Indonesia ini terkenal setelah meretas dan mengubah arah dua buah satelit milik Indonesia dan satu buah satelit milik China. Dia melakukan hal tersebut karena ingin melihat kekurangan satelit yang ada. Bahkan, kepada dunia ia mengaku bisa mengendalikan jaringan internet di Indonesia dan memodifikasi semua transaksi keuangan. Tetapi, dia enggan untuk melakukannya.

Continue Reading

Teknologi Informasi

Kini Tampilan Lokasi Persebaran Covid-19 Bisa Dilihat di Google Maps

Published

on

Kini Tampilan Lokasi Persebaran Covid-19 Bisa Dilihat di Google Maps

Gencil News- Kini Tampilan Lokasi Persebaran Covid-19 Bisa Dilihat di Google Maps. Kabar baik bagi anda yang berencana bepergian. Google sekarang mengintegrasikan statistik covid-19 ke aplikasi Google Maps. Tidak bisa dihindari lagi sejak kasus infeksi virus corona (covid-19) terus bertambah setiap harinya. Persebaran kasus ini sudah menyebar, tidak hanya di satu tempat. Setiap orang pun harus mengetahuinya agar bisa melakukan antisipasi ketika bepergian ke lokasi-lokasi tersebut.

Kini Tampilan Lokasi Persebaran Covid-19 Bisa Dilihat di Google Maps. Mengutip dari Ubergizmo, Kamis (24/9/2020), Google Maps versi terbaru ini datang dalam bentuk overlay di mana pengguna dapat mengaktifkan layer tersebut untuk mendapat gambaran tentang jumlah infeksi covid-19 berdasarkan rata-rata tujuh hari.

Fitur ini akan tersedia di seluruh dunia. Fitur tersebut saat ini sudah diluncurkan untuk perangkat iOS dan Android. Jadi, pastikan Anda memperbarui aplikasi Google Maps jika ingin memeriksa terkait kasus covid-19.

Google Maps juga dapat mencatat apakah tingkat infeksi meningkat atau menurun. Artinya jika Anda berencana pergi ke negara bagian lain, bisa memeriksa Google Maps untuk melihat berapa tingkat infeksinya, dan apakah tingkat infeksinya naik atau turun.

Anda dapat melakukan penelusuran di Google untuk mencari daftar fasilitas kesehatan terdekat yang menyediakan tes COVID-19. Cara Mengetahui area atau lokasi persebaran

Tinggal Aktifkan lapisan COVID-19 seperti berikut ini
  1. Di perangkat seluler, buka Google Maps Google Maps.
  2. Di bagian atas, ketuk Lapisan Layer lalu Info COVID-19.

Lapisan COVID-19 menampilkan rata-rata 7 hari untuk jumlah kasus baru per 100.000 orang. Lapisan ini juga menunjukkan apakah jumlah kasus meningkat atau menurun. Warna lapisan menunjukkan:

  • Abu-abu: Tidak ada kasus
  • Kuning: 1-10 kasus
  • Oranye: 10-20 kasus
  • Oranye tua: 20-30 kasus
  • Merah: 30-40 kasus
  • Merah tua: 40+ kasus

Belum diketahui apakah Google Maps versi web bakal kebagian fitur tersebut atau tidak. Sebagai informasi, Google sendiri belakangan memang rajin menggelontorkan sejumlah fitur baru untuk mendukung pengguna bepergian di tengah pandemi.

Continue Reading

Teknologi Informasi

Tim Indonesia Menangkan Hadiah Start-up

Published

on

Tim Indonesia Menangkan Hadiah Start-up

Gencil News – VOA –Untuk pertama kalinya Tim Indonesia yang kuliah di kampus Columbia University, New York, memenangkan kompetisi Columbia SIPA Deans Challenge 2020.

Tim bernama Vocatinest ini memenangkan hadiah $20.000 untuk startup company, guna membantu lulusan SMK di Indonesia dalam mendapatkan pekerjaan.

Continue Reading

TRENDING