Connect with us

Teknologi Informasi

Spotify Kenalkan Fitur Video, Content Creator Siap?

Published

on

Spotify Kenalkan Fitur Video, Content Creator Siap?

GENCIL NEWS – Spotify kenalkan fitur baru mereka yaitu podcast video. Spotify yang selama ini hanya memiliki fitur suara saja, belum lama ini mereka telah memperkenalkan fitur baru yaitu podcast video. Yang dapat diakses oleh pelanggan gratis mau pun premium mereka.

Spotify mengatakan bahwa semua pengguna di mana podcast didukung tidak hanya dapat mendengarkan acara ini tetapi juga bisa menontonnya, baik di desktop maupun di ponsel.

Untuk sementara waktu hanya podcast tertentu yang dipilih Spotify yang bisa disaksikan. Dan pengguna secara luas belum dapat mengupload video mereka ke platfrom ini.

Channel yang sudah video podcast di antaranya adalah Book of Basketball 2.0, Fantasy Footballers, The Misfits Podcast, H3 Podcast, The Morning Toast, Higher Learning with Van Lathan & Rachel Lindsay, dan The Rooster Teeth Podcast.

Kemunculan video di Spotify digadang-gadang sebagai upaya mereka untuk melawan Youtube. Karena Youtube sekarang ini lebih banyak menyajikan konten podcast. Dan sepertinya Spotify melirik peluang besar ini.

Upaya spotify untuk menghadang laju Youtube tentu tak gampang. Dimana para Youtubers dimanjakan dengan “digaji” atas konten yang di upload ke Platfrom itu.

Spotify pertama kali memulai pengujian podcast video dengan dua bintang YouTube: Zane Hijazi dan Heath Hussar, pembawa acara Zane dan Heath: Unfiltered.

So, Apakah Platform Streaming Musik Spotify mampu menandingi Youtube?

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Teknologi Informasi

Facebook Tambahkan Pusat Informasi Mengenai Perubahan Iklim

Published

on

Facebook Tambahkan Pusat Informasi Mengenai Perubahan Iklim

Gencil News- Facebook Tambahkan Pusat Informasi Mengenai Perubahan Iklim. Facebook meluncurkan Pusat Informasi Perubahan Iklim mulai pekan ini. Tampilan dalam pusat informasi itu seperti Pusat Informasi Covid-19 yang diluncurkan sejak pandemi virus corona covid-19 beberapa bulan lalu. Pihak perusahaan menyebut akan menggunakan Pusat Informasi Ilmu Iklim untuk menampilkan fakta, angka, dan data dari Panel pemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) dan jaringan global mitra ilmu iklim lainya, termasuk Program Lingkungan PBB (UNEP), The National Administrasi Kelautan dan Atmosfer (NOAA) dan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO).

Facebook Tambahkan Pusat Informasi Mengenai Perubahan Iklim. Chris Cox, kepala bagian produk Facebook menjelaskan pihaknya mengambil langkah penting ini untuk mengurangi emisi dan mempersenjatai komunitas global dengan informasi berbasis sains.

“Ini penting guna mengambil keputusan yang tepat dan juga sebagai modal mengambil tindakan. Facebook berkomitmen untuk memainkan perannya dan membantu menginspirasi tindakan nyata dalam komunitas,” jelasnya, seperti dikutip dari Techcrunch, Selasa (15/9).

Pusat informasi ini diharapkan dapat menghubungkan banyak orang dengan informasi iklim faktual dan terkini, dan untuk sementara pusat informasi iklim berbasis sains ini baru akan diluncurkan di Prancis, Jerman, Inggris, dan AS.

Di luar dari programnya itu, Facebook memang sedang fokus pada lingkungan. Perusahaan Mark Zuckerberg itu bahkan berencana ingin terlibat aktif mengurangi emisi gas rumah kaca dengan memangkas 75 pesen emisi dari operasional kantornya, pada tahun 2030 mendatang. Kendati demikian Facebook belum menjabarkan dengan detail seperi apa programnya dan berapa banyak uang yang akan dinvestasikan untuk inisiatif tersebut.

Continue Reading

Teknologi Informasi

Pore Block, Inovasi ‘Paving Block’ Tahan Banjir

Published

on

Banjir salah satunya disebabkan oleh berkurangnya daerah resapan air. Sebuah perusahaan rintisan (start up) di Bandung menawarkan solusi berupa paving block berpori.

Paving block berpori ini tidak menghambat penyerapan air ke tanah. Genangan air pun bisa dicegah.

“Dengan adanya pore block ini, pembangunan bisa terus dilakukan, tapi daerah resapan air bisa tetap dijaga juga. Jadi walaupun ekonomi meningkat, lingkungan tetap kita pedulikan,” jelas Anisa Azizah, co-founder Tech Prom Lab

Co-Founder Tech Prom Lab, Anisa Azizah, berharap pore block bisa mengurangi banjir di Indonesia.

Lulusan Teknik Fisika ITB ini menjelaskan, pore block dapat ditembus air sampai 1000 mm/hari, berpuluh-puluh kali lipat dari paving block biasa.

Paving block berpori di pasaran biasanya tidak sekuat paving block biasa. Karena itu Tech Prom Lab mengembangkan bahan kimia yang membuat produknya tetap kuat.

“Karena kita dari teknik material. Kita teliti materialnya dan bisa mengembangkan bahan kimia yang membuat itu kuat tapi tetap berpori,” ujar mahasiswa MBA ITB ini.

Kekuatannya bahkan mencapai K-200 sampai K-350, setara dengan paving block kelas B sampai A.

Tech Prom Gaet Produsen Lokal

Perusahaan rintisan ini bekerjasama dengan pabrik paving block lokal di Tasikmalaya, Jawa Barat, dan Tangerang, Banten.

HR Manager Tech Prom Lab, Afif Bani Buchori, mengatakan pihaknya melakukan transfer teknologi kepada produsen lokal.

“Kita partnership dan vendoring begitu. Kalau misalnya di Makassar ada vendor nih yang punya pabrik (paving block) dia reach out kita, ya kita akan ke sana dan transfer teknologi. Dia akan jadi operasi daerah Makassar,” jelas dia.

Pore block telah digunakan di sejumlah lokasi, salah satunya di Sekolah Yayasan Al-Haq, Kota Bandung. (Courtesy: Tech Prom Lab)

Berdiri pada 2018, Tech Prom Lab berhasil menjual paving block berpori pertamanya setahun kemudian.

Dipasarkan lewat kerabat dan pameran, pore block kini sudah digunakan di hampir 10 lokasi di Bandung, Sumedang, dan Tangerang. Mulai dari rumah, pemukiman, sampai lapangan sekolah.

Kesadaran Masyarakat Masih Rendah

Harga pore block sebetulnya sama dengan paving block kelas A. Namun masyarakat masih memilih paving block kelas yang lebih rendah karena lebih murah.

Karena itu, kata Afif, pihaknya berupaya menyadarkan masyarakat akan manfaat pore block.

Dalam pengujian, pore block dapat ditembus air sampai 1000 mm / hari, berpuluh-puluh kali lipat dibandingkan paving block biasa. (VOA/Rio Tuasikal)

“Karena kami basis isunya lingkungan, ya kami sekalian edukasi masyarakat. Instagram kami full dengan education. Kami niatnya emang mengenalkan dulu. Begitu mereka sudah tahu, mereka akan datang kan,” tambah Afif, lulusan MBA ITB.

Perusahaan berisi tujuh anak muda ini berencana mengembangkan sayap operasi ke Jawa Timur dan Jawa Tengah pada 2020.

Selain itu, mereka akan mulai mengembangkan pore block memakai abu layang (fly ash), limbah pembakaran batu bara.

Anisa berharap, produknya bisa membantu penanganan banjir di Indonesia.

Pore block ini hanya salah satu solusi, dan masih banyak solusi-solusi lain. Masyarakat bisa lebih aware terhadap lingkungan, dan bisa memakai barang-barang yang ramah lingkungan seperti pore block ini,” harapnya.

Continue Reading

Teknologi Informasi

Tiktok Memilih Oracle Untuk Akuisisi

Published

on

Tiktok memilih Oracle untuk akuisisi

Gencil News-Tiktok memilih Oracle untuk akuisisi. Pemilik TikTok di China telah memilih Oracle untuk menjadi mitra teknologi aplikasi nya di AS dan telah menolak tawaran akuisisi dari Microsoft. menurut pejabat Microsoft dan orang lain yang terlibat dalam negosiasi. Beberapa waktu lalu beredar kabar bahwa ada perintah eksekutif dari Presiden Trump mengecam akan melarang aplikasi populer tersebut kecuali jika operasinya di Amerika dijual. Belum ada penjelasan detail apakah pilihan TikTok terhadap Oracle sebagai mitra teknologi akan berarti bahwa Oracle juga akan mengambil kepemilikan mayoritas dari aplikasi media sosial tersebut.

Titok memilih Oracle untuk akuisisi. Microsoft telah dilihat sebagai perusahaan teknologi Amerika dengan ambisi besar untuk membeli TikTok di AS dari perusahaan induknya, ByteDance, dan dengan kemampuan terbesar untuk mengatasi masalah keamanan nasional yang mengarah pada perintah Trump. ByteDance dan TikTok membantah telah membantu pemerintah China.

Kebangkitan TikTok di Amerika Serikat sangat pesat; perkembangan pea in iterjadi hanya dalam dua tahun terakhir. ByteDance, didirikan pada tahun 2012, dan telah mengumpulkan miliaran dolar dalam pendanaan, dengan nilai $ 100 miliar, menurut PitchBook.

Tiktok memilih oracle untuk akuisisi. Microsoft mengatakan satu-satunya cara untuk melindungi privasi pengguna TikTok di Amerika Serikat dan mencegah Beijing menggunakan aplikasi tersebut sebagai tempat disinformasi adalah dengan mengambil alih kode komputer itu, dan algoritma yang menentukan video apa yang dilihat oleh 100 orang. juta orang Amerika yang menggunakannya setiap bulan.

“Kami akan membuat perubahan signifikan untuk memastikan layanan memenuhi standar tertinggi untuk keamanan, privasi, keamanan online, dan memerangi disinformasi,” kata Microsoft dalam pernyataannya.

Continue Reading

TRENDING