Nikmati Tayangan Berkualitas Video Youtube 4K Di Android
Connect with us

Teknologi Informasi

Nikmati Tayangan Berkualitas Video Youtube 4K Di Android

Published

on

Nikmati Tayangan Berkualitas Video Youtube 4K Di Android

Gencil News- Nikmati melihat tayangan berkualitas video youtube 4k, Google menambahkan dukungan resolusi tinggi untuk aplikasi dalam android.

Artinya, pengguna sekarang dapat menonton video 4K berkualitas tinggi pada ponsel pintar Android dengan menggunakan aplikasi YouTube itu sendiri.

Selanjutnya, pengguna smartphone Android bisa memutar video YouTube dengan resolusi maksimal 1440 piksel.

Namun, mulai sekarang, seperti melansir dari seluler.id, jika beberapa video unggahan YouTube dalam 2160 piksel atau 4K dengan HDR sudah bisa pengguna android nikmati.

Untuk mengubah resolusi, ketuk menu tiga titik dan periksa pemutaran dalam resolusi tertinggi.

Sementara itu, YouTube baru-baru ini juga menambahkan dukungan HDR untuk Konsol Xbox.

Menurut halaman dukungan Youtube, fitur ini tersedia pada Xbox One S generasi baru dan Xbox One X generasi terbaru.

Halaman dukungan juga mengonfirmasi bahwa resolusi maksimum untuk video bergantung pada konsol yang pengguna pakai.

Xbox One X generasi terbaru mendukung 4K HDR pada 60fps, sedangkan Xbox One S hanya akan menghadirkan HDR 1440p pada 60 fps.

Dalam berita lain, YouTube mengungkapkan bahwa platform akan segera memperluas fitur bab video untuk menambahkan bagian secara otomatis dalam video yang relevan.

Perusahaan juga akan meluncurkan beranda aplikasi YouTube VR yang telah didesain ulang.

Terkait YouTube TV, YouTube juga mengumumkan bahwa platform tersebut akan memperkenalkan paket tambahan dengan streaming 4K, penayangan offline, serta streaming bersamaan tanpa batas di rumah.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Teknologi Informasi

Indeks Keberadaban Digital: Indonesia Terburuk se-Asia Tenggara

Published

on

Indeks Keberadaban Digital
Microsoft pekan ini merilis “Indeks Keberadaban Digital” atau “Digital Civility Index” yang menunjukkan tingkat keberadaban pengguna internet atau netizen sepanjang tahun 2020.

Gencil News – VOA – Microsoft pekan ini merilis “Indeks Keberadaban Digital” atau “Digital Civility Index” yang menunjukkan tingkat keberadaban pengguna internet atau netizen sepanjang tahun 2020. Hasilnya memprihatinkan karena menunjukkan bahwa tingkat keberadaban (civility) netizen Indonesia sangat rendah.

Laporan yang didasarkan atas survei pada 16.000 responden di 32 negara antara April-Mei 2020 itu menunjukkan Indonesia ada di peringkat 29.

Laporan Microsoft: DCI regional summary (Infographic: Microsoft)
Laporan Microsoft: DCI regional summary (Infographic: Microsoft)

Keberadaban yang dimaksud dalam laporan ini terkait dengan perilaku berselancar di dunia maya dan aplikasi media sosial, termasuk risiko terjadinya penyebarluasan berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian atau hate speech, diskriminasi, misogini, cyberbullying, trolling atau tindakan sengaja untuk memancing kemarahan, micro-aggression atau tindakan pelecehan terhadap kelompok marginal (kelompok etnis atau agama tertentu, perempuan, kelompok difabel, kelompok LGBTQ dan lainnya) hingga ke penipuan, doxing atau mengumpulkan data pribadi untuk disebarluaskan di dunia maya guna mengganggu atau merusak reputasi seseorang, hingga rekrutmen kegiatan radikal dan teror, serta pornografi.

Survei itu mendapati 47 persen yang disurvei pernah terlibat dalam bullying di dunia maya, 19 persen bahkan mengatakan pernah menjadi sasaran bullying. Kelompok yang paling terpapar bullying di internet adalah generasi Z atau yang lahir antara tahun 1997-2010 (47 persen), kelompok milenial atau yang lahir antara tahun 1981-1996 (54 persen), generasi X atau yang lahir antara tahun 1965-1980 (39 persen) dan kelompok baby-boomers atau yang lahir antara tahun 1945-1964 (18 persen).

Skor Indonesia memang naik delapan poin, dari 67 pada tahun 2019 menjadi 76 pada tahun 2020, tetapi Indonesia tetap menjadi negara dengan warga netizen paling tidak beradab di Asia Tenggara.

Survei Microsoft ini juga menunjukkan bahwa tingkat keberadaban netizen saat ini berada di titik terendah, jika dibandingkan dengan survei tahunan yang sama sejak tahun 2016. Microsoft melakukan survei tahunan ini guna mendorong netizen melakukan interaksi yang lebih sehat, aman dan saling menghormati.

Peran Penting Perusahaan Teknologi Media Sosial

Yang menarik survei ini mendapati bahwa netizen yang dinilai ikut mendorong anjloknya tingkat keberadaban adalah orang dewasa atau yang berusia di atas 18 tahun, yang skornya mencapai +16. Mengingat jumlah pengguna internet di Indonesia yang mencapai lebih dari 202 juta orang atau lebih dari 73 persen total penduduk, angka ini tentu mencemaskan.

Namun Microsoft juga mencatat keinginan besar netizen, yaitu 59 persen, agar perusahaan media sosial ikut memperbaiki tingkat keberadaban lewat berbagai hal. Nilai itu setara dengan yang berharap agar media ikut memainkan peran yaitu 54 persen. Sementara yang berharap pemulihan dilakukan oleh pemerintah mencapai 48 persen, oleh institusi pendidikan 46 persen, dan oleh institusi keagamaan 41 persen.

Continue Reading

Teknologi Informasi

Saingi Clubhouse, Twitter Spaces Lakukan Uji Coba di Android

Published

on

Saingi Clubhouse, Twitter Spaces Lakukan Uji Coba di Android

Gencil News- Saingi kesuksesan Clubhouse maka pihak Twitter melakukan uji cobanya pada Android dengan kemunculan fitur Twitter Spaces.

Melalui fitur tersebut, pengguna Twitter nantinya juga bisa melakukan sesi percakapan audio mereka sendiri mirip seperti Clubhouse.

Sejauh ini, fitur Spaces Twitter sudah bisa sebagian pengguna iOS gunakan sejak Desember 2020 lalu. Twitter pun tampaknya telah memperluas uji coba tersebut bagi Android.

Menurut seorang karyawan Research and Strategy Twitter, Danny Singh, pihaknya memiliki tenggat waktu hingga Maret 2021 untuk menyediakan fitur ini bagi pengguna Android.

Lewat posting-an tersebut, bisa kita lihat kalau antarmuka fitur Spaces agak berbeda dengan Clubhouse.

Dalam tampilan tersebut, Spaces menyatukan pembicara dan pendengar menjadi satu kolom atau bagian.

Pengguna juga dapat memilah kelompok orang dalam diskusi melalui label pembagian All, Speaker, dan Listener.

Menurut laporan Android Police, fitur Spaces pada versi Twitter tersebut masih belum stabil.

Fitur tersebut juga tampaknya masih memiliki bug sehingga tampilan teks tampak agak miring.

Pengguna Android yang menjajal fitur Spaces lewat versi beta itu juga cuma bisa bergabung dengan ruang orang lain.

Pada lain kesempatan, Clubhouse telah mengumumkan akan melakukan ekspansi aplikasi mereka ke ekosistem Android.

Selain itu, langkah ini d iperkuat Clubhouse dengan memperkerjakan seorang software engineer  bernama Mopewa Ogundipe untuk pengembangan aplikasi untuk Android.

Continue Reading

Teknologi Informasi

Pembuatan dan Perpanjangan SIM Nantinya Bisa Secara Online

Published

on

Pembuatan dan Perpanjangan SIM Nantinya Bisa Secara Online

Gencil News – Ke depan, pelayanan publik dari kepolisian akan semakin mudah. Termasuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM). Untuk pembuatan dan perpanjangan SIM nantinya bisa dilakukan secara online.

Kasi STNK Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Ardila Amry mewakili Dirlantas dalam FGD “Belajar dari Pandemi: Tranformasi Digital untuk Optimalisasi Penerimaan PKB dan BBNKB”.

Yang diselenggarakan oleh Dinas Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Rabu (24/2/2) Polda Metro Jaya  mengatakan ke depan akan ada SIM Virtual. SIM Virtual itu merupakan pelayanan SIM secara online.

“Di dalamnya berisikan perpanjangan SIM online dan ujian teori SIM online,” kata Ardila yang mewakili Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.

Nantinya Orang-orang dapat menikmati berbagai fungsi layanan dari aplikasi SIM Virtual. Antara lain registrasi online melalui aplikasi mobile, perpanjangan layanan SIM A dan SIM C, pembayaran nontunai, pemohon tidak perlu datang ke Satpas, tes kesehatan/psikologi secara online, perekaman data SIM melalui aplikasi pengenalan wajah, hasil pencetakan kartu SIM dapat diambil sendiri atau dikirim melalui jasa pengiriman, dan pembayaran seluruh bank dengan modern channel.

Untuk perpanjangan SIM A dan SIM C online, alurnya adalah sebagai berikut:

1. Download aplikasi
2. Verifikasi No. HP (OTP)
3. Registrasi (NIK, SIM, Foto KTP, SIM dan Selfie)
4. Verifikasi NIK dan SIM
5. Pilih jenis SIM dan lokasi Satpas
6. Verifikasi hasil pemeriksaan kesehatan dan psikologi
7. Isi rekening pengembalian (pembatalan)
8. Pilih metode pengiriman
9. Upload pas foto dan tanda tangan
10. Pembayaran PNBP dan biaya kirim
11. Cetak SIM
12. Pengiriman
13. SIM diterima pemohon.

Selanjutnya untuk penerbitan SIM Baru, ujiannya yang bisa dilakukan secara online hanya ujian teori. Untuk ujian praktik pemohon SIM harus tetap datang ke Satpas.

Alurnya adalah:

1. Download aplikasi
2. Registrasi (NIK)
3. Face recognition
4. Pilih jenis SIM
5. Pembayaran PNBP SIM baru
6. Ujian teori online yang didahului simulasi contoh soal
7. Lulus dan mendapat QR Code
8. Pilih Satpas
9. Pilih jadwal ujian praktik.

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING